www.halloriau.com
HalloSawit
BREAKING NEWS :
Kemendikbud Bantah Klaster Sekolah Penularan Covid-19
 
Penanaman Ganja Segera Dilegalkan di Malaysia untuk Medis
Selasa, 08 Oktober 2019 - 13:52:54 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAKARTA - Penanaman ganja untuk keperluan medis akan segera dilegalkan di Malaysia. Nantinya, ganja medis akan diperbolehkan tapi dengan catatan harus mendapat izin dari Kementerian Kesehatan Malaysia dan benar tujuannya untuk pengobatan dan penelitian.

Direktur Jenderal Badan Anti Narkoba Nasional Malaysia, Datuk Seri Zulkifli Abdullah mengatakan ada ruang dalam Undang-Undang Obat-Obatan Berbahaya untuk penanaman ganja medis dengan ketentuan telah memegang izin.

Berbicara kepada Harian Metro, ia menyebut ada ketentuan dalam undang-undang Malaysia yang mengizinkan penanaman tanaman ganja di negara asalkan memenuhi beberapa persyaratan atau izin khusus.

"Baru-baru ini, saya membaca di media tentang (keberhasilan) sekelompok orang Malaysia (di luar negeri) dalam memproduksi minyak ganja, jadi saya merasa ini adalah peluang yang sia-sia jika kita tidak melihat kelayakan untuk melakukan hal yang sama di Malaysia," katanya dikutip dari Detik.

Zulkifli melanjutkan bahwa jika tanaman ganja terbukti bermanfaat untuk penggunaan obat-obatan maka pihak-pihak terkait harus melihat ke dalam pengembangan industri secara lokal selama itu sesuai dengan ketentuan hukum Malaysia.

"Itulah mengapa penting bagi kementerian kesehatan untuk memverifikasi ganja agar dapat digunakan untuk tujuan pengobatan karena mereka memiliki wewenang untuk melakukannya," katanya.

Saat ini, ganja medis legal dalam beberapa bentuk di lebih dari 30 negara termasuk: Australia, Kanada, Chili, Kolombia, Siprus, Finlandia, Jerman, Yunani, Israel, Italia, Norwegia, Belanda, Selandia Baru, Peru, Polandia, dan Thailand. Kebanyakan dari negara tersebut melegalkan ganja untuk tujuan pengobatan. (*)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Temuan limbah beracun di Malaysia.Terlantar di Malaysia, 110 Kontainer Isi Limbah Beracun dari Rumania akan Dikirim ke Indonesia
Ilustrasi.SADIS! TKW di Malaysia Dipaksa Kerja 24 Jam tanpa Gaji, Diberi Makanan Sisa, Dipukul Tongkat Logam Bila Membantah
Ilustrasi.Pemerintah Malaysia: Kasus Impor Corona Terbanyak dari Indonesia
  Malaysia.Salut! Negara Tetangga Ini Sukses Tekan Wabah Covid-19, Kini Masuk Masa Pemulihan
IlustrasiPasien Corona di Malaysia 70 Persen Sudah Dinyatakan Sembuh
Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin.Malaysia Perpanjang Lockdown hingga 28 April 2020

 
Berita Lainnya :
  • Kemendikbud Bantah Klaster Sekolah Penularan Covid-19
  • Sempat Terganggu, OJK: Layanan ATM Pekanbaru sudah Normal Kembali
  • Kabupaten Kepulauan Meranti Targetkan 1000 Warga yang Beresiko Ikut Swab Test
  • Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Riau Bertambah 68, Siak Penyumbang Terbanyak
  • Soal Pemerasan oleh Oknum Jaksa, KPK Periksa Kepala SMP di Inhu
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Potret Lensa
    Salat Idul Adha Pertama di Hagia Sophia
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved