www.halloriau.com
HalloSawit
BREAKING NEWS :
Salon Akan Dibuka Saat New Normal, Berikut Sejumlah Protokol yang Harus Diketahui
 
Terkait Teror Bom Paskah, Polisi Sri Lanka Gerebek Markas Militan NTJ
Senin, 29 April 2019 - 17:00:44 WIB
Markas militan NTJ di Kattankudy yang digerebek otoritas keamanan Sri Lanka. FOTO: REUTERS/Dinuka Liyanawatte
Markas militan NTJ di Kattankudy yang digerebek otoritas keamanan Sri Lanka. FOTO: REUTERS/Dinuka Liyanawatte

COLOMBO - Kepolisian Sri Lanka menggerebek markas militan lokal bernama Jamaah Tauhid Nasional (NTJ) di Kattankudy. Militan itu diketahui dibentuk oleh Zahran, dalang utama rentetan bom Paskah yang menewaskan 253 orang.

Seperti dilansir Reuters, Senin (29/4/2019), para personel kepolisian bersenjata lengkap terpantau menggerebek markas utama NTJ yang ada di kota Kattankudy, kampung halaman Zahran, pada Minggu (28/4/2019) waktu setempat.

Reporter Reuters yang ada di lokasi melaporkan satu orang ditahan dalam penggerebekan di Kattankudy itu. Kepolisian Sri Lanka belum berkomentar soal penggerebekan ini.

Otoritas Sri Lanka, pada Sabtu (27/4/2019) waktu setempat, menetapkan NTJ sebagai organisasi terlarang di bawah aturan hukum darurat yang kini berlaku. Militan lokal Jamathei Millathu Ibraheem (JMI) yang merupakan pecahan NTJ juga ikut dilarang.

Dalam pernyataan sebelumnya, otoritas Sri Lanka menyebut rentetan bom Paskah dilakukan oleh NTJ dan JMI, yang diyakini dibantu oleh jaringan internasional.

Lebih dari 100 orang, termasuk sejumlah warga Suriah dan Mesir, telah ditangkap untuk diinterogasi. Sekitar 10 ribu tentara Sri Lanka dikerahkan untuk membantu perburuan para tersangka, terutama yang dicurigai terkait aktivitas Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) yang mengklaim bertanggung jawab atas rentetan bom itu.

Operasi penggerebekan di Sainthamaruthu, Kalmunai, pada Jumat (26/4/2019) menewaskan 15 orang, termasuk 6 anak-anak dan melukai sejumlah orang lainnya. Otoritas Sri Lanka dalam pernyataannya memastikan tiga orang yang tewas di antaranya merupakan dua saudara laki-laki dan ayah Zahran, dalang utama bom Paskah.

Istri dan anak perempuan Zahran dilaporkan mengalami luka-luka dalam penggerebekan itu. (*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Ilustrasi18 Orang Tewas Akibat Bom Mobil Pejuang Oposisi di Suriah
Polisi mencoba mencegah warga untuk tidak mendekati Gedung Pemerintahan Akcakale, Turki. Foto: KompasLima Orang Termasuk Bayi Tewas Akibat Kurdi Suriah Bom Kota Turki
IlustrasiLima Orang Tewas Akibat Bom Bunuh Diri Seorang Bocah di Pesta Perkawinan
  Suasana perbatasan Turki-Suriah yang dikepung oleh asap akibat pertempuran Turki dan Suriah. Foto: KumparanBom Mobil Meledak di Perbatasan Turki-Suriah, 13 Orang Tewas dan 20 Luka-luka
IlustrasiSerangan Bom Mobil di RS Kairo, Kemenlu Pastikan Tak Ada WNI Jadi Korban
Bom bunuh diri terjadi di masjid di Baladiyat, Irak.7 Orang Tewas Akibat Bom Bunuh Diri di Masjid Syiah Baghdad

 
Berita Lainnya :
  • Salon Akan Dibuka Saat New Normal, Berikut Sejumlah Protokol yang Harus Diketahui
  • PGN Tandatangani Komitmen Kebijakan Penetapan Harga Gas dengan Pelanggan Industri Tertentu Permen ESDM 8/2020
  • Rika Maria Senang Dikunjungi dan Dapat Bantuan Rumah Zakat
  • Penelitian Ungkap Orang Golongan Darah A Lebih Berisiko Alami Gejala Serius Covid-19
  • Pertama Kalinya, Italia Bakal Punya Tempat Pemakaman Islam
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Potret Lensa
    PWI Riau Kunjungi Chenzhen Daily Newspaper di Cina
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved