RENGAT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hulu (Inhu) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Gedung Dang Purnama, Rengat, akhir pekan lalu.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Bupati Inhu, Hendrizal, yang mewakili Bupati Indragiri Hulu. Dalam sambutannya, Hendrizal menegaskan bahwa Musrenbang merupakan forum strategis untuk menyelaraskan arah pembangunan daerah dengan kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung pencapaian visi Kabupaten Inhu Tahun 2025–2029.
Menurutnya, visi pembangunan daerah sebagai pusat pelayanan, industri barang dan jasa dalam lingkungan masyarakat yang religius, berbudaya, dan sejahtera memerlukan sinergi seluruh pemangku kepentingan agar dapat diwujudkan secara optimal.
Pada tahun 2027, Pemkab Inhu mengusung tema pembangunan “Pemantapan Pembangunan Infrastruktur dalam Rangka Meningkatkan Daya Saing Perekonomian Daerah”.
Tema tersebut dijabarkan ke dalam empat prioritas pembangunan utama, yakni penguatan infrastruktur, transformasi sosial, transformasi ekonomi, serta transformasi tata kelola pemerintahan.
Berbagai program yang menjadi fokus pemerintah daerah meliputi peningkatan kualitas jalan dan jembatan, penyediaan akses air minum dan sanitasi yang lebih baik, pembangunan rumah layak huni, modernisasi sektor pertanian, pengembangan ekonomi kreatif, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik dan profesionalisme aparatur sipil negara (ASN).
Dalam forum tersebut juga dipaparkan kebutuhan anggaran pembangunan daerah yang diperkirakan mencapai Rp1,27 triliun. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Pemkab Inhu menyiapkan sejumlah alternatif sumber pembiayaan selain APBD Kabupaten.
Di antaranya melalui dukungan APBD Provinsi Riau, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit, hingga program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Inhu.
Sejumlah proyek strategis turut diusulkan dalam Musrenbang RKPD 2027. Proyek tersebut mencakup preservasi ruas jalan Lubuk Kandis–Pangkalan Kasai, Cerenti–Air Molek, serta Peranap–Simpang IFA.
Selain itu, pemerintah daerah juga mengusulkan pembangunan jalan dua jalur, pembangunan 11 jembatan gantung, revitalisasi lima pasar rakyat, penataan kawasan wisata Danau Raja dan tepian Sungai Indragiri, serta peningkatan fasilitas pelayanan kesehatan di RSUD Indrasari Rengat.
Musrenbang semakin dinamis dengan kehadiran langsung Bupati Indragiri Hulu, Ade Agus Hartanto, yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan mulai dari pemaparan arah kebijakan pembangunan hingga sesi diskusi bersama peserta.
Dalam arahannya, Ade Agus Hartanto menekankan pentingnya sinergi dan konsistensi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dalam menjalankan program pembangunan di tengah tantangan fiskal yang dihadapi daerah.
Ia mengingatkan agar setiap program yang direncanakan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta disusun berdasarkan skala prioritas yang terukur dan realistis.
“Pembangunan harus difokuskan pada program yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Karena itu diperlukan sinergi seluruh perangkat daerah agar target pembangunan dapat tercapai secara efektif,” ujarnya.
Musrenbang RKPD Kabupaten Indragiri Hulu Tahun 2027 ditutup dengan penandatanganan berita acara kesepakatan bersama yang akan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan dan program pembangunan daerah pada tahun mendatang.
Melalui forum tersebut, Pemkab Inhu berharap perencanaan pembangunan dapat berjalan lebih terarah, efektif, dan mampu menjawab berbagai kebutuhan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.(*)