Inhu
Pemkab Inhu | DPRD Inhu
 
+ INDEX BERITA

11:32 - Ketua TP PKK Inhu Lantik P...
10:39 - Masa Kepemimpinan Yopi, Pe...
11:31 - Polres Inhu Launching Apli...
11:27 - Cacat Fungsi Akibat Kecel...
10:45 - Kerja Sama Pemkab Inhu den...
12:23 - Lantik Kasi Pidum Baru, Ka...
10:01 - Hadiri Panen Raya Ubi Racu...
08:38 - Masyarakat Keluhkan Kondis...
19:38 - Peroleh 28.518 Dukungan, d...
11:44 - Apel Siaga Karhutla PT RAU...
17:49 - Sidak PT SSS, DPRD Inhu: K...
12:31 - Lantik 62 Kades Terpilih, ...
13:26 - Milad ke-3 FPI, DPW FPI In...
12:03 - Dua Plt Kadis Dicopot, Ini...
11:46 - Senin Depan, 62 Kades Terp...
10:31 - Dipimpin Bupati, Forkopimd...
12:28 - Pemkab Inhu Gelar Musrenba...
22:09 - PLN Rengat Lakukan Pemadam...
21:03 - Giliran Rengat Barat Gelar...
19:19 - Pemkab Inhu Gelar Musrenba...
 
Gesa Penerbitan Dokumen Adminduk, Bupati Yopi Instruksikan Jemput Bola
Kamis, 19/12/2019 - 06:06:34 WIB
Bupati Inhu, H Yopi Arianto, bersama Plt Kadisdukcapil, Syaiful Bahri, berbicang soal adminduk dan sesnsus penududk 2020.
Bupati Inhu, H Yopi Arianto, bersama Plt Kadisdukcapil, Syaiful Bahri, berbicang soal adminduk dan sesnsus penududk 2020.
TERKAIT:
 
  • Gesa Penerbitan Dokumen Adminduk, Bupati Yopi Instruksikan Jemput Bola
  •  

    INHU - Guna memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat dalam penerbitan dokumen Administrasi Kependudukan (Adminduk), Bupati Inhu,
    H Yopi Arianto, telah memerintahkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) jemput bola. Hal itu menunjukkan perhatian orang
    nomor satu di Inhu tersebut terhadap masyarakat yang membutuhkan pelayanan tidak setengah hati.

    Menindaklanjuti perintah Bupati tersebut, Disdukcapil langsung menerapkan sistim jemput bola sampai kepelosok desa, tidak jarang pula petugas harus menginap selama beberapa hari di desa pedalaman yang jauh dari hiruk pikuk arus lalu lintas serta tidak ada cahaya penerangan listrik PLN.

    Hasil kerja keras itu juga tidak sia-sia, sepanjang 2019 tercatat sudah 134.838 lembar Kartu Keluarga (KK) sudah dicetak dan diedarkan pada masyarakat 14 kecamatan di Inhu. Sedangkan untuk Kartu Tanda Penduduk (KTP) sejak Januari hingga sekarang sudah cetak dan didistribusikan sebanyak 5277 lembar.

    Untuk akte kelahiran sejak diberlakukan tanda tangan elektronik sudah dicetak 11.892 lembar, sementara total keseluruhan akte kelahiran yang terdata dalam database Disdukcapil Inhu sebanyak 101.866 lembar. Kemudian ditambah lagi 431 keping Kartu Identitas Anak (KIA).

    "Angka itu akan terus bertambah, karena setiap hari kita terus mencetak KK, KTP, akte kelahiran, KIA dan dokumen kependudukan lainnya," kata Plt Kepala Disdukcapil Inhu, Syaiful Bahri.

    Dijelaskan pria yang ramah dan murah senyum ini, Bupati Yopi dinilai sangat peduli dan terus memberikan motivasi serta semangat pada Disdukcapil Inhu dalam percepatan penerbitan dokumen kependudukan diwilayah Inhu, bahkan Bupati menegaskan agar Disdukcapil menerapkan sistim jemput bola.

    Untuk pelayanan data kependudukan itu, Disdukcapil telah berulang kali melakukan pendataan langsung ke tingkat desa. Bahkan, dalam kegiatan jemput bola itu tidak saja pelayanan perekaman KTP, pembuatan akta dan KK tetapi juga menyerahkan berkas administrasi kependudukan yang telah diurus masyarakat. Sehingga masyarakat yang sudah melakukan pengurusan
    sebelumnya, tidak perlu lagi menjemput ke Kantor Disdukcapil.

    Seperti pada Kamis (12/12) kemaren, Disdukcapil kembali melakukan pelayanan jemput bola di Desa Rantau Lansat Kecamatan Batang Gansal. Selain perekaman KTP, pembuatan akta dan KK, juga diserahkan sejumlah administrasi kependudukan warga Kecamatan Batang Gansal yang sebelumnya sudah diurus.

    Karena jarak tempuh Desa Rantau Langsat cukup jauh dan jumlah warga yang direkam banyak, terpaksa petugas perekam menginap selama satu malam. Bahkan pada pekan lalu, kegiatan pelayanan jemput bola juga dilakukan di dua desa di Kecamatan Rakit Kulim, yakni Desa Talang Sungai Ekok dan Desa Talang Gedabu berupa perekaman KTP, KK dan akta lahir. Kegiatan jemput bola ini lebih mengutamakan penduduk yang berada di desa terpencil dan sulit.

    Bupati Yopi Siap Sukseskan SP 2020

    Bupati Inhu, H Yopi Arianto SE, menyatakan siap mendukung dan menyukseskan Sensus Penduduk tahun 2020 bahkan Bupati Yopi juga menghimbau pada segenap lapisan masyarakat agar ikut serta dan berpartisipasi penuh terhadap SP 2020.

    Dengan misi mensukseskan SP 2020 serta dalam rangka  memutakhirkan data pribadi atau data keluarga melalui sensus online   dapat menunjang pelaksanaan singgle identity number yang berbasis data kependudukan program sosial pemerintah serta menjadi salah satu misi menuju Inhu  sejahtera.

    Bupati Yopi melalui Disdukscapil melakukan pendataan penduduk dengan membangun database penduduk yang sistematik, terstruktur dan saling berhubungan dengan perangkat lunak, perangkat keras dan jaringan komunikasi data sebagaimana diatur dalam undang undang nomor 23 tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan, undang undang nomor 24 tahun 2013 tentang  perubahan atas undang undang nomor 23 tahun 2006 tentang Adminduk.

    Profil Kabupaten Inhu semester 1 Juni 2019 lalu sesuai dengan data Disdukcapil. Untuk jumlah kecamatan  14, jumlah desa 178, jumlah kelurahan 16, jumlah penduduk 429.536 jiwa, jumlah KK 119.398. Lalu, luas wilayah 7.723,80 km2, kepadatan penduduk  56, perpindahan penduduk 1.508 jiwa, jumlah meninggal 120 orang, perubahan data 299.006 jiwa, dan wajib KTP 290.820 jiwa.




    Sementara jumlah pemeluk agama Islam 391.383 jiwa,  Kristen 30.124 jiwa,  Katholik 6.217 jiwa, Hindu  3 jiwa, Budha 1.227 jiwa, Konghucu 23 jiwa dan  aliran Kepercayaan  559 jiwa. Jumlah penduduk Pria 221.231 jiwa, wanita 208.305 jiwa, status belum kawin 213.592 jiwa, kawin 202.126 jiwa, cerai hidup 3.789 jiwa, cerai mati 10.029 jiwa.

    Selanjutnya, jumlah penduduk berdasarkan usia, usia 0-4 tahun  29.737 jiwa,  usia 5-9 tahun  45.777 jiwa, usia 10-14 tahun 45.635 jiwa, usia 15-19 tahun 41.847 jiwa,  usia 20-24 thn 35.324 jiwa, usia 25-29 tahun 34.649 jiwa, usia 30-34 tahun 37.354 jiwa, usia 35-39 tahun 37.571 jiwa, usia 40-44 tahun 31.222 jiwa,  usia 45-49 tahun 27.481 jiwa, usia 50-54 tahun  21.399 jiwa, usia 55-59 tahun 16.539 jiwa, usia 60-64 tahun 11.204 jiwa, usia 65-69 tahun 6.727 jiwa, usia 70-74 tahun 3.286 jiwa dan usia 75 tahun ke atas 3.784 jiwa.

    Pertumbuhan penduduk, lahir tahun 2018 sebanyak 4.561 jiwa, lahir sebelum tahun 2018  sebanyak 424.361 jiwa. Pertumbuhan penduduk tahun 2016 sebanyak 2,00 persen, pertumbuhan penduduk tahun 2017 sebanyak 1,00 persen dan pertumbuhan penduduk tahun 2018 sebanyak 1,00 persen.

    Lalu, jumlah penduduk berdasarkan usia pendidikan, yakni usia pendidikan 3-4 tahun sebanyak 15.648 jiwa, usia pendidikan 5 tahun sebanyak 8.573 jiwa, usia pendidikan 6-11 tahun sebanyak 56.505 jiwa, usia pendidikan 12-24 tahun sebanyak 26.853 jiwa, usia pendidikan 15-17 tahun sebanyak 24.513 jiwa dan usia pendidikan 18-22 tahun sebanyak 37.503 jiwa.

    Kemudian, jumlah penduduk sesuai jenjang pendidikan, tidak atau belum sekolah sebanyak 108.911 jiwa, belum tamat SD sebanyak  62.180 jiwa, tamat SD sebanyak  102.738 jiwa, SLTP sebanyak 64.378 jiwa,  SLTA sebanyak  72.385 jiwa,  D1 dan D2  sebanyak 2.894 jiwa, D3 sebanyak 3.724 jiwa, S1 sebanyak 11.823 jiwa,  S2 sebanyak 481 jiwa dan S3 sebanyak  22 jiwa.