Inhu
Pemkab Inhu | DPRD Inhu
 
+ INDEX BERITA

12:36 - Telusuri Pedalaman, Kapolr...
06:16 - Cerita Polisi di Inhu Anta...
11:27 - Gelorakan Semangat HUT ke-...
14:21 - Program Jaga Kampung, Polr...
12:34 - Operasi Patuh Lancang Kuni...
11:23 - Meski Covid-19, Kapolres H...
22:35 - Bripka Ripal Terima Pin Em...
22:01 - Dihadiri Wakil Bupati, For...
12:21 - Amankan Idul Adha, Polres ...
16:35 - Luar Biasa, Polres Inhu Ra...
15:41 - Pohon Tua Tumbang, Listrik...
10:54 - Ketua TP PKK Inhu Rezita M...
17:20 - Dua ODP di Inhu Dalam Pema...
16:17 - Baru 4 Hari Operasi Patuh ...
21:16 - Tiga PDP di Inhu Masih Dir...
11:16 - Polres Inhu Gelar Pasukan ...
14:32 - Besok, Polres Inhu Gelar O...
12:42 - Data Terbaru Covid-19 di I...
16:52 - Satu PDP di Inhu Masih Dir...
16:33 - Dugaan Pemerasan, Kepala I...
 
Hasil Rapid Tes Gelombang II, 14 Petugas KPU Inhu Reaktif
Senin, 13 Juli 2020 - 11:40:20 WIB

INHU - Sebanyak 14 orang petuas Komisi Pemilihan Umum (KPU) Daerah Indragiri Hulu (Inhu) reaktif saat melakukan rapid test. Hal ini diketahui saat KPU Inhu melakukan rapid test masal gelombang II.

Juru Bicara (Jubir) percepatan penanganan virus corona Pemkab Inhu, Jawalter Situmorang MPd mengatakan, hal itu terungkap usai petugas Pemilu bekerja sama dengan pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Indrasari Rengat melakukan rapid tes.

"Dari hasil rapid testnya kita mendapati petugas KPU yang terindikasi reaktif virus corona," ujar Jawalter, Minggu (12/7/2020).

Terpisah, Direktur RSUD Indrasari Rengat Drg Sri Dharmayanti membenarkan hal tersebut. Menurutnya saat ini ke 14 petugas KPU itu tengah melakukan isolasi mandiri.

"Benar ada 14 orang petugas KPU yang reaktif virus corona, dan saat ini sedang menjalani isolasi mandiri," ujar drg Sri Dharmayanti.

Sri Dharmayanti menjelaskan, pelaksanaan rapid tes pada gelombang II itu dilakukan kepada 694 PPK dan PPS. Kemudian dinyatakan 14 orang reaktif. 

Ke 14 orang reaktif tersebut tersebar di 9 Kecamatan se-Kabupaten Inhu. "Dari total 694 yang kita rapid terdapat 14 orang yang reaktif pada gelombang II ini. Untuk gelombang I kemarin hasil rapid testnya non reaktif alias sehat," ungkapnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Inhu, Elis Julinarti mengatakan, meski dalam rapid tes dinyatakan reaktif namun belum tentu berifat mutlak (Positif Covid-19)

"Saya tegaskan reaktif belum tentu terkonfirmasi positif corona. Kendati demikian kita sangat menganjurkan kepada petugas KPU yang reaktif untuk melakukan isolasi mandiri selama 14 hari kedepan," ujarnya. 

Elis menanbahkan untuk 14 orang yang dinyatakan reaktif tadi esok akan dimulai pengambilan sampel cairan untuk dikirim ke laboratorium PCR di Pekanbaru. 

"Swab esok baru kita ambil, guna mengetahui apakah petugas tadi terkonfirmasi positif corona atau tidak," ungkapnya 

Kadiskes juga mengimbau agar masyarakat Inhu tetap mengedepankan protokol kesehatan di tengah-tengah wacana new normal yang diterapkan saat ini. 

Penulis : Andri Subakti
Editor : Fauzia

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • 18 Tambahan Kasus Baru Covid-19 di Kuansing, Seluruhnya dari Klaster Tahanan
  • Kalah Memalukan, Hotel Messi Cs Digeruduk Fans, Diteriaki Umpatan dan Caki Maki
  • Kasus DBD di Pekanbaru Capai 445 Kasus, Tinggal 2 yang Dirawat
  • Viral, Diduga Dicatut, Foto dan Profil Tabrani Beredar di Medsos dengan Ujaran Kasar
  • Kasus Korupsi Pipa Transmisi, Kejati Riau Masih Teliti Berkas Plt Bupati Bengkalis Nonaktif
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved