www.halloriau.com

HalloSawit
BREAKING NEWS :
Guru TK Dajjal! Tusuk 25 Muridnya Pakai Jarum hingga Beri Racun, Akhirnya Dihukum Mati
 
Kembali Terjadi, 5 WNI Diculik di Perairan Tambisan Malaysia
Sabtu, 18 Januari 2020 - 21:29:59 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

JAKARTA - Penculikan warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja di Negeri Sabah Malaysia di perairan Tambisan, Sabah, Malaysia, kembali terjadi.

Dari delapan kru kapal semuanya WNI, lima orang diculik dan tiga lainnya dibebaskan bersama kapalnya.

Informasi yang diperoleh melalui siaran tertulis aparat kepolisian Tambisan, menyebutkan lokasi penculikan tidak jauh dari kasus yang menimpa Muhammad Farhan (27) Cs pada 23 September 2019.

Tahun lalu, kejadian terjadi di perairan Tambisan Tungku Lahad Datu.

Dilansir dari cnnindonesia, kali ini kejadiannya berlangsung pada Kamis (16/1) pukul 20.00 waktu setempat, saat kedelapan WNI ini menangkap ikan menggunakan kapal kayu dengan izin terdaftar Nomor SSK 00543/F.

Aparat kepolisian maritim Lahad Datu menerima laporan penculikan ini pada Jumat (17/1) pada 13.17 waktu setempat. Setelah mendapatkan laporan itu, aparat kepolisian Malaysia bergerak melakukan pencarian. Mereka menemukan kapal bergerak dari arah Filipina memasuki perairan Malaysia.

Keberadaan kapal yang digunakan WNI tersebut terpantau radar Pos ATM Tambisan pada Jumat, pukul 21.10 waktu setempat. Aparat kepolisian maritim Lahad Datu menahan kapal tersebut sambil melakukan penggeledahan dan ditemukan tiga kru semuanya WNI.

Ketiga WNI yang ditemukan bersama kapalnya adalah Abdul Latif (37), Daeng Akbal (20) dan Pian bin Janiru (36). Sedangkan lima rekannya yakni Arsyad bin Dahlan (42), Arizal Kastamiran (29), La Baa (32), Riswanto bin Hayono (27) dan Edi bin Lawalopo (53) dipastikan disandera.

Dari siaran tertulis aparat kepolisian maritim Lahad Datu itu menyebutkan hasil interogasi terhadap ketiga WNI yang dilepaskan menceritakan bahwa pada saat sedang menangkap ikan didatangi enam orang bertopeng menggunakan kapal cepat.

Setelah itu, langsung dibawa bersama kapalnya ke wilayah perairan Filipina. Namun hanya lima rekannya yang disandera sedangkan tiga orang dibiarkan pulang untuk membawa kapalnya kembali ke Tambisan.

Aparat kepolisian Lahad Datu berjanji akan melakukan penyelidikan setelah menerima laporan dari korban. (*)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
IlustrasiSelundupkan 230 Kg Ganja, 5 WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Temuan limbah beracun di Malaysia.Terlantar di Malaysia, 110 Kontainer Isi Limbah Beracun dari Rumania akan Dikirim ke Indonesia
Ilustrasi. Foto: CNNIndonesiaLanggar Karantina Corona, WNI di Korsel Dideportasi
  Ledakan besar di pelabuhan Beirut, Lebanon, Selasa (4/8/2020) sore. Foto: JPGSeorang WNI Terluka Akibat Ledakan Besar di Beirut Lebanon
Sekitar 30 orang meninggal akibat tabrakan kapal di Bangladesh awal pekan kemarin. Ilustrasi. Foto: CNNIndonesiaTabrakan Kapal di Bangladesh, 32 Orang Tewas
Malaysia.Salut! Negara Tetangga Ini Sukses Tekan Wabah Covid-19, Kini Masuk Masa Pemulihan

 
Berita Lainnya :
  • Guru TK Dajjal! Tusuk 25 Muridnya Pakai Jarum hingga Beri Racun, Akhirnya Dihukum Mati
  • Ini Pesan dan Himbauan Kapolres Inhu Ketika Sambangi Posko Paslon Nomor Urut 2
  • Satu Warga Binaan Rutan Dumai Meninggal Dunia Terpapar Covid-19
  • Masyarakat Diminta Objektif dan Rasional Menilai Penolakan RAPBD P Inhu
  • Taman di Atas Drainase Punya Green Forest Residence Tak Kunjung Dibongkar, Wan Agusti: Segera Cabut Izinnya!
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Potret Lensa
    Salat Idul Adha Pertama di Hagia Sophia
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved