www.halloriau.com
14:00 - Kecelakaan Maut Terjadi Lagi di Tol Pekanbaru-Dumai, 5 Orang Tewas 2 Luka Berat | 13:28 - Riau Akan Distribusikan 15.240 Vaksin Covid-19 untuk 3 Daerah Ini | 12:32 - Abaikan Prokes Covid-19, Kerumunan Warga Penerima BLT Dibubarkan | 18:21 - Kadiskes Riau: Rapid Test Antigen Swab Syarat Perjalanan Keluar Daerah | 18:21 - Penahanan Yan Prana, Kejati Beralasan Tersangka Menghilangkan Barang Bukti | 16:00 - Setdaprov Riau, Yan Prana Jaya ditahan Jaksa Penyidik Pidsus Kejati Riau
 
Napi Ini Batal Disuntik Mati di Menit Terakhir karena Minta Didampingi Imam
Kamis, 07 Februari 2019 - 14:32:42 WIB
Domineque Ray. Foto : Detik
Domineque Ray. Foto : Detik

ALABAMA - Seorang narapidana muslim di Alabama pada menit-menit akhir ditunda eksekusi matinya oleh Pengadilan Federal Amerika Serikat (AS). Penundaan dilakukan setelah narapidana itu meminta seorang imam dihadirkan saat dia disuntik mati.

Seperti dilansir dari detik,com, Kamis (7/2/2019), putusan pengadilan banding federal di Atlanta menyatakan pemerintah negara bagian Alabama telah melanggar hak-hak konstitusional narapidana muslim itu dengan menolak menghadirkan seorang imam saat eksekusi mati dilakukan.

Narapidana bernama Domineque Ray (42) itu mendapat perintah penangguhan eksekusi mati dari pengadilan federal AS dalam sidang putusan pada Rabu (6/2) waktu setempat. Ray sebelumnya dijadwalkan akan disuntik mati pada Kamis (7/2) waktu AS. Dia divonis mati atas kasus pemerkosaan dan pembunuhan seorang remaja putri berusia 15 tahun pada tahun 1995 lalu.

"Persoalan konstitusional sentral di sini adalah pemerintah negara bagian secara rutin menghadirkan rohaniwan Kristen di ruang eksekusi untuk meladeni kebutuhan para narapidana Kristen, tapi menolak untuk memberikan keuntungan yang sama bagi seorang muslim taat dan seluruh narapidana non-Kristen," sebut hakim federal AS dalam putusannya.

Diketahui bahwa Amandemen Pertama Konstitusi AS melarang otoritas publik menguntungkan satu agama atas agama lainnya, atau mencegah praktik keyakinan yang bebas.

Ketika waktu eksekusi semakin dekat, Ray yang menjadi mualaf di penjara ini, menuntut haknya untuk didampingi seorang imam di dalam ruang eksekusi mati. Otoritas Alabama yang konservatif mengizinkan seorang pendeta yang bekerja untuk Otoritas Pemasyarakatan Alabama (ADOC) untuk masuk ke ruang eksekusi, namun hanya mengizinkan pembimbing spiritual tak sah untuk mendampingi narapidana hingga ke pintu ruang eksekusi dan tidak masuk ke dalam.

Pengacara Ray mengajukan gugatan hukum darurat pekan lalu, namun ditolak oleh pengadilan yang berargumen otoritas Alabama tidak akan membiarkan 'timbulnya risiko dengan mengizinkan rohaniwan lain ke dalam ruang eksekusi'.

Namun pengadilan banding menegaskan otoritas Alabama tidak bisa menunjukkan bukti kuat soal risiko keamanan yang dimaksud. Pengadilan banding pun menyatakan, tidak akan menjadi masalah bagi otoritas setempat untuk melatih seorang imam soal protokol penjara saat eksekusi mati dilakukan.

Negara bagian Alabama menyatakan pihaknya akan membawa gugatan ini ke Mahkamah Agung yang lebih tinggi. (*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Wagubri didampingi Kadiskes Riau saat meninjau vaksin20.000 Vaksin Tiba di Pekanbaru, Selain Nakes, Suntikan Pertama untuk Tokoh Tertentu
Foto harimau yang dikirim warga.Lagi, 'Datuk' Mati di Riau Akibat Terjerat Pemburu
Upacara virtula HUT ke-74 Bhayangkara.Kapolda Ingin Kuatkan Penanganan Covid-19 di Riau Sesuai Tema HUT ke-74 Bhayangkara
  Aliansi Mahasiswa dan Pemuda se Riau saat menggelar diskusi publik.Jadi Polemik, Aliansi Mahasiswa dan Pemuda se-Riau Diskusi Diangkatnya Mantan Napi Jadi Pejabat
Ilustrasi.Mulai Hari Ini hingga 22 September, PLN Bakal Berlakukan Pemadaman Listrik Bergilir
Kapolda Riau saat persiapan kegiatan penyemprotan disinfektan.Agar PSBB Berhasil Ini Imbauan Kapolda Riau

BERITA LAINNYA    
Tampilan Super Win didalam Duofu Duocai game Higgs Domino yang membuat para pemainnya ketagihan (Int)Dianggap Judi, Seluruh Penjual Chip Higgs Domino di Kepulauan Meranti Akan Dibasmi
Ilustrasi sabuPolda Riau Gagalkan 20 Kg Sabu Asal Malaysia
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku AdisasmitoBeredar Kabar Ada Chip di Vaksin Covid-19, Satgas: Hoaks!
  Rapat koordinasi tentang pengelolaan perhutanan sosial di Kabupaten Kepulauan MerantiPemkab dan Polres Meranti Rapat Terkait Pengelolaan Perhutanan Sosial
Kepala Bappeda Siak, Wan YunusPersingkat Jarak Pelayanan, Verifikasi RAPBKampung di Kecamatan
Suasana pertemuan rombongan DPRD Sumut dengan Pemprov RiauDPRD Sumut-Pemprov Riau Bahas Strategi Pembangunan di Masa Pandemi
Komentar Anda :

 
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2021 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved