Inhu
Pemkab Inhu | DPRD Inhu
 
+ INDEX BERITA

13:30 - Empat Pengendara Sepeda Mo...
18:10 - Polsek Seberida Terus Sos...
18:51 - Respon Pandemi, Rotte Foun...
17:32 - Warga Batu Rijal Peranap M...
23:17 - Mabes Polri Supervisi Peng...
17:28 - Kasus Pasien Suspek Covid-...
12:01 - Relawan Covid-19 Kelayang...
17:22 - Gandeng STIE Indragiri, Ka...
15:31 - Terjadi Kenaikan Kasus Ter...
15:05 - Tolak Aksi Anarkisme, Berb...
19:45 - Polres Inhu Gelar Operasi ...
12:35 - Kasus Terkonfirmasi Covid-...
14:28 - Kumulatif Suspek Covid-19 ...
19:10 - Tolak UU Cipta Kerja, Maha...
07:18 - Saat Pencoblosan Pilkada N...
17:31 - Meski di Pedalaman, Tim Pe...
17:45 - Ini Sanksi Bagi Warga Bata...
20:18 - Data Terbaru Covid-19 di I...
15:17 - Hingga 5 Oktober, Ribuan W...
06:08 - Pasien Covid-19 di Inhu Ca...
 
Warga Peranap Inhu Tewas Terlilit Tali Lembu
Kamis, 01 Oktober 2020 - 18:54:18 WIB
Warga Peranap ditemukan tewas.
Warga Peranap ditemukan tewas.
TERKAIT:
 
  • Warga Peranap Inhu Tewas Terlilit Tali Lembu
  •  

    INHU - Naas menimpa salah seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) warga Desa Serai Wangi Kecamatan Peranap, Kabupaten Inhu bernama Nurhayati yang ditemukan meninggal dunia.

    Perempuan berusia 50 tahun itu tewas karena terlilit tali Lembu miliknya di sebuah kebun sawit milik warga, Rabu (30/9/2020) sekira pukul 19.00 WIB kemarin.

    Kapolres Inhu AKBP Efrizal SIK melalui Ps Paur Humas Polres Inhu Aipda Misran membenarkan adanya penemuan mayat perempuan di Kecamatan Peranap pada Rabu kemarin. Mayat pertama kali ditemukan oleh suami korban Paidi (59) beserta beberapa orang lainnya.

    Lebih jauh dijelaskan Paur, pada Rabu (30/9/2020) sekira pukul 17.00 WIB, suami korban pulang ke rumah dari bekerja, ketika sampai di rumah suami korban melihat anaknya berdiri di depan rumah.

    “Kemudian suami korban bertanya kepada anaknya kenapa belum mandi, dan menanyakan ibunya,” sambung Misran.

    Anak korban menjawab jika ibunya masih mengembala Lembu. Kemudian suami korban melihat ada lembu betina miliknya pulang menuju kandang, namun korban melihat lembu tersebut pergi lagi ke arah kebun sawit milik Jari.

    "Selanjutnya suami korban beserta anak korban mengikuti lembu tersebut dan kemudian anaknya melihat ibunya sudah tergelatak di bawah batang sawit dengan kondisi terlilit tali lembu,” jelasnya.

    Suami korban langsung melepas tali lembu tersebut dan ia langsung jatuh pingsan di samping korban.

    “Setelah beberapa menit suami korbanpun sadar karena mendengar tangisan anaknya,” ujarnya.

    Selanjutnya dia langsung meninggalkan tempat kejadian dan meminta pertolongan kepada tetangganya.

    “Barang Bukti di temukan di TKP 2 (dua) pasang sendal warna kuning dan warna merah, tali tambang panjang (2,5m) dan botol air minum,” tutupnya.

    Penulis : Andri Subakti
    Editor : Fauzia


    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0813 7176 0777
    via EMAIL: redaksi@halloriau.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)

     
    Berita Lainnya :
  • Libur Cuti Bersama, Sekda Kepulauan Meranti Imbau ASN Tak Keluar Daerah
  • Dari 294 Kasus Baru Covid-19 Riau Hari Ini, Pekanbaru Sumbang 121
  • Sejak Awal Tahun, 113 Polisi Dipecat, Kebanyakan karena Narkoba
  • PSTI Bengkalis Kirim 8 Atletnya Ikuti PPLP
  • Sidak ke Pasar Palika, Rudyanto Sebut Kesadaran Masyarakat Mulai Baik
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved