Inhil
Pemkab Inhil | DPRD Inhil
 
 
+ INDEX BERITA

06/04/2020
Hasil Rapid Test 1 Pasien di Inhil Terindikasi Positif Covid-19
06/04/2020
Terhitung 1 April 2020, Layanan Pernikahan di Inhil Tutup Sementara
06/04/2020
Warga Sumbar Diduga Terinfeksi Virus Corona Meninggal Usai Perjalanan dari Tembilahan
05/04/2020
Masih Ditemukan di Tembilahan Tempat Hiburan Permainan Buka
05/04/2020
Cegah Covid-19, Polres Inhil dan Kodim/0314 Terus Lakukan Patroli
05/04/2020
Lawan Pandemik Covid-19, Pemilik Warung Kopi di Tembilahan Mengeluh
04/04/2020
Gugus Tugas Covid-19 Inhil Berlakukan Penutupan Jalan Swarna Bumi Wujud Physical Distancing
04/04/2020
Pemkab Inhil Bersama Forkopimda Pantau Ketersediaan Pangan di Bulog
03/04/2020
Cegah Penyebaran Covid-19, 104 Warga Binaan Lapas Kelas IIA Tembilahan akan Dibebaskan
02/04/2020
Jamin Ketersediaan Bahan Pokok, Disperindag Inhil Sidak 4 Kecamatan
01/04/2020
Melonjak, Jumlah ODP di Inhil Naik Jadi 1.278 Orang
31/03/2020
500 Lebih Personel Tim Gabungan Diterjunkan dalam Penyemprotan Disinfektan Massal di Inhil
30/03/2020
Tim Gabungan Akan Laksanakan Penyemprotan Disinfectant Secara Massal di Tembilahan
30/03/2020
TKI Asal China Jalani Isolasi Mandiri di Tembilahan
28/03/2020
Gedung Islamic Center Jadi Wadah TKI dari Malaysia yang Pulang ke Inhil
27/03/2020
Polsek Tembilahan Hulu Beri Bantuan Sembako kepada Warga Kurang Mampu
26/03/2020
Polres Inhil Lakukan Penyemprotan dan Bagikan 2.000 Liter Cairan Disinfektan di Tembilahan
25/03/2020
Mau Pesta Nikah di Inhil? Siap-siap Dibatalkan
24/03/2020
Polres Inhil Tidak Beri Izin Keramaian, Termasuk Pesta Pernikahan
24/03/2020
Satu Orang PDP Covid-19 Inhil Berangsur Membaik
 
Warga Diterkam Harimau di Inhil, BBKSDA Riau Imbau Masyarakat Tetap Waspada
Jumat, 31/01/2020 - 11:27:01 WIB
Korban terkaman Harimau Sumatera di Pelangiran, Inhil, Riau. 
Korban terkaman Harimau Sumatera di Pelangiran, Inhil, Riau. 
TERKAIT:

INHIL- Darmawan (42) laki-laki Warga Desa Pasir Mas, Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau diterkam Harimau Sumatera di Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Inhil, Kamis (30/1/2020) sekitar pukul 07.00 WIB. Korban pada saat itu bersama dengan para temannya  sedang bekerja mencari kayu di lahan eks Bhara Induk.

Tewasnya korban terkaman Harimau Sumatera dalam kondisi mengenaskan tersebut tentu membuat warga sekitar menjadi resah, terutama warga Kampung Danau Desa Tanjung Simpang Kecamatan Pelangiran yang desanya tidak jauh dari lokasi kejadian.

Diketahui korban meninggal dunia dan ditemukan 50 meter dari lokasi kejadian, dengan keadaan mengalami pendarahan luka robek karena diterkam oleh harimau. Korban mengalami luka akibat gigitan terkaman pada bagian tengkuk leher yang  mengalami patah, tangan kanan korban putus, sebagian lengan kanan korban telah dimakan oleh harimau dan luka bekas gigitan pada bagian kaki kanan korban.

Terkait hal tersebut, Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Riau, Suharyono mengimbau masyarakat agar tetap tenang, waspada dan tidak melakukan perbuatan anarkis terhadap satwa Harimau Sumatera tersebut, karena bisa membahayakan diri sendiri dan orang lain.

“Yang sudah kita semua sama-sama tahu, bahwa tempat itu bagian dari lanscape kerumutan yang merupakan kantong atau habitat harimau sumatera,” kata Suharyono saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler, Kamis (31/1/2020) malam.

Kemudian beberapa hari ini, tim BBKSDA Riau bersama para pemangku kepentingan lainnya, Pemerintah dan Swasta sedang melakukan kegiatan persiapan di lapangan yang juga berada pada landscape yang sama, dalam rangka penanganan 1 ekor satwa Harimau Sumatera yang selama ini meresahkan warga.

“Percayakan kepada aparat pengamanan setempat dan kami untuk melakukan langkah-langkah sesuai dengan kewenangan kami, dan selama ini sudah kami mulai untuk segera menuntaskan permasalahan ini secara tuntas,” lanjutnya.

Suharyono juga menyampaikan berduka cita yang sedalam-dalamnya, dan dia bersama tim BBKSDA Riau akan terus berupaya menangani Harimau Sumatra tersebut agar tidak meresahkan warga, khususnya warga Inhil yang selama ini sering diteror oleh Harimau Sumatera.

“Apabila berdasarkan hasil olah TKP menunjukkan lokasi TKP berada di kawasan hutan, maka sementara dapat disimpulkan bahwa kegiatan tersebut merupakan kegiatan yang tidak sesuai dengan aturan hukum atau perundang-undangan yang berlaku. Karena untuk melakukan aktivitas pencarian kayu dalam kawasan hutan harus berdasarkan ijin yang sah,” tutupnya.

Penulis : Yendra
Editor : Fauzia


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Dinilai Tak Akurat, Pemerintah Bakal Beralih dari Rapid Test Corona ke PCR
  • Banyak Mengandung Vitamin C, Berapa Gelas Sebaiknya Minum Jus Jeruk Tiap Hari?
  • Kadisdikpora Rohul Umumkan Pembatalan UN dan Kelulusan Pelajar Rohul
  • HIPMI Jaya Minta Gubernur Anies Bentuk Gugus Tugas Ekonomi Khusus Jakarta
  • ILC Gelar Perkara Khusus Kasus Karhutla Via Video Teleconference
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved