Inhu
Pemkab Inhu | DPRD Inhu
 
+ INDEX BERITA

23:17 - Mabes Polri Supervisi Peng...
17:28 - Kasus Pasien Suspek Covid-...
12:01 - Relawan Covid-19 Kelayang...
17:22 - Gandeng STIE Indragiri, Ka...
15:31 - Terjadi Kenaikan Kasus Ter...
15:05 - Tolak Aksi Anarkisme, Berb...
19:45 - Polres Inhu Gelar Operasi ...
12:35 - Kasus Terkonfirmasi Covid-...
14:28 - Kumulatif Suspek Covid-19 ...
19:10 - Tolak UU Cipta Kerja, Maha...
07:18 - Saat Pencoblosan Pilkada N...
17:31 - Meski di Pedalaman, Tim Pe...
17:45 - Ini Sanksi Bagi Warga Bata...
20:18 - Data Terbaru Covid-19 di I...
15:17 - Hingga 5 Oktober, Ribuan W...
06:08 - Pasien Covid-19 di Inhu Ca...
21:25 - Jelang Pemilihan Ketua, PW...
17:23 - Pererat Sinergitas, Kapolr...
22:48 - Imron Tak Sangka Akan Beru...
20:49 - Petugas Razia Puluhan Warg...
 
Operasi Patuh Lancang Kuning 2020 Usai, Berikut Jumlah Pengendara di Inhu yang Ditindak
Kamis, 06 Agustus 2020 - 12:34:25 WIB
Penindakan saat Ops Patuh Lancang Kuning di Inhu.
Penindakan saat Ops Patuh Lancang Kuning di Inhu.
TERKAIT:

INHU - Sesuai jadwal yang telah ditentukan, Operasi Patuh Lancang Kuning 2020 Polri telah dilaksanakan selama 14 hari, mulai dari tanggal 23 Juli 2020 sampai dengan 5 Agustus 2020 secara serentak di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di wilayah hukum Polres Inhu.

Kapolres Inhu, AKBP Efrizal S.IK melalui PS Paur Humas Polres Inhu, Aipda Misran ketika ditemui di ruang kerjanya, Kamis (6/8/2020) mengatakan, berdasarkan data dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Inhu, jumlah pengendara kendaraan bermotor yang ditindak selama Operasi Patuh Lancang Kuning 2020 jauh menurun dibanding angka pelanggaran dalam operasi yang sama pada tahun 2019 lalu.

Jelasnya, jumlah pelanggaran aturan lalu lintas yang ditilang sebanyak 294 pelanggar, kemudian pengendara yang ditegur sebanyak 505.

Dengan demikian, total pengendara yang ditilang dan ditegur sebanyak 799.

"Selanjutnya, jenis pelanggaran yang  banyak terjaring saat operasi untuk pengendara sepeda motor adalah tidak mengenakan helm Standar Nasional Indonesia (SNI) yakni 146 pelanggaran," katanya lagi.

Sedangkan jenis pelanggaran yang dominan dilakukan oleh pengemudi mobil, baik roda empat atau lebih adalah tidak memakai safety bell atau sabuk keselamatan, yakni sebanyak 14 pelanggaran.

Kemudian, usia pengendara yang ditilang saat operasi ini lebih banyak dilakukan oleh anak-anak usia 0-15 tahun yakni sebanyak 94 orang.

Selama operasi Patuh Lancang Kuning ini hanya sekali terjadi kecelakaan lalu lintas dengan korban meninggal dunia sebanyak 1 orang.

"Sejak awal hingga operasi selesai, masih banyak dijumpai masyarakat yang belum mematuhi protokol kesehatan, untuk itu kita senantiasa menghimbau agar masyarakat selalu mematuhi protokoler kesehatan, mengingat jumlah penderita Covid-19 masih tinggi," ucap Misran.

Penulis: Andri
Editor: Yusni Fatimah




Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Mabes Polri Supervisi Pengamanan Operasi Mantap Praja Lancang Kuning di Inhu
  • Satpol PP Dumai Warning PKL Jualan di Bahu Jalan Pasar Bundaran
  • Polda Riau Belum Tetapkan Status PT BMI Terkait Kasus Kebakaran Lahan
  • Bertambah 282 Kasus, Total Terkonfirmasi Covid-19 Riau 12.600 Kasus
  • Hadapi Lonjakan Wisatawan Luar Daerah, Pemko Dumai Gelar Pelatihan Manajemen Homestay
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved