Inhu
Pemkab Inhu | DPRD Inhu
 
+ INDEX BERITA

11:44 - Apel Siaga Karhutla PT RAU...
17:49 - Sidak PT SSS, DPRD Inhu: K...
12:31 - Lantik 62 Kades Terpilih, ...
13:26 - Milad ke-3 FPI, DPW FPI In...
12:03 - Dua Plt Kadis Dicopot, Ini...
11:46 - Senin Depan, 62 Kades Terp...
10:31 - Dipimpin Bupati, Forkopimd...
12:28 - Pemkab Inhu Gelar Musrenba...
22:09 - PLN Rengat Lakukan Pemadam...
21:03 - Giliran Rengat Barat Gelar...
19:19 - Pemkab Inhu Gelar Musrenba...
12:41 - Sering Resahkan Warga, Pri...
11:12 - Musrenbang Kecamatan Lirik...
12:05 - Musrenbang Kecamatan Sei L...
09:28 - Musrenbang Kecamatan Kelay...
10:11 - Gelar Musrenbang di Rakit ...
16:35 - Resmikan Pasar Rakyat Peka...
10:36 - Sidak ke PT BBF, DPRD Inhu...
16:03 - Hari Kedua, Pemkab Inhu Ge...
14:28 - Gantikan Rekannya, Karyawa...
 
E-Voting Pilkades Serentak Inhu Pertama Diterapkan di Riau
Kamis, 12/12/2019 - 09:51:05 WIB
Sekda Inhu, Hendrizal, didampingi sejumlah pejabat Pemkab Inhu meninjau Pilkades serentak di Inhu.
Sekda Inhu, Hendrizal, didampingi sejumlah pejabat Pemkab Inhu meninjau Pilkades serentak di Inhu.
TERKAIT:

RENGAT - Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di wilayah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) pada 4 Desember lalu berjalan sukses. Sebanyak  61 desa sudah memliki kepala desa terpilih dan menunggu proses pelantikan yang saat ini sudah tidak memiliki permasalahan lagi.

Pelaksanaan Pilkades Inhu saat ini menjadi menarik karena dilaksanakan tidak hanya secara manual seperti biasanya. Tetapi sudah memanfaatkan kemajuan teknologi menggunakan sistim yang disebut e-Voting menggunakan KTP elektronik.

Sebanyak tiga desa telah melaksanakan Pilkades dengan e-Voting masing-masing Desa Batu Gajah di Kecamatan Pasir Penyu, kemudian Desa Sidomulyo di Kecamatan Lirik dan Desa Sungai Baung di Kecamatan Rengat Barat.

Pelaksanaan sistem ini merupakan kerja sama Bagian Pemdes Pemkab Inhu  dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) yang menyiapkan alat untuk mendukung Pilkades dengan sistem e-Voting serta Disdukcapil dengan aplikasi kependudukannya.

"Kabupaten Indragiri Hulu sudah 2 tahun lalu melakukan proses inovasi, melakukan perubahan dalam penyelenggaraan proses pemerintahannya sesuai amanat PP Nomor 38 Tahun 2017 tentang Sistem Inovasi Daerah," ujar Kepala Program Sistem Pemilu Elektronik Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Andrari Grahitandaru.

Pilkades dengan e-Voting menggunakan KTP elektronik. Dimana masyarakat pemilih sebelumnya harus diverifikasi saat datang ke TPS, sehingga tidak ada lagi pemilih ganda atau fiktif.




Andrari menambahkan, Inhu menjadi kabupaten pertama di Riau menggunakan sistem e-Voting. Hal ini patut dibanggakan, khususnya bagi Pemkab Inhu.

Di Indonesia, sudah 27 kabupaten di 11 provinsi yang telah melaksanakan e-Voting berbasis KTP elektronik. "Selamat kepada Inhu, semoga dapat terus berinovasi dan kedepannya setiap desa dapat menjadi desa yang cerdas dimulai dengan pilkadesnya yang sudah menggunakan e-Voting," tukasnya

Bupati Inhu, H Yopi Arianto, memberikan perhatian khusus jelang Pilkades dengan menerbitkan surat edaran yang peruntukannya saat pemungutan suara pemilih. Pegawai dan karyawan serta Siswa agar diberikan dispensasi (diliburkan) untuk mendapatkan hak pilihnya.

Aturan itu berlaku kepada ASN, karyawan dan siswa yang masuk dalam 61 desa se-Kabupaten Inhu yang menggelar Pilkades. Hal ini tertuang dalam surat dengan nomor: 661/UM/XI/2019 pada Kamis (28/11) di Rengat.

Untuk warga biasa, Yopi mengimbau agar tidak berpergian keluar desa atau daerah. Itu bertujuan agar mereka dapat menggunakan hak pilihnya sesuai yang tertuang di poin kelima pada surat edarannya