Inhu
Pemkab Inhu | DPRD Inhu
 
+ INDEX BERITA

12:06 - Pemkab Inhu Semprot Disinf...
11:42 - Mengais Rezeki saat Wabah ...
10:37 - Polres Inhu dan Kodim Semp...
12:41 - Sahabat RAJUT Bagikan 5.00...
10:33 - Teleconference dengan Gubr...
10:16 - Polres Inhu Gelar Apel Pas...
22:19 - DPC PDI Perjuangan Kabupat...
15:42 - Satpol PP Razia Warnet, Di...
11:45 - Imbas Covid-19, Warga Bina...
10:08 - Sekolah di Inhu Diliburkan...
12:19 - Cegah Penyebaran Virus Cor...
14:13 - Ruang Pelayanan dan ruang ...
12:14 - Pemkab Inhu Belum Liburkan...
10:53 - Bupati Inhu Serahkan LKPD ...
13:07 - Cegah Korupsi, Kejari Inhu...
21:01 - Pimpin Sertijab Waka Polre...
11:00 - Cegah Virus Corona, Dinkes...
07:15 - Bupati Inhu Resmikan GOR '...
11:27 - Kondisi Nuri Wulandari, Lu...
11:32 - Ketua TP PKK Inhu Lantik P...
 
Kerap Teror Warga, Akhirnya Buaya di Danau Meduyan Berhasil Ditangkap
Minggu, 30/06/2019 - 10:11:20 WIB
Buaya yang kerap tetor warga berhasil ditangkap.
Buaya yang kerap tetor warga berhasil ditangkap.
TERKAIT:
 
  • Kerap Teror Warga, Akhirnya Buaya di Danau Meduyan Berhasil Ditangkap
  •  

    INHU - Ketakutan masyarakat sedikit mereda. Pasalnya sosok buaya di Wisata Danau Meduyan Desa Kota Lama Kecamatan Rengat Barat Kabupaten Inhu yang sering menteror warga sekitar berhasil ditangkap dengan perangkap.

    Buaya yang berhasil ditangkap pada Sabtu (29/6/2019) sekira pukul 19.30 WIB tersebut memiliki panjang tubuh 3 meter lebih dengan jenis kelamin jantan. Warga pun berbondong bondong penasaran ingin melihat dari dekat sosok buaya yang selama ini menjadi 'momok' menakutkan bagi warga.

    Pantauan di lokasi, buaya yang sudah diikat dengan tali serta kain penutup mata itu dikelilingi warga sekitar mulai dari orang dewasa hingga anak anak memberanikan diri melihat serta memegang langsung buaya tersebut.

    Saat dikonfirmasi, Kepala Desa Kota Lama, Herman Syukur SH mengatakan, buaya tersebut berhasil ditangkap berkat upaya masyarakat sekitar dengan menggunakan perangkap yang sejak dipasang beberapa hari lalu. Kemudian buaya baru bisa ditangkap pada pukul 19.30 WIB.

    "Perangkap sudah dipasang 3 hari lalu, baru bisa ditangkap malam ini karena kebetulan dia keluar dari air dan masuk ke perangkap," jelas Herman.

    Saat penangkapan lanjutnya, warga juga sedikit kesulitan saat akan mengikat serta menenangkan buaya tersebut. Butuh waktu dan beberapa orang warga untuk bisa membawanya ke daratan.

    "Butuh waktu juga dan ramai-ramai menangkapnya," singkatnya.

    Dengan begitu warga tetap diimbau waspada di sekitaran lokasi wisata danau meduyan, pasalnya masih ada buaya yang berkeliaran disekitaran danau. Baik  Warga maupun pengunjung danau diimbau untuk tidak bermain terlalu dekat dengan tepi danau.

    Sementara itu, meski sudah diberitahu ke pihak BKSDA setempat, hingga pukul 23.20 malam BKSDA juga belum datang ke lokasi. Warga sekitar pun juga masih ramai melihat buaya hingga pihak terkait membawanya ke tempat yang lebih aman. 

    Penulis : Andri Subakti
    Editor : Fauzia


    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0813 7176 0777
    via EMAIL: redaksi@halloriau.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)

     
    Berita Lainnya :
  • Rotte Foundation Lakukan Disinfeksi di Masjid Guna Cegah Penyebaran Covid-19
  • HIPMI Paparkan Panduan Jalankan Usaha Tengah Wabah Covid-19
  • Sikapi Status Darurat Corona, KPUD Rohul Tunda Sejumlah Agenda
  • Lagi, 67 TKI dari Malaysia Tiba di Pelabuhan Dumai
  • Telantarkan TKI, Bupati Irwan Akan Stop Rute Kapal ke Selatpanjang
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved