Inhu
Pemkab Inhu | DPRD Inhu
 
+ INDEX BERITA

19:34 - BNI dan BRI Inhu Beri Bant...
12:25 - Forkopimda Inhu Sidak Bulo...
11:59 - Azuan Helmi Nilai Wacana B...
10:20 - Seorang Warga Inhu Ditemuk...
19:55 - Waduh, Buaya Berukuran 4 M...
15:40 - KPBD Indragiri Hulu Ergusf...
14:53 - Cegah Covid-19, Forkopimda...
20:01 - Pasir Penyu Bergerak, Inis...
11:55 - Cegah Covid-19, Disdukcapi...
10:23 - Pemkab Inhu akan Jemput Ba...
09:45 - Perangi Covid-19, Bupati I...
12:06 - Pemkab Inhu Semprot Disinf...
11:42 - Mengais Rezeki saat Wabah ...
10:37 - Polres Inhu dan Kodim Semp...
12:41 - Sahabat RAJUT Bagikan 5.00...
10:33 - Teleconference dengan Gubr...
10:16 - Polres Inhu Gelar Apel Pas...
22:19 - DPC PDI Perjuangan Kabupat...
15:42 - Satpol PP Razia Warnet, Di...
11:45 - Imbas Covid-19, Warga Bina...
 
Hadiri Panen Raya Ubi Racun, Rezita Optimis Bisa Jadi Sumber Pendapatan Masyarakat
Selasa, 25/02/2020 - 10:01:51 WIB
Ketua PKK Inhu, Rezita Meilani Meylani Yopi menghadiri Panen Raya Ubi Racun.
Ketua PKK Inhu, Rezita Meilani Meylani Yopi menghadiri Panen Raya Ubi Racun.
TERKAIT:

INHU – Bupati Indragiri Hulu H Yopi Arianto  diwakili Ketua PKK Inhu, Rezita Meilani Meylani Yopi menghadiri Panen Raya Ubi Racun, di Dusun Talang Tanjung Desa Siambul Kecamatan Batang Gansal Minggu (23/2/2020).

Kedatangan Rezita Meilani Yopi disambut hangat sekitar 400 warga yang juga turut mendampingi Camat Batang Gansal, Elinarion bersama Kepala Desa Siambul, Umar dan kelompok tani Mekar Sari.

Di sela sela itu, Rezita Meylani meyakinkan akan menjadi sumber penunjang ekonomi keluarga, dimana belum banyak yang familiar dengan jenis tanaman ubi racun untuk dapat dibutuhkan menjadi tepung tapioka, karena kaya kadar pati dibanding ubi biasa.

Menurutnya bahwa Tahun 2019 lalu wilayah Kecamatan Kelayang berhasil mempopulerkan makanan khas berupa keripik dari olahan jantung pisang yang diproduksi masyarakat untuk dijual. Bahkan pemasaran hingga ke luar Kabupaten Inhu.

"Olahan ubi racun, yakin Batang Gansal akan menjadi icon, sekaligus sumber pendapatan baru untuk rumah tangga jika semua lini bergerak, termasuk kaum perempuan,” ujarnya.

Rerzita juga optimis bahwa ini bisa menjadi sumber rezeki dan kesuksesan masyarakat. "Panen perdana ubi racun di Dusun Talang Tanjung, Insyaallah akan menjadi tonggak sejarah Kecamatan Batang Gangsal untuk meningkatkan sumber daya ekonomi masyarakat," sambungnya.

Ditambahkannya, kebutuhan kelompok tani akan meminta bantuan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu menyediakan alat atau mesin pengolah ubi racun, agar bisa mengembangkan produksinya sekaligus memasuki pasar-pasar industri yang ada.

"Saya juga memberikan apresiasi pada petani, dan berharap dapat diolah menjadi tepung untuk bahan makanan, sungguh pintar masyarakat di sini mencari peluang," pungkas Rezita.

Sementara itu Camat Batang Gansal, Elination mengatakan, pengoalahan tanaman ubi racun tidak rumit perawatan dengan tanaman lainnya yang harus dipupuk.

Elinarion meyakinkan akan memberikan perhatian kepada semua elemen masyarakat dalam upaya meningkatkan perekonomian.

"Kedepannya lebih fokus dalam mengembangkan tanaman ubi, apalagi dengan adanya dukungan pemerintah dalam penjualan dan penampungan hasil produksinya,” terang Camat.

Terpisah, Kepala Desa Siambul, Umar sangat mengharapkan untuk lebih meningkatkan produksi ubi racun, sehingga bisa banyak diserap di dunia usaha.

Umar mengucapkan terimaksih kesempatan  Bupati H Yopi Arianto SE diwakili Rezita Meylani Yopi selaku Ketua TP KK Kabupaten Indragiri Hulu bersama rombongan lainnya, termasuk para Kepala Desa SE Kecamatan Batang Gansal yang meluangkan waktunya menghadiri panen raya di Talang Tanjung.

Sementara kelompok tani Mekar Sari diwakili Wariyono mengatakan bahwa hasil ubi racun ini, bisa mencapai produksi 50 hingga 70 ton perhektar.

Keyakinan inilah menjadi salah satu dorongan kepala desa pada kelompok tani, sehingga pengolahan dapat terwujud. Bahkan diawal pengolahan, anggaran dibina melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Siambul untuk pengadaan bibit dan obat lainnya, yang hasilnya akan dikembalikan pada kelompok tersebut.

"Kelompok tani saat ini memiliki lahan sekitar 50 hektar, namun baru terkelola sekitar 15 hektar yang akan dipanen. Jadi melalui Bumdes juga mengadakan mesin pengolahan ubi racun tersebut,” tuturnya.

Penulis : Andri Subakti
Editor : Fauzia


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • 1.000 Masker dan Paket Nutrisi Disalurkan Rumah Yatim ke Rumah Sakit Awal Bros Pekanbaru
  • Update Corona Global, Kasus Positif Tembus 1,6 Juta, Sembuh 354 Ribu
  • Layanan Penumpang Lesu, Citilink Jadikan Penerbangan Kargo dan Charter Penunjang Bisnis
  • Cerita Perjuangan Tim Medis RSUD Arifin Achmad Tangani Pasien Covid-19, Sedih saat Dijauhi
  • RSUD Arifin Achmad Kembali Terima Bantuan dari Rumah Yatim
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved