www.halloriau.com
14:00 - Kecelakaan Maut Terjadi Lagi di Tol Pekanbaru-Dumai, 5 Orang Tewas 2 Luka Berat | 13:28 - Riau Akan Distribusikan 15.240 Vaksin Covid-19 untuk 3 Daerah Ini | 12:32 - Abaikan Prokes Covid-19, Kerumunan Warga Penerima BLT Dibubarkan | 18:21 - Kadiskes Riau: Rapid Test Antigen Swab Syarat Perjalanan Keluar Daerah | 18:21 - Penahanan Yan Prana, Kejati Beralasan Tersangka Menghilangkan Barang Bukti | 16:00 - Setdaprov Riau, Yan Prana Jaya ditahan Jaksa Penyidik Pidsus Kejati Riau
 
Siapkan Diri, Besok Bumi Berada Paling Dekat dengan Matahari, Ini yang Akan Terjadi
Sabtu, 04 Januari 2020 - 05:45:00 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

JAKARTA - Siapkan dirimu, besok 5 Januari 2020 bumi sampai di titik paling dekat dengan matahari. Tanpa disadari manusia, bumi akan mengalami fenomena unik saat dalam posisi ini.

Mungkin dari Anda semua pernah mendengar perihelion.

Diambil dari istilah Yunani, perihelion adalah fase saat bumi memiliki jarak terpendek dengan matahari.

Peri berarti dekat dan helios artinya matahari.

Setiap tahun, fenomena perihelion terjadi sekitar dua minggu setelah Solstis bulan Desember.

Solstis adalah hari ketika planet bumi mengalami siang hari terpendek dan siang hari terlama dalam satu tahun.

Di belahan bumi bagian utara, solstis Desember membuat siang hari sangat pendek. Sedangkan di belahan bumi bagian selatan, solstis Desember membuat siang hari jadi sangat panjang.

Nah, dua minggu setelahnya, bumi mencapai perihelion.

Menurut NASA, saat Bumi mencapai perihelion, jarak antara bumi dan matahari adalah 91.400.000 mil atau sekitar 147.091.144 kilometer.

Saat itu, Bumi berada sekitar 5 juta kilometer lebih dekat pada matahari dibandingkan jarak terjauhnya.

Planet kita akan mencapai perihelion ini sekitar tanggal 4 atau 5 Januari, tergantung pada zona waktu tempat kita berada.

Di Indonesia, diperkirakan perihelion terjadi pada tanggal 5 Januari 2020 pukul 14:47 WIB.

Pengaruh Fenomena Perihelion pada Bumi

Karena yang memengaruhi pergantian musim di bumi adalah kemiringan poros bumi.

Namun meskipun jarak bumi dan matahari tidak memengaruhi musim, perihelion masih memengaruhi lama waktu berlangsungnya sebuah musim.

Saat Bumi berada pada jarak terdekatnya dengan matahari, Bumi akan melakukan revolusi atau peredarannya mengelilingi matahari dengan lebih cepat.

Ini menyebabkan musim dingin di belahan bumi bagian utara dan musim panas di belahan bumi bagian selatan lebih cepat dibandingkan musim lainnya.

Ya, jadi jumlah hari setiap musim berbeda-beda.

Di belahan bumi bagian utara, musim panasnya lebih lama sekitar lima hari dibandingkan musim dingin.

Kebalikannya, di belahan bumi bagian selatan, musim dinginnya lebih lama sekitar lima hari dibandingkan musim panas.

Jika begitu, kapan bumi akan mengalami titik terjauhnya?

Bumi akan mencapai titik terjauh bumi atau aphelion pada bulan Juli nanti

Saat itu diperkirakan aphelion akan terjadi pada tanggal 4 Juli 2020 pukul 18:34 WIB, yaitu jarak Bumi dan matahari mencapai 152.095.295 kilometer. (*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Bank Riau KepriLayanan Nasabah Bank Riau Kepri Tetap Dibuka Paska Pegawainya Positif Covid-19
IlustrasiSaksikan Gerhana Matahari Cincin, PWI Riau Goes To Astro Tourism GMC ke Siak
Pihak Prudential menyerahkan asuransi santunan kepada anak nasabah sebagai penerima.PRUadvance Pekanbaru Cairkan Asuransi Nasabah Meninggal Dunia
  Direktur Arara Abadi Edi Haris (baju butih), menerima penghargaan dari Kementrian LHK yang  diserahkan Dirjen KSDAE KLHK, WiratnoRiau Terima 47 Penghargaan dari KLHK Terkait Penanganan Konflik Harimau dengan Manusia
Gerhana cincin.Akhir Tahun, Riau dan Deretan Daerah Ini akan Saksikan Gerhana Matahari Cincin
Foto bersama.Ratusan JCH Tabungan iB Dhuha Bank Riau Kepri Antusias Ikuti Bimbingan Haji

BERITA LAINNYA    
Tampilan Super Win didalam Duofu Duocai game Higgs Domino yang membuat para pemainnya ketagihan (Int)Dianggap Judi, Seluruh Penjual Chip Higgs Domino di Kepulauan Meranti Akan Dibasmi
Ilustrasi sabuPolda Riau Gagalkan 20 Kg Sabu Asal Malaysia
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku AdisasmitoBeredar Kabar Ada Chip di Vaksin Covid-19, Satgas: Hoaks!
  Rapat koordinasi tentang pengelolaan perhutanan sosial di Kabupaten Kepulauan MerantiPemkab dan Polres Meranti Rapat Terkait Pengelolaan Perhutanan Sosial
Kepala Bappeda Siak, Wan YunusPersingkat Jarak Pelayanan, Verifikasi RAPBKampung di Kecamatan
Suasana pertemuan rombongan DPRD Sumut dengan Pemprov RiauDPRD Sumut-Pemprov Riau Bahas Strategi Pembangunan di Masa Pandemi
Komentar Anda :

 
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2021 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved