INHU - Wakil Bupati Indragiri Hulu (Inhu), Ir. H. Hendrizal, M.Si., melakukan inspeksi mendadak (sidak) sekaligus meninjau kondisi Pasar Soegih di Jalan Lintas Timur, Simpang 4 Belilas, Kecamatan Seberida, Kamis (08/10/2026) pagi.
Dalam peninjauan tersebut, Wabup Hendrizal didampingi oleh Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Kadis Perindagkop UKM) Kab. Inhu Tukiyat, S.Sos., M.H., Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pertamanan Kab. Inhu Elfahri Adha, S.Sos., M.H., Kasat Pol PP Bambang Indramawan, S.STP., M.SP., Kabid Prasarana Dishub Syahril, serta Camat Seberida Wisnu Subroto, S.Sos., beserta jajaran OPD terkait.
Sidak difokuskan pada penataan kawasan dan kebersihan saluran air (drainase) di bagian depan pasar serta area penjualan ikan yang tersumbat akibat tumpukan sampah. Untuk mengatasi masalah tersebut, Pemkab Inhu mengerahkan aksi gotong royong secara manual yang dibantu dengan alat berat milik Dinas PUPR PKP guna menguras dan membersihkan drainase.
Selain masalah drainase, keberadaan pedagang yang menggelar lapak di bahu jalan dan trotoar terutama dari arah simpang menuju Blok A turut menjadi perhatian serius. Wabup menyoroti aktivitas berjualan di fasilitas umum tersebut yang memicu kemacetan lalu lintas, mengganggu kenyamanan pejalan kaki, serta memperparah penyumbatan saluran air hingga menyebabkan genangan ke badan jalan.
Guna menjaga kelancaran lalu lintas di jalur lintas nasional tersebut, Wabup Hendrizal menginstruksikan Disperindagkop UKM dan Satpol PP untuk melakukan penertiban bagi pedagang yang masih menempati trotoar dan drainase.
Kawasan ini merupakan jalan lintas antar provinsi, sehingga sangat padat arus lalu lintasnya. Akses jalan perlu diperlebar dan perlu dijaga kebersihan serta keindahannya. Wabup Hendrizal meminta para pedagang tidak lagi berjualan di bahu jalan dan trotoar, dan mengajak masyarakat menjaga pasar dengan tidak membuang sampah ke saluran air.
Melalui penataan dan pembersihan ini, Pemkab Inhu berharap Pasar Soegih Belilas dapat menjadi pusat perdagangan yang bersih, aman, tertib, dan nyaman, baik bagi para pedagang maupun masyarakat pengunjung. (rls)