Inhil
Pemkab Inhil | DPRD Inhil
 
 
+ INDEX BERITA

14 September 2020
Bahas Persiapan PSBK, Bupati Inhil Pimpin Rakor Satgas Covid-19
13 September 2020
Satgas Covid-19 Inhil: 2 Warga Positif Covid-19
10 September 2020
Info Covid-19, 4 Warga Inhil Positif dan 1 Sembuh
08 September 2020
50 Personel Polres Inhil Jalani Tes Swab Covid-19
08 September 2020
Bupati Inhil Harapkan Seleksi JTP Hasil Pejabat Berkompeten dan Berintegritas
06 September 2020
Bupati Inhil dan Istri Tinjau Proses Panen Madu di Kecamatan Gaung
04 September 2020
Warga Inhil Kecewa, PNS dan Perangkat Desa Bisa Jadi Petugas Sensus Penduduk 2020
04 September 2020
Lurah Taga Raja Apresiasi Kinerja Mahasiswa Selama Jalankan KKN
04 September 2020
Satpolair Polres Inhil Sosialisasikan Revolusi Mental di Desa Belaras
02 September 2020
Pandemi Covid-19, Polsek Tanah Putih Tanjung Melawan Monitoring Harga Sembako
02 September 2020
Polres Inhil Cek Penerapan Protokol Kesehatan di Perkantoran
01 September 2020
Pemkab Inhil Rapat Sosialisasi Peraturan Mendagri No 64 Tahun 2020 Secara Virtual
30 Agustus 2020
Umur 23 Tahun, Polisi ini Jadi Kapolsek Termuda di Inhil
27 Agustus 2020
Ini Kata Polisi dan BPJS Soal Penemuan Kartu BPJS JKN-KIS di Tong Sampah Tembilahan Beberapa Waktu Lalu
27 Agustus 2020
Veteran di Inhil Meninggal Dunia, Dimakamkan di Makam Pahlawan Yudha Bhakti Parit 6 Tembilahan
25 Agustus 2020
Kodim 0314/Inhil Rapat Anggota Tahunan, Diharap Tingkatkan Kesejahteraan
24 Agustus 2020
Tragis! Satu Keluarga Tewas Terpanggang di Inhil
20 Agustus 2020
Dua Minggu Tanpa Pasien Covid-19, Bupati Inhil Apresiasi Tim Satgas dan Masyarakat
20 Agustus 2020
Diskominfo Inhil Pastikan Hilangnya InPas di Google Play Store Tak Pengaruhi Layanan Informasi
19 Agustus 2020
Satgas Covid-19 Inhil Ungkap Alasan Sejumlah Bantuan Belum Disalurkan
 
Bea Cukai Tembilahan Berhasil Dorong 2 Perusahaan Terima Sertifikat AEO
Kamis, 19 Desember 2019 - 14:35:38 WIB
Bea Cukai Tembilahan dengan Prusahaan yang mendapatkan AEO.
Bea Cukai Tembilahan dengan Prusahaan yang mendapatkan AEO.
TERKAIT:

INHIL- Bea Cukai (BC) Tembilahan berhasil mendorong 2 Perusahaan di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) untuk menerima sertifikat Authorized Economic Operator (AEO) pertama di Remote Area Indonesia.

Dua perusahaan tersebut adalah, PT Pulau Sambu Guntung (PSG) dan PT Riau Sakti United Plantations (RSUP) yang menerima sertifikat AEO dan Surat Keputusan Direktur Jenderal Bea dan Cukai tentang Pengakuan sebagai Operator Ekonomi Bersertifikat (AEO).

Sertifikat diberikan langsung oleh Direktur Teknis Kepabeanan, R Fadjar Donny Tjahjadi di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Jakarta, Kamis (19/12/2019).

Kepala Kantor Bea Cukai Tembilahan, Anton Martin menyebutkan keuntungan yang didapatkan perusahaan anggota AEO selain intangible benefit, perusahaan AEO akan diakui di seluruh dunia sebagai perusahaan yang safe dan secure, serta sebagai mitra bisnis yang patuh dan taat dalam perdagangan internasional.

Anton Martin menjelaskan, penerima sertifikat AEO ini merupakan perusahaan yang dinilai baik oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang diharapkan mampu meningkatkan competitiveness dari produk-produk Indonesia serta menjadi bagian dari international trade untuk kepentingan pertumbuhan ekonomi ke depannya.

“Fasilitas ini diharapkan akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan nasional karena murahnya biaya logistik. Reputasi sebagai Indonesia Trusted Partner juga diharapkan menunjang daya saing produk ekspor Indonesia di dunia internasional,” jelas Anton Martin melalui keterangan tertulisnya kepada Tribun Pekanbaru.

Menurutnya, kontribusi PT PSG dan PT RSUP yang tergabung dalam Sambu Group ini terhadap perekonomian cukup signifikan, karena melakukan ekspor lebih dari 80 negara senilai USD 222,9 Juta pada tahun 2018 dan mempekerjakan lebih 21.000 tenaga kerja serta mengolah rata-rata 5 juta butir kelapa per hari dengan komposisi lebih dari 90% pengadaan bahan baku dari petani lokal.

Sehingga kondisi ini diharapkan menciptakan momentum pertumbuhan ekonomi terutama di luar Pulau Jawa.

“Investasi bisa semakin meningkat dengan memanfaatkan potensi daerah yang bisa dikembangkan agar terjadi pemerataan dan pembangunan dari wilayah pinggiran seperti halnya di Kabupaten Indragiri Hilir sebagai negeri hamparan kelapa dunia,” jelas pria yang akrab disapa Anton ini.

Anton menambahkan, program AEO bukan hanya milik satu instansi pemerintah, namun diharapkan akan ada sinergi yang muncul dengan instansi pemerintah lain yang terkait dengan kegiatan ekspor, impor dan rantai pasokan logistik barang. 

Menurut Anton, terwujudnya sinergi antar instansi pemerintah dan partnership dengan pengguna usaha melalui program AEO, tentu akan memiliki kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi.

“Terbentuknya single risk management antara DJBC dengan instansi pemerintah lainnya an menjadi leverage bagi kemajuan bangsa dan negara,” pungkasnya.

Untuk diketahui, fasilitas AEO berupa simplikasi prosedur kepabeanan melalui program partnership ini menyasar para pelaku usaha yang memiliki kualitas baik merupakan inisiatif dari World Customs Organization (WCO).

Dilatarbelakangi oleh peristiwa terorisme (9/11/2001) di Amerika Serikat dengan tujuan mengamankan rantai pasokan logistik dalam perdagangan internasional, memberikan kepastian, keamanan, dan kenyamanan para pelaku usaha dalam menjalankan usahanya.

Program ini telah disepakati, diakui dan diimplementasikan oleh sekitar 160 negara di dunia, salah satunya Indonesia. Pada tahun 2005, Indonesia telah menandatangani letter of intent WCO SAFE FOS untuk implementasi AEO di Indonesia. 

Menindaklanjuti ini Presiden menerbitkan Inpres Nomor 1 tahun 2010 yang menginstruksikan implementasi AEO dan teknologi informasi untuk mendukung iklim investasi.

Penulis  : Yendra 
Editor : Fauzia


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Hasil Liga Spanyol, Real Madrid Harus Puas Bermain Imbang 0-0 Lawan Real Sociedad
  • Heboh, Warga Kepulauan Meranti Temukan Bayi Terbungkus Kantong Plastik, Masih Hidup
  • Hati-hati, Konsumsi Air Isi Ulang Berbahaya, Bisa Timbulkan Penyakit Serius
  • Urutan Keempat di Sumatera, Sudah 100 Orang di Riau Meninggal karena Covid-19
  • Pekanbaru Tertinggi 119 Pasien, Berikut Sebaran 299 Kasus Baru Covid-19 di Riau
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved