INHU - Kemegahan dan syiar Islam menyatu dalam malam pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-44 Tingkat Provinsi Riau yang dipusatkan di Astaqa Utama Taman Jalur Teluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, Sabtu (27/6/2026) malam.
Perhelatan akbar ini dibuka secara resmi oleh Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., melalui tayangan video, setelah pada pagi harinya sempat hadir langsung menyapa masyarakat dalam Pawai Ta’aruf.
Menegaskan komitmen penuh daerah, jajaran pimpinan tertinggi Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) hadir langsung di lokasi acara. Tampak di bangku undangan utama Bupati Inhu Ade Agus Hartanto, S.Sos., M.Si., didampingi Wakil Bupati Ir. H. Hendrizal, M.Si., Sekretaris Daerah Zulfahmi Adrian, AP., M.Si., serta Ketua DPRD Inhu Sabtu P. Sinurat, hadir untuk memberikan dukungan moral secara langsung kepada para duta Al-Qur'an asal Kabupaten Inhu.
Kabupaten Inhu menyatakan kesiapan penuh untuk bersaing dan mengukir prestasi gemilang dalam ajang yang berlangsung dari 27 Juni hingga 3 Juli 2026 ini untuk membawa pulang prestasi, Kabupaten Inhu menurunkan kekuatan penuh dengan total 108 orang anggota kontingen yang terdiri dari 72 qori dan qoriah, 30 orang pelatih dan official, dan 6 orang pendamping kafilah.
Kesiapan matang ini menjadi modal besar bagi Kafilah Inhu untuk meningkatkan lagi prestasi dari tahun sebelumnya. Terlebih, Pj Gubernur Riau SF Hariyanto dalam sambutannya menegaskan komitmen pemerintah provinsi yang akan memberikan penghargaan bagi para juara. Penghargaan ini dijanjikan bukan sekadar bonus, melainkan bentuk penghormatan nyata bagi putra-putri terbaik Riau yang mengharumkan nama daerah.
Lebih dari itu, ajang ini menjadi batu loncatan penting bagi kafilah Inhu. Melalui persaingan ketat di Kuantan Singingi, para qori dan qoriah terbaik Inhu ditargetkan mampu menembus skuad Provinsi Riau untuk bersaing di tingkat yang lebih tinggi, yakni pada ajang MTQ Nasional yang direncanakan berlangsung di Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah.
Sementara itu, suasana malam pembukaan di Astaqa Utama Taman Jalur berlangsung sangat meriah dan sarat akan nilai budaya, kemeriahan MTQ ke-44 ini terasa semakin istimewa karena panitia pelaksana memadukan syiar agama dengan festival budaya lokal.
Ketua Panitia Pelaksana, Zulkarnain, ST., MT., melaporkan bahwa secara keseluruhan ajang ini diikuti oleh 816 peserta dari 12 kabupaten/kota sewilayah Riau yang mempertandingkan 27 golongan cabang lomba.
Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby menyebutkan, kemeriahan MTQ kali ini disejalankan langsung dengan pelaksanaan tradisi Pacu Jalur dan parade perahu hias di bawah slogan "Siang Bapacu, Malam Mengaji". Perpaduan ini menjadi bukti nyata bahwa Islam tidak mematikan budaya lokal, melainkan mampu berjalan beriringan guna mempererat tali silaturahmi dan memperkuat ukhuwah islamiyah di Bumi Lancang Kuning. (rls)