Inhil
Pemkab Inhil | DPRD Inhil
 
 
+ INDEX BERITA

05 Agustus 2020
Bupati Inhil jadi Pemateri Webinar "Sawit Watch"
04 Agustus 2020
Bupati Wardan Tinjau Dua Lokasi Longsor di Tembilahan Hulu
03 Agustus 2020
Fauzar Resmi Gantikan Said Syarifuddin Sebagai Penjabat Sekda Inhil
03 Agustus 2020
HM Wardan Secara Resmi Lepas Ekspor Perdana Kelapa Bulat ke Pelabuhan Batu Pahat Malaysia
01 Agustus 2020
Bupati dan Awak Media Sembelih Tiga Ekor Kerbau
31 Juli 2020
Bupati Inhil Imbau Penerapan Protokol Kesehatan saat Penyembelihan Hewan Kurban
31 Juli 2020
Polres Inhil Potong Hewan Kurban, 400 Kupon Daging Dibagikan ke Masyarakat
30 Juli 2020
Panen Raya Ketahanan Pangan Tembilahan Hulu Hasilkan 12 Pikul Kacang
29 Juli 2020
Dua Pasien Positif Covid-19 di Inhil Dinyatakan Sembuh
29 Juli 2020
Polsek Tembilahan Hulu Pantau Lahan Ketahanan Pangan di 3 Lokasi
24 Juli 2020
Komunitas Peduli Anak Provinsi Riau Dorong Pemkab Inhil Realisasikan Kabupaten Layak Anak
21 Juli 2020
Pria 25 Tahun, Warga Tempuling Positif Covid-19
19 Juli 2020
Pasien M, Warga Sungai Rawa Dinyatakan Sembuh Covid-19
18 Juli 2020
Kontak Erat Pasien M, Seorang Pria Warga Sungai Rawa Positif Covid-19
16 Juli 2020
Tiga Warga Dinyatakan Positif, Inhil Tambah Daftar Panjang Kasus Covid-19
15 Juli 2020
Kapal di Inhil Terbakar, Satu ABK Meninggal, Diduga Akibat Korsleting Listrik Genset
15 Juli 2020
Dihantam Gelombang, Kapal Pembawa Sembako Tenggelam di Kuala Patah Parang Inhil
13 Juli 2020
Diterjang Angin Puting Beliung, Satu Rumah di Inhil Rata dengan Tanah
11 Juli 2020
Bupati Inhil Soroti Ekonomi Seberang Tembilahan dan Akses Transportasi Pasca Longsor
11 Juli 2020
Delapan Rumah dan Pelabuhan Amblas Akibat Longsor di Inhil
 
PERAN Kabupaten Inhil Ingin Tempuling Bebas Karlahut
Jumat, 29 November 2019 - 12:25:34 WIB
 LSM PERAN bekerjasama dengan BPBD, DLH, POLRI, TNI, Disbun Inhil, dan perusahaan laksanakan sosialisasi desa bebas api
LSM PERAN bekerjasama dengan BPBD, DLH, POLRI, TNI, Disbun Inhil, dan perusahaan laksanakan sosialisasi desa bebas api
TERKAIT:

TEMBILAHAN - Untuk meningkatkan kewaspadaan dan pencegahan kebakaran lahan dan hutan, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Perjuangan Anak Negeri (PERAN) bekerjasama dengan unsur BPBD, DLH, POLRI, TNI, Disbun dan Perusahaan melaksanakan sosialisasi Desa Bebas Api di Desa Karya Tunas Jaya dan Desa Teluk Kiambang, Kecamatan Tempuling, 27-28 November 2019 kemarin.

Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan DLHK Kabupaten Inhil, Hj Mena Choriah dalam sosialisasinya mengatakan setiap orang berkewajiban menanggulangi munculnya kebakaran lahan dan hutan.

"Lahan gambut sangat berpotensi untuk terjadinya kebakaran hutan dan lahan apalagi ditemukan gambut yang sangat kering," kata Hj Mena, Kamis (29/11/2019) sore.

Penyebab kebakaran yang disebabkan oleh manusia disebabkan pembukaan lahan yang tidak terkendali, konflik lahan, maupun unsur kelalaian.

Lahan Desa Karya Tunas Jaya dan Teluk Kiambang merupakan lahan gambut dan Mena menyarankan masyarakat desa untuk membuat demplot dan sekat kanal untuk membasahi lahan gambut.

"Sekat kanal cukup efektif untuk membantu meninggikan permukaan air dan membantu membasahi gambut ketika musim kemarau," imbuhnya.

Sekretaris Desa Karya Tunas Jaya Mustakim menyampaikan, bersama Desa Teluk Kiambang desanya menjadi desa binaan dari PT Sumatera Riang Lestari (SRL) untuk program desa bebas api.

"Dengan mengikuti program desa bebas api memotivasi kami menjadikan wilayah desa bisa terbebas dari kebakaran hutan dan lahan," kata Mustakim.

Ia mengaku, bukan hanya pemerintah desa yang aktif tetapi juga perlunya dukungan semua warga desa untuk mewujudkan desa bebas api.

"Kami rutin mensosialisasikan kepada masyarakat jangan sampai ada lahan desa yang mengalami kebakaran hutan dan lahan, dan program desa bebas api yang diberikan oleh perusahaan mensyaratkan wilayah desa nihil kebakaran untuk mendapatkan reward sebanyak Rp100 juta," ungkap Mustakim.

Arsyad, warga Desa Teluk Kiambang menyampaikan kebutuhan akan embung air sebagai tempat cadangan air dan mesin pompa air sebagai alat pemadaman api apabila ditemukan lahan yang terbakar sangat dibutuhkan untuk menunjang program desa bebas api.

Sementara itu, Babinsa Desa Teluk Kiambang Serka Nuryadi dan Bhabinkamtibmas Desa Teluk Kiambang, AKP Asnil Chaniago sepakat mengatakan ada sanksi hukum bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan.

Ketua LSM Perjuangan Anak Negeri (PERAN), Firman menyebutkan, Jumat (29/11/2019), di salah satu warkop Tembilahan, bahwa program desa bebas api yang diberikan oleh PT SRL cukup bagus untuk memotivasi masyarakat desa agar menjaga lahan desa dari kebakaran hutan dan lahan.

Firman menyebutkan, tujuan sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan sebagai upaya edukasi kepada masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan pembukaan lahan dengan cara membakar. 

"Ada sanksi hukum bagi pelaku pembakaran lahan, dan kami tidak ingin masyarakat berurusan dengan hukum akibat membakar hutan dan lahan," pungkas Firman.

Penulis: Yendra
Editor: Yusni Fatimah



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Ini Tips dari Dokter agar Penyandang Diabetes Tak Terinfeksi Covid-19
  • Bawaslu Riau Nilai Penyelesaian Sengketa Pillada di Inhu Sudah Sesuai Prosedur
  • Usai Cekcok dengan Istri, Ayah Satu Anak di Dumai Ditemukan Tewas Gantung Diri
  • Semua Aset di OPD Harus Didata, Pj Sekda Pekanbaru Minta Pejabat Kembalikan Mobil Dinas
  • Jelang MotoGP Ceko, Rossi Minta Nasehat Pembalap F1
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved