www.halloriau.com
HalloSawit
BREAKING NEWS :
Ini Sebaran 3.512 Kasus Positif Corona di 34 Provinsi, Riau Jadi 13
 
China Larang Keluarga Lihat dan Kuburkan Jasad Korban Virus Corona, harus Dikremasi
Senin, 03/02/2020 - 12:00:40 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

JAKARTA - Komisi Kesehatan Nasional China (NHC) kemarin mengumumkan larangan korban meninggal karena virus corona dikuburkan dan segala kegiatan yang melibatkan jenazah korban.

Dilansir dari laman Business Insider, Minggu (2/2/2020), seluruh korban meninggal karena virus corona harus dikremasi di fasilitas krematorium terdekat.

"Seluruh upacara pemakaman untuk korban juga dilarang," kata NHC.

Menurut panduan yang baru dikeluarkan NHC kemarin, semua korban meninggal virus corona harus segera dikremasi secepatnya.

Pertama, petugas medis yang merawat korban hingga meninggal harus disemprot disinfektan dan jenazah harus ditutup. Dilarang membuka kantung jenazah jika sudah ditutup. Kedua, petugas medis akan mengeluarkan sertifikan kematian dan mengabarkan keluarga. Petugas pemakaman setempat kemudian akan dihubungi. Ketiga, petugas pemakaman lalu akan mengambil jenazah dan membawanya ke fasilitas krematorium untuk dikremasi. Surat sertifikat kremasi kemudian akan diterbitkan.

Tak seorang pun diizinkan melayat jenazah selama proses di atas berlangsung. Keluarga lalu akan diizinkan mengambil jenazah yang sudah dikremasi dan didokumentasikan.

Hingga hari ini seluruh korban meninggal karena corona di China sudah mencapai 304 orang dan 14.380 terinfeksi. Virus ini juga sudah menyebar ke puluhan negara.

Filipina hari ini mengumumkan satu korban terinfeksi virus corona meninggal, yang pertama di luar China.

Departemen Kesehatan Filipina mengatakan laki-laki 44 tahun asal China yang berasal dari Wuhan dirawat pada 25 Januari lalu setelah mengalami batuk-batuk, demam, dan sakit tenggorokan.

Dia menderita pneumonia akut dan dalam beberapa hari terakhir pasien menunjukkan kondisi stabil dan ada kemajuan, tapi kemudian dalam 24 jam terakhir kondisi pasien terus memburuk hingga meninggal kemarin, kata Departemen Kesehatan, seperti dilansir laman AP, Minggu (2/2/2020).

"Ini yang pertama kali kematian terjadi di luar China," kata Rabrindra Abeyasinghe, perwakilan WHO untuk Filipina kepada wartawan. (*)




Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Pasar Wuhan kembali menjual hewan liar untuk dikonsumsi.Dibuka Kembali, Pasar di Wuhan Tetap Nekat Jual Hewan Liar
IlustrasiGeger Virus Baru di China yang Lebih Mematikan dari Covid-19, Membunuh Hitungan Jam
IlustrasiSudah Diumumkan China, Ini Obat Efektif Sembuhkan Pasien Corona
  Ilustrasi1.541 Warga China Positif Corona Tanpa Gejala
Wanita ditangkap karena meludah berkali-kali di transportasi umu..Wanita Ditangkap karena Meludah Berkali-kali di Transportasi Umum
Ilustrasi VaksinDitemukan, Ilmuwan China Dapat Lampu Hijau Uji Vaksin Corona COVID-19 ke Manusia

 
Berita Lainnya :
  • Ini Sebaran 3.512 Kasus Positif Corona di 34 Provinsi, Riau Jadi 13
  • DPP Pekanbaru terus Awasi Distributor Bahan Pokok Cegah Permainan Harga
  • Data Terbaru Corona Hari Ini: Kasus Positif Capai 3.512, 280 Meninggal
  • Nekat Langsungkan Pernikahan saat Lockdown, Polisi Serbu Lokasi Pesta, Pengantin dan Semua Tamu Ditangkap
  • Cegah Covid-19, SKK Migas dan Pertamina EP Salurkan Bantuan Hand Sanitizer
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Potret Lensa
    PWI Riau Kunjungi Chenzhen Daily Newspaper di Cina
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved