www.halloriau.com
HalloSawit
BREAKING NEWS :
Mahasiswa Satgas Kerelawanan Covid-19 Unri Bantu Pelaksanaan UTBK 2020 di Era New Normal
 
Rusuh Unjuk Rasa Libanon dan Chile, WNI Diimbau Waspada
Kamis, 24 Oktober 2019 - 11:34:49 WIB
Kementerian Luar Negeri.
Kementerian Luar Negeri.

JAKARTA - Kementerian Luar Negeri RI mengimbau seluruh warga negara Indonesia (WNI) di Chile dan Libanon untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul demonstrasi yang berlangsung rusuh di kedua negara itu selama beberapa waktu terakhir.

"KBRI Beirut dan KBRI Santiago telah memberikan imbauan kepada WNI untuk tetap waspada, menjauhi aksi unjuk rasa dan terus memantau informasi dari KBRI dan ororitas setempat," kata Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemlu RI, Judha Nugraha, saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com pada Kamis (24/10/2019).

Meski demikian, Judha memastikan bahwa sejauh ini kondisi WNI di Beirut dan Santiago masih dalam keadaan aman.

Situasi di Ibu Kota Chila, Santiago, memang memanas karena unjuk rasa untuk menentang kenaikan tarif transportasi umum berlangsung rusuh hingga menelan 11 korban jiwa. Sebagian besar korban meninggal akibat terjebak saat menjarah toko yang kemudian dibakar.

Gejolak di Chile dipicu kenaikan tarif transportasi umum khusus pada jam sibuk sebesar US$1,17 atau sekitar Rp16 ribu. Pada Januari lalu, ongkos transportasi umum setempat juga sudah dinaikkan.

Akibat kerusuhan tersebut, Presiden Sebastian PiƱera menetapkan status darurat nasional dan memberlakukan jam malam sejak akhir pekan lalu di Santiago.

Sementara itu di Libanon, ratusan ribu orang turun ke jalan menolak usulan pemerintah untuk menetapkan pajak bagi setiap panggilan WhatsApp dan layanan pesan lainnya.

Publik Libanon juga bergejolak setelah parlemen melakukan penghematan anggaran pada Juli sebagai bagian dari upaya reformasi yang jadi syarat bantuan senilai US$11 miliar dari negara donor tahun lalu. (*)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Pria bertato peta Indonesia jadi viral saat kerusuhan di AS.Viral Perusuh di AS Bertato Peta Indonesia, Kemenlu Ungkap Fakta Sebenarnya
Petugas medis di salah satu rumah sakit di Wuhan, China, memeriksa data medik seorang pasien 2019-nCoV. Foto: AntaraTerus Bertambah, Korban Tewas Akibat Virus Corona Jadi 170 Orang
Kelompok Abu Sayyaf kembali menculik lima WNI. Lima Nelayan Indonesia Diculik Abu Sayyaf, WNI Dilarang Melaut di Perairan Sabah
  IlustrasiJumlah WNI Terpapar Virus Corona di Luar Negeri Bertambah Jadi 55 Orang
IlustrasiKondisi Mental WNI di Wuhan Mulai Drop, Minta Segera Dievakuasi
IlustrasiKembali Terjadi, 5 WNI Diculik di Perairan Tambisan Malaysia

 
Berita Lainnya :
  • Mahasiswa Satgas Kerelawanan Covid-19 Unri Bantu Pelaksanaan UTBK 2020 di Era New Normal
  • Satu PDP Covid-19 Asal Bandar Laksamana Meninggal Dunia
  • Gara-gara Tak Bawa Hasil Rapid Test, Peserta Gagal Ikuti UTBK di UNS
  • Kecamatan Senapelan Masih Nihil Kasus Positif Covid-19
  • Gugus Tugas Covid-19 Riau Minta Masyarakat Tidak Terlena, Pilihan Terbaik Tetap di Rumah dan Hindari Keramaian
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Potret Lensa
    PWI Riau Kunjungi Chenzhen Daily Newspaper di Cina
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved