Inhu
Pemkab Inhu | DPRD Inhu
 
+ INDEX BERITA

11:32 - Ketua TP PKK Inhu Lantik P...
10:39 - Masa Kepemimpinan Yopi, Pe...
11:31 - Polres Inhu Launching Apli...
11:27 - Cacat Fungsi Akibat Kecel...
10:45 - Kerja Sama Pemkab Inhu den...
12:23 - Lantik Kasi Pidum Baru, Ka...
10:01 - Hadiri Panen Raya Ubi Racu...
08:38 - Masyarakat Keluhkan Kondis...
19:38 - Peroleh 28.518 Dukungan, d...
11:44 - Apel Siaga Karhutla PT RAU...
17:49 - Sidak PT SSS, DPRD Inhu: K...
12:31 - Lantik 62 Kades Terpilih, ...
13:26 - Milad ke-3 FPI, DPW FPI In...
12:03 - Dua Plt Kadis Dicopot, Ini...
11:46 - Senin Depan, 62 Kades Terp...
10:31 - Dipimpin Bupati, Forkopimd...
12:28 - Pemkab Inhu Gelar Musrenba...
22:09 - PLN Rengat Lakukan Pemadam...
21:03 - Giliran Rengat Barat Gelar...
19:19 - Pemkab Inhu Gelar Musrenba...
 
Alifa Hibadilah Mengidap Penyakit Spina Bifida, Butuh Uluran Tangan Dermawan
Rabu, 08/01/2020 - 07:43:45 WIB
Alifa Hibadillah berusia (5 minggu) butuh uluran tangan.
Alifa Hibadillah berusia (5 minggu) butuh uluran tangan.
TERKAIT:
 
  • Alifa Hibadilah Mengidap Penyakit Spina Bifida, Butuh Uluran Tangan Dermawan
  • Tanda-tanda Penyakit Difteri Belum Ditemukan di Inhu
  •  

    INHU - Bayi perempuan dengan nama Alifa Hibadillah berusia (5 minggu) anak pertama dari bapak Mohan (Karyawan swasta) dan ibu Dian (IRT) warga Desa Kulim 1 Kecamatan Seberida Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) mengidap penyakit Spina bifida.

    Perlu diketahui, penyakit Spina Bifida adalah cacat lahir yang ditandai dengan terbentuknya celah atau defek pada tulang belakang dan saraf tulang belakang bayi.

    Spina Bifida jenis Mielomeningokel ini merupakan jenis spina bifida yang paling serius, di mana kanal spinal bayi terbuka sepanjang beberapa ruas tulang belakang sehingga membentuk kantung berisi selaput dan saraf tulang belakang yang menonjol keluar pada daerah punggung. Pada kasus yang sangat berat, kantung ini bahkan tidak memiliki kulit. Akibatnya, bayi rentan mengalami infeksi yang bisa mengancam jiwa.

    "Sudah sepekan ini rawat inap di RSU Safira Pekanbaru dan harus menjalani beberapa tes seperti CT scan, atau MRI untuk menentukan tingkat keparahan dan membantu menentukan prosedur penanganan yang paling tepat, dan hari ini menunggu hasil dari MRI untuk tindak lanjut penanganan," ujar Ayah Alifa, Mohan.

    Hasil dari MRI bayi harus segera dioperasi dan menunggu jadwal dari dokter ahli saraf bedah.

    Untuk itu, kepedulian kita kebahagian mereka. Bagi yang ingin menyumbangkan sedikit rezeki untuk membantu biaya pengobatan Alifa dapat menghubungi contact person keluarga Bapak Mohan, 081276935333. Koordinator penggalangan dana Nazariah 0822 8423 3715.

    Penulis: Andri
    Editor: Yusni Fatimah


    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0813 7176 0777
    via EMAIL: redaksi@halloriau.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)

     
    Berita Lainnya :
  • MPR Minta Pemerintah RI Lobi Saudi, Khawatir Kebijakan Stop Umrah Berlanjut ke Haji
  • Meningkat, Korban Tewas Akibat Virus Corona hingga Hari Ini Capai 2.858 Orang
  • Ngeri, Kelamin Suami Dipotong Istri karena Malas Bertani
  • Waspada Corona, Presiden Mongolia dan Delegasi Dikarantina Usai Kunjungi China
  • Bupati Rohil Perintahkan BKDSDM Copot Jabatan Anaknya yang Terlibat Kasus Dugaan Penganiayaan
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved