www.halloriau.com
HalloSawit
BREAKING NEWS :
Kapolres Pelalawan Pimpin Sertijab Kasat Reskrim dan Kapolsek Ukui
 
Ilmuwan Amerika Ungkap Kemungkinan Kucing Bisa Jadi Pendetesi Dini Gempa
Senin, 18 November 2019 - 20:06:50 WIB
Kucing.
Kucing.

JAKARTA - Para ilmuwan terus memperbarui rancangan early warning system gempa. Tapi ada yang usul bikin alat dari kucing. Eh bagaimana?

Celeste Labedz adalah pakar cryoseismologi dari Nebraska, Amerika Serikat. Dia menjadi viral karena membuat thread di Twitter mengenai peran kucing sebagai early warning system untuk gempa. Seperti diketahui Amerika punya daerah yang rawan gempa di California.

Menurut Celeste, dalam Twitternya @celestelabedz seperti dilihat detikcom Jumat (15/11/2019) lalu, sudah lama ilmuwan berpikir apakah hewan bisa mendeteksi akan terjadi bencana alam. Ini berkaca dari banyak kasus dimana hewan bereaksi aneh sebelum ada bencana alam.

"Banyak hewan bisa merasakan getaran kecil daripada manusia. Gelombang pertama gempa (P-Waves) lebih lemah dari gelombang selanjutnya (S-Waves dan gelombang permukaan). P-Waves tidak disadari manusia, tapi dirasakan hewan," kata Celeste.

Menurut Celeste, hewan peliharaan akan merasakan P-Waves lalu beberapa saat kemudian barulah manusia merasakan S-Waves atau gelombang permukaan saat gempa. Seismografpun kata Celeste dirancang untuk mencatat P-Waves bukan S-Waves.

"Kucing dan anjing adalah hewan peliharaan yang bisa bereaksi terhadap gempa kecil. Namun kucing karena suka berbaring santai sepanjang hari, ia lebih sensitif terhadap getaran," kata dia.

Karena ini adalah penjelasan di Twitter, Celeste pun bercanda dan melontarkan idenya untuk menjadikan kucing sebagai alat deteksi dini gempa. Idenya adalah memasang gelang Fitbit di kalung leher kucing yang terkoneksi dengan laptop atau smartphone.

Saat kucing bereaksi terhadap getaran, Fitbit akan mengirimkan sinyal lonjakan aktivitas. Gelang ini jika dipasang pada ribuan kucing bisa diolah menjadi data crowdsourcing untuk perhitungan yang makin akurat.

Menurut dia, 25,4% rumah tangga di Amerika memelihara kucing. Artinya ada 2.173.406 kucing di Amerika yang bisa dilibatkan untuk menjadi pendeteksi gempa.

"Saya usul namanya Pet-based Urban Rapid Response to Shaking: PURSS (dengkuran kucing, red)," kata dia.

Idenya walau agak konyol tapi punya dasar ilmiah. Netizen pun menyambut positif. (*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Kucing.Ilmuwan Amerika Ungkap Kemungkinan Kucing Bisa Jadi Pendetesi Dini Gempa
Badan amal Inggris, Oxfam dikecam kerasBadan Amal Inggris Dikecam Terkait Stafnya yang Pakai Jasa PSK saat Gempa Haiti
IlustrasiFilipina Diguncang Gempa Magnitudo 7,1, Indonesia Aman dari Potensi Tsunami
  Foto-foto di media Filipina menunjukkan sejumlah rumah ambruk dan jalan-jalan yang retak akibat gempa ini.Gempa Kembar di Filipina Tewaskan 8 Orang, Puluhan Lainnya Luka-luka
Pencarian korban.Ajaib! Pria di India Selamat Setelah Terkubur 62 Jam di Bawah Puing Bangunan
IlustrasiIran Diguncang Gempa 6,4 Magnitudo, 260 Orang Terluka

 
Berita Lainnya :
  • Kapolres Pelalawan Pimpin Sertijab Kasat Reskrim dan Kapolsek Ukui
  • Silaturrahmi ke PWI Rohul, SPR Langgak Siap Kaloborasi Kegiatan Bersama PWI
  • Konsumsi Sabu, Dua Pilot Maskapai Pelat Merah Ditangkap Polisi
  • Barcelona dan Juventus Berpeluang Jumpa di Semifinal Liga Champions, Bentrok Messi dan Ronaldo Bakal Terjadi
  • Putus Mata Rantai Penyebaran Covid-1, Pemprov Riau Uji Swab Massal Pedagang Pasar Baru di Rohul
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Potret Lensa
    PWI Riau Kunjungi Chenzhen Daily Newspaper di Cina
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved