Inhil
Pemkab Inhil | DPRD Inhil
 
 
+ INDEX BERITA

07 Juli 2020
Seluruh Pasien Positif Sembuh, Ketua Gugus Tugas Covid-19 Inhil Apresiasi Kinerja Tim Medis
04 Juli 2020
Wujudkan Mini Data Center, Diskominfo Inhil Kunjungi Data Center Pekanbaru
03 Juli 2020
Kabar Gembira, 6 Pasien Positif Covid-19 Inhil Sembuh
03 Juli 2020
Beri Bantuan Perlengkapan Bagi MPA, Bupati Inhil Apresiasi 2 Grup Perusahaan
02 Juli 2020
PT SRL dan Tim Gabungan Padamkan Karhutla di Pekantua Inhil
01 Juli 2020
Kapolres Inhil Kedepankan Kerjasama Atasi Covid-19 dengan Tim Gugus Tugas
01 Juli 2020
Untuk Keempat Kalinya, Pemkab Inhil Sukses Raih Opini WTP
30 Juni 2020
Tepis Pernyataan Penolakan Reses Anggota DPRD Riau, Bupati Inhil: Belum Terima Surat Resmi
30 Juni 2020
Wakil Bupati Inhil Buka Program TMMD Imbangan Tahun 2020
24 Juni 2020
Berselang Sehari, Positif Covid-19 di Inhil Bertambah 9 Kasus
24 Juni 2020
Seorang Tahanan di Mapolres Inhil Positif Corona, 35 Tahanan Jalani Tes Swab
19 Juni 2020
Tim Kukerta Relawan Tembilahan Hilir Kerjasama dengan Puskesmas Gajah Mada Tembilahan
18 Juni 2020
Bupati Inhil Serahkan Kode Desa Aplikasi eDMC-19 Secara Virtual
17 Juni 2020
Hari Ini, 2 Warga Inhil Positif Covid-19
17 Juni 2020
Petani di Inhil Selamat dari Terkaman Buaya, Dapat 40 Jahitan di Kaki
14 Juni 2020
Bupati Inhil Apresiasi Rapat Paripurna Milad ke-55 Sesuai Protokol Kesehatan
13 Juni 2020
Bupati Inhil Lantik 210 Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah Secara Virtual
12 Juni 2020
Bupati Wardan Jenguk Mantan Kadisducapil di RSUD Puri Husada
12 Juni 2020
Milad Ke-55, Pemkab Inhil dan PMI Gelar Donor Darah Bagi ASN dan Non ASN
12 Juni 2020
Bupati Inhil Gratiskan Rapid Test Bagi Pelajar
 
Memprihatinkan, Jembatan Jalai Penghubung 4 Desa Butuh Perhatian Serius dari Pemkab Inhil
Jumat, 15 November 2019 - 11:02:56 WIB
Kondisi jembatan Lintas Jalai saat ini yang rusak di berbagai tempat dan butuh perhatian Pemkab Inhil.
Kondisi jembatan Lintas Jalai saat ini yang rusak di berbagai tempat dan butuh perhatian Pemkab Inhil.
TERKAIT:

INHIL - Jembatan Lintas Jalai yang berada di Dusun Tuah, Desa Keritang, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) butuh perhatian serius dari pemerintah.

Jembatan sepanjang 70 meter dan lebar 4 meter membentang di atas Sungai Keritang yang seluruh badan jembatan berbahan kayu adalah hasil swadaya masyarakat setempat.

Berpuluh tahun lamanya masyarakat bergotong-royong untuk perawatan jembatan. Namun 5 tahun belakangan ini masyarakat mulai lelah dengan perawatan karena sebagian bahan jembatan yang sudah lapuk dimakan usia.

Kini keadaan jembatan semakin memperhatinkan, pasalnya hanya bisa dilewati kendaraan roda dua. Petani mengeluh karena hasil kebun mereka tidak dapat diangkut menggunakan mobil. Terpaksa petani mengeluarkan biaya tambahan agar hasil kebun bisa diangkut truck dengan cara dilangsir menggunakan sepeda motor.

Perlu diketahui, Jembatan Jalai ini adalah penghubung 4 desa, yaitu Desa Keritang, Desa Sekayan, Desa Petalongan dan Desa Sencalang. Begitu vitalnya jembatan ini. Seperti di Desa Sekayan, tepatnya di Dusun Lemang, telah berdiri sekolah SD, SMP, SMA, yang mana sebagian murid-muridnya harus melintasi jembatan ini.

Kepala Desa Keritang, Nazarudin ketika dikonfirmasi awak media, Jumat (15/11/2018) pagi, menyebutkan bahwa wewenang ada di pihak Pemerintah Kabupaten dan pihak desa. Telah berkali-kali pihaknya mengusulkan ke kabupaten agar Jembatan Jalai bisa dibangun sesuai fungsinya yang sangat vital. Sayangnya hingga saat ini belum terealisasi juga.

Sementara Kepala Desa terpilih Sekayan, Jumadi ketika dikonfirmasi awak media tentang permasalahan jembatan sangat mengapresiasi segala upaya untuk pembangunannya.


"Memang Jembatan Jalai bukan berada di wilayah Sekayan, tapi banyak murid-murid sekolah dari Desa Keritang bersekolah di Sekayan melintas jembatan tersebut. Kemudian sebagian petani dari Sekayan mejual hasil kebun harus melintas jembatan. Jadi kita berharap agar pihak berwenang segera membangun jembatan yang sangat vital ini," ungkap Jumadi.

Sementara beberapa warga yang dikonfirmasi awak media sangat mengeluhkan keadaan jembatan juga bertanggapan dan berharap pemerintah segera membangun jembatan tersebut.

"Sekarang ini kami terpaksa mengeluarkan biaya tambahan untuk mengeluarkan hasil kebun karena jembatan tidak bisa dilalui kendaraan roda 4. Sebelumnya kami selalu bergotong-royong untuk perawatan jembatan, tapi karena banyak material jembatan sudah lapuk jadi harus diganti dan itu sulit dilakukan karena bahannya semua dari kayu, sedangkan kayu sulit didapat," ujar Prapto warga sekitar.

Penulis: Yendra
Editor : Yusni Fatimah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Bupati Alfedri, buka Kejuaraan Tenis Lapangan Piala Pelti Cup Siak 2020
  • Seorang Anak di Kuansing Tambahan Satu Kasus Baru Corona di Riau, 2 Pasien di Pekanbaru Sembuh
  • Pelaksanaan Tata Cara Upacara HUT RI di Rohil Masih Tunggu Petunjuk Provinsi
  • Riau Kembali Tambah Satu Pasien Positif, Berikut Sebaran 1.268 Kasus Baru Covid 19 di RI
  • Ditpolairud Polda Riau Gagalkan Penyelundupan Rokok Luffman Ilegal dari Luar Negeri
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved