Inhil
Pemkab Inhil | DPRD Inhil
 
 
+ INDEX BERITA

26 Mei 2020
Pasca Libur Idul Fitri, Bupati Sapa Camat Se-Inhil
24 Mei 2020
Bupati Inhil Apresiasi PLN Usai 5 Desa Dapat Program Desa Berlistrik
23 Mei 2020
Yang Keempat Pasien Covid-19 Inhil Dinyatakan Sembuh
22 Mei 2020
Anak Umur 13 Tahun di Inhil Dinyatakan Sembuh dari Virus Corona
22 Mei 2020
Kembali Hari Ini Satu Pasien Positif Covid-19 Inhil Dinyatakan Sembuh
20 Mei 2020
Kapolres Inhil Kawal Penyaluran BST Tahap Pertama Hingga Dini Hari
20 Mei 2020
Covid-19; Pemkab Inhil Tidak Fasilitasi Shalat Id di Lapangan
20 Mei 2020
Bupati Inhil Launching BST Tahap Pertama
17 Mei 2020
Dua Pasien Positif Covid-19 Inhil Dinyatakan Sembuh
17 Mei 2020
STIFAR Riau Kembali Adakan Kegiatan Bakti Sosial
15 Mei 2020
Seorang Warga Pulau Burung Pasien Baru Corona, Total Jadi 11 Kasus di Inhil
15 Mei 2020
Bupati Inhil Pastikan Check Point di Wilayah Perbatasan Berjalan Sesuai Aturan
15 Mei 2020
TP PKK Inhil Salurkan Bantuan Sembako Bagi Kaum Duafa dan Masyarakat Terdampak Covid-19
14 Mei 2020
Bupati Inhil Harapkan Peran Pemuka Agama Dalam Sosialisasi Seputar Covid-19
14 Mei 2020
Bupati Inhil Serahkan Bantuan Bagi Petugas Posko Perbatasan di Kempas
13 Mei 2020
Butuh Bantuan, Kejang-kejang hingga Keluar Buih di Mulut, Pelajar di Inhil Ini Berharap Segera Pulih
12 Mei 2020
Gugus Tugas Covid-19 Inhil Buka Hotline Pengaduan Terkait Distribusi Bansos
11 Mei 2020
Wabup Inhil Tinjau Sejumlah Posko Covid-19 di Wilayah Perbatasan
10 Mei 2020
Langgar Protokol Covid-19, 26 Orang Diangkut ke Mapolres Inhil
10 Mei 2020
Seorang Warga Pulau Burung Positif Covid-19
 
Warga Diterkam Harimau di Inhil, BBKSDA Riau Imbau Masyarakat Tetap Waspada
Jumat, 31 Januari 2020 - 11:27:01 WIB
Korban terkaman Harimau Sumatera di Pelangiran, Inhil, Riau. 
Korban terkaman Harimau Sumatera di Pelangiran, Inhil, Riau. 
TERKAIT:

INHIL- Darmawan (42) laki-laki Warga Desa Pasir Mas, Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau diterkam Harimau Sumatera di Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Inhil, Kamis (30/1/2020) sekitar pukul 07.00 WIB. Korban pada saat itu bersama dengan para temannya  sedang bekerja mencari kayu di lahan eks Bhara Induk.

Tewasnya korban terkaman Harimau Sumatera dalam kondisi mengenaskan tersebut tentu membuat warga sekitar menjadi resah, terutama warga Kampung Danau Desa Tanjung Simpang Kecamatan Pelangiran yang desanya tidak jauh dari lokasi kejadian.

Diketahui korban meninggal dunia dan ditemukan 50 meter dari lokasi kejadian, dengan keadaan mengalami pendarahan luka robek karena diterkam oleh harimau. Korban mengalami luka akibat gigitan terkaman pada bagian tengkuk leher yang  mengalami patah, tangan kanan korban putus, sebagian lengan kanan korban telah dimakan oleh harimau dan luka bekas gigitan pada bagian kaki kanan korban.

Terkait hal tersebut, Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Riau, Suharyono mengimbau masyarakat agar tetap tenang, waspada dan tidak melakukan perbuatan anarkis terhadap satwa Harimau Sumatera tersebut, karena bisa membahayakan diri sendiri dan orang lain.

“Yang sudah kita semua sama-sama tahu, bahwa tempat itu bagian dari lanscape kerumutan yang merupakan kantong atau habitat harimau sumatera,” kata Suharyono saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler, Kamis (31/1/2020) malam.

Kemudian beberapa hari ini, tim BBKSDA Riau bersama para pemangku kepentingan lainnya, Pemerintah dan Swasta sedang melakukan kegiatan persiapan di lapangan yang juga berada pada landscape yang sama, dalam rangka penanganan 1 ekor satwa Harimau Sumatera yang selama ini meresahkan warga.

“Percayakan kepada aparat pengamanan setempat dan kami untuk melakukan langkah-langkah sesuai dengan kewenangan kami, dan selama ini sudah kami mulai untuk segera menuntaskan permasalahan ini secara tuntas,” lanjutnya.

Suharyono juga menyampaikan berduka cita yang sedalam-dalamnya, dan dia bersama tim BBKSDA Riau akan terus berupaya menangani Harimau Sumatra tersebut agar tidak meresahkan warga, khususnya warga Inhil yang selama ini sering diteror oleh Harimau Sumatera.

“Apabila berdasarkan hasil olah TKP menunjukkan lokasi TKP berada di kawasan hutan, maka sementara dapat disimpulkan bahwa kegiatan tersebut merupakan kegiatan yang tidak sesuai dengan aturan hukum atau perundang-undangan yang berlaku. Karena untuk melakukan aktivitas pencarian kayu dalam kawasan hutan harus berdasarkan ijin yang sah,” tutupnya.

Penulis : Yendra
Editor : Fauzia


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • 373 Warga Binaan Lapas Kelas 2B Pasir Pangaraian Dapat Remisi Khusus Idul Fitri
  • Alhamdulillah, Satu Lagi Pasien Covid-19 di Riau Sembuh
  • Sebelum Diterapkan, Legislatif Minta Pemko Pekanbaru Jelaskan ke Masyarakat Konsep New Normal
  • Polres Inhu Amankan 3 Tersangka Narkoba, Puluhan Paket Sabu Disita
  • Riau Bersiap Jalankan New Normal, Gubri Minta Tetap Perhatikan Protokol Kesehatan
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved