Inhil
Pemkab Inhil | DPRD Inhil
 
 
+ INDEX BERITA

09/11/2019
Bupati Inhil Terima Penghargaan dari Kodam I/Bukit Barisan
06/11/2019
Tiga Rumah Dinas PU di Tembilahan Hangus Terbakar, Penyebabnya Belum Diketahui
04/11/2019
Wabup: Suasana Tertib dan Kondusif Bentuk Kerja Sama Semua Pihak
03/11/2019
Cegah Penyalahgunaan Narkoba, DMIJ Penyuluhan di Desa Tanjung Lajau
02/11/2019
Ikut Belajar Bersama IWO Inhil, Kepala BPJS Kesehatan Tembilahan: Menulis Memperkaya Cakrawala
30/10/2019
Meresahkan dan Jatuh Korban Jiwa, Warga Pelangiran Minta Pemerintah Evakuasi Harimau Sumatera
30/10/2019
Laporan Anggaran Pemkab Inhil Kembali Dapat Opini WTP
26/10/2019
Kapal Bermuatan Sembako dan Gas Elpiji di Perairan Indragiri Hangus Terbakar
25/10/2019
Wujudkan Sinergitas, Polres Inhil, TNI dan Pemkab Inhil Gelar Olahraga Bersama
24/10/2019
BPS Inhil Goes To Campus Sosialisasi Sensus Penduduk 2020
22/10/2019
Lama Ditunggu, Jalan Penghubung Kecamatan Pulau Burung dan Kateman Akhirnya Dibangun
20/10/2019
Dua Hari Pencarian, Jenazah Winda yang Terjatuh di Perairan Inhil Akhirnya Ditemukan
18/10/2019
Rumah Keluarga Penerima PKH dan Rastra Inhil akan Dipasang Label Khusus
14/10/2019
Lihat Kinerja Pegawai Secara langsung, Wabub Inhil Berkunjung ke Disdukcapil
14/10/2019
Disaksikan Dandim dan Granat, Lapas Kelas IIA Tembilahan Tes Urine Pegawai
03/10/2019
Dari Tenaga Honorer di DPRD Inhil, Kini Mohd Sukanto Jadi Anggota Dewan
03/10/2019
Masuk Hari Pertama TMMD Inhil, Satgas Dibagi Dua Tempat
01/10/2019
Dua Ekor Harimau Sumatera di Inhil Berkeliaran di Pemukiman, Aktivitas Warga Lumpuh
30/09/2019
Puluhan Mahasiswa di Inhil Gelar Aksi Penolakan Revisi UU KPK dan RKUHP
30/09/2019
KK Masyarakat Kabupaten Inhil Tidak Lagi Gunakan Tanda Tangan Kepala Dinas
 
Puluhan Mahasiswa di Inhil Gelar Aksi Penolakan Revisi UU KPK dan RKUHP
Senin, 30/09/2019 - 16:20:57 WIB
Puluhan mahasiswa unjuk rasa di depan kantor DPRD Inhil.
Puluhan mahasiswa unjuk rasa di depan kantor DPRD Inhil.
TERKAIT:

INHIL- Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Pemuda Inhil (AMPI) menggelar aksi di Kantor DPRD Inhil, Senin (30/9/2019).

Kedatangan mahasiswa bermaksud meneruskan lanjutan aksi penolakan revisi UU KPK dan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) kontroversial di sejumlah daerah di Indonesia.

Massa tiba di Kantor DPRD sekitar pukul 10.58 WIB. Kedatangan mahasiswa langsung disambut Wakil Ketua sementara DPRD Inhil, Edi Gunawan dan sejumlah anggota DPRD lainnya.

“Innalilllahi wainna ilaihirraajiuun atas berpulangnya keadilan di negeri kita,” teriak Tasakka seorang mahasiswa yang menyampaikan orasinya.

Selain meneruskan aspirasi penolakan pengesahan RKUHP dan RUU KPK. Kedatangan mereka juga merupakan bentuk kepedulian terhadap seluruh mahasiswa yang saat ini tengah berjuang.

“Di mana-mana mahasiswa mendapat tindakan kekerasan. Di sini kami hadir untuk meneruskan aspirasi rakyat semoga kami tidak mendapat kekerasan,” ucapnya.

Dalam unjuk rasa tersebut, massa juga menuntut Wakil Ketua DPRD Inhil menghadirkan seluruh anggotanya terutama yang bertanda tangan dalam tuntutan aksi pada Senin (16/9) lalu.

“Kemana anggota DPRD lainnya? Kami minta hadirkan semua, paling tidak sebagian,” pintanya.

Sebelumnya, massa mendesak DPRD menyelesaikan masalah Kebakaran Lahan dan Hutan (Karhutla) di Inhil, serta menuntut DPRD mencabut izin korporasi yang terindikasi melakukan pembakaran lahan dan hutan dalam sepuluh hari kerja.

“Kami datang mengingatkan kembali. Bagaimana konsep penyelesaiannya? Sebagai bukti kalau DPRD bekerja,” tegasnya.

Hingga pukul 12.37 massa masih berada di halaman Kantor DPRD untuk menunggu kedatangan seluruh anggota DPRD Inhil.

Di hadapan para anggota DPRD Inhil, ada tiga poin tuntutan yang disampaikan yaitu pemerintah harus bertanggungjawab terhadap mahasiswa aksi yang dirugikan, pemerintah harus menyosialisasikan kepada masyarakat atas RUU yang dibuat, dan meminta konsep 10 hari kerja DPRD yang sudah disepakati dan ditandatangi anggota DPRD tentang karhutla pada 16 September 2019.

Wakil Pimpinan DPRD Inhil sementara, Edi Gunawan menanggapi bahwa tuntutan tersebut akan ditindaklanjuti. Terutama soal Karhutla, sampai saat ini selalu dilakukan pencegahan oleh pemerintah.

"Sejak DPRD Inhil periode kemarin sudah ditangai soal Karhutla," kata Asun, sapaan akrab Edi Gunawan.

Massa aksi kala itu meminta untuk dihadirkan sebagian dari jumlah 45 Anggota DPRD serta berdiskusi dengan Pemkab Inhil.

Untuk itu, disepakati akan melakukan pertemuan lagi dengan waktu yang belum ditentukan. Setelah itu, para peserta aksi membubarkan diri sekitar pukul 13.40 WIB.

Penulis : Yendra
Editor : Fauzia


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Tak Izinkan Ibadah dalam Rumah, Upacara Keagamaan Odalan Dibubarkan Warga
  • Terbitkan Surat Edaran Terkait Bullying, Disdik Prkanbaru: Aktifkan Lagi Peran Guru Kelas dan BK
  • Peringati HKN ke-55, Puskesmas Rimba Melintang Gelar Senam Bersama
  • Kadisparporabud dan Ketua PBSI Lepas Atlet Bulutangkis Inhil
  • Kak Seto Minta Mendiknas Training Ulang Guru di Riau agar Paham UU Perlindungan Anak
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved