Inhil
Pemkab Inhil | DPRD Inhil
 
 
+ INDEX BERITA

27/02/2020
Peserta Aksi Bela Kamarek Kepung Kantor Pengadilan Negeri Tembilahan
27/02/2020
Tak Dapat Solusi, Aksi Demo Bela Kamarek di Inhil Ancam Nginap hingga Esok Hari
27/02/2020
Kebakaran di Rumbai Inhil, 20 Kios Ludes, Kerugian Diperkirakan Rp450 Juta
27/02/2020
Ancam Keselamatan Siswa dan Guru, MTS Hubuddin di Kempas Inhil Nyaris Ambruk
27/02/2020
Simpang Empat Rumbai Inhil Kebakaran Dahsyat, Belum Diketahui Jumlah Bangunan yang Hangus
26/02/2020
Viral Video Pelayanan Kurang Baik di RSUD Puri Husada Tembilahan
24/02/2020
Bupati Inhil Ekspose RTDP BWP Perkotaan ke Kementerian ATR-BPN
19/02/2020
Warga Inhil Diserang Buaya saat Hendak Mandi di Sungai, Kakinya Luka Parah
15/02/2020
Dipusatkan di Desa Nyiur Permai, Bupati Inhil Resmikan Program DMJ Plus Terintegrasi Keritang
14/02/2020
PD BPR Gemilang MoU dengan Kejaksaan Negeri Tembilahan
14/02/2020
Pejabat Eselon III Pemkab Inhil Dilantik, Berikut Daftar Namanya
13/02/2020
Debit Air Sungai Indragiri Naik, Polres Inhil Imbau Pengguna Jalan Waspada
13/02/2020
Kebakaran Lahan Seluas 3 Hektare di Inhil Diduga Masuk Kawasan Konsesi PT IGJA
12/02/2020
Disdukcapil Inhil Canangkan Buka Layanan di Kecamatan
09/02/2020
Satu Rumah di Inhil Hangus Terbakar, Penyebabnya Belum Diketahui
08/02/2020
Bupati Inhil Lantik dan Kukuhkan Pejabat Eselon II, Berikut Nama-Namanya
06/02/2020
Pemda Inhil Akan Data Ulang Masyarakat Miskin Peserta PBI dari APBD
06/02/2020
Disperakim Inhil Susun Berita Acara Proyek Sumur Bor Senilai Rp 10,8 Miliar
05/02/2020
Pemerintah Kabupaten Inhil Kedatangan Tamu dari Mahkamah Agung RI
04/02/2020
Tokoh Masyarakat Inhil Minta Imigrasi Tembilahan Perketat Keberadaan WNA
 
Puluhan Mahasiswa di Inhil Gelar Aksi Penolakan Revisi UU KPK dan RKUHP
Senin, 30/09/2019 - 16:20:57 WIB
Puluhan mahasiswa unjuk rasa di depan kantor DPRD Inhil.
Puluhan mahasiswa unjuk rasa di depan kantor DPRD Inhil.
TERKAIT:

INHIL- Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Pemuda Inhil (AMPI) menggelar aksi di Kantor DPRD Inhil, Senin (30/9/2019).

Kedatangan mahasiswa bermaksud meneruskan lanjutan aksi penolakan revisi UU KPK dan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) kontroversial di sejumlah daerah di Indonesia.

Massa tiba di Kantor DPRD sekitar pukul 10.58 WIB. Kedatangan mahasiswa langsung disambut Wakil Ketua sementara DPRD Inhil, Edi Gunawan dan sejumlah anggota DPRD lainnya.

“Innalilllahi wainna ilaihirraajiuun atas berpulangnya keadilan di negeri kita,” teriak Tasakka seorang mahasiswa yang menyampaikan orasinya.

Selain meneruskan aspirasi penolakan pengesahan RKUHP dan RUU KPK. Kedatangan mereka juga merupakan bentuk kepedulian terhadap seluruh mahasiswa yang saat ini tengah berjuang.

“Di mana-mana mahasiswa mendapat tindakan kekerasan. Di sini kami hadir untuk meneruskan aspirasi rakyat semoga kami tidak mendapat kekerasan,” ucapnya.

Dalam unjuk rasa tersebut, massa juga menuntut Wakil Ketua DPRD Inhil menghadirkan seluruh anggotanya terutama yang bertanda tangan dalam tuntutan aksi pada Senin (16/9) lalu.

“Kemana anggota DPRD lainnya? Kami minta hadirkan semua, paling tidak sebagian,” pintanya.

Sebelumnya, massa mendesak DPRD menyelesaikan masalah Kebakaran Lahan dan Hutan (Karhutla) di Inhil, serta menuntut DPRD mencabut izin korporasi yang terindikasi melakukan pembakaran lahan dan hutan dalam sepuluh hari kerja.

“Kami datang mengingatkan kembali. Bagaimana konsep penyelesaiannya? Sebagai bukti kalau DPRD bekerja,” tegasnya.

Hingga pukul 12.37 massa masih berada di halaman Kantor DPRD untuk menunggu kedatangan seluruh anggota DPRD Inhil.

Di hadapan para anggota DPRD Inhil, ada tiga poin tuntutan yang disampaikan yaitu pemerintah harus bertanggungjawab terhadap mahasiswa aksi yang dirugikan, pemerintah harus menyosialisasikan kepada masyarakat atas RUU yang dibuat, dan meminta konsep 10 hari kerja DPRD yang sudah disepakati dan ditandatangi anggota DPRD tentang karhutla pada 16 September 2019.

Wakil Pimpinan DPRD Inhil sementara, Edi Gunawan menanggapi bahwa tuntutan tersebut akan ditindaklanjuti. Terutama soal Karhutla, sampai saat ini selalu dilakukan pencegahan oleh pemerintah.

"Sejak DPRD Inhil periode kemarin sudah ditangai soal Karhutla," kata Asun, sapaan akrab Edi Gunawan.

Massa aksi kala itu meminta untuk dihadirkan sebagian dari jumlah 45 Anggota DPRD serta berdiskusi dengan Pemkab Inhil.

Untuk itu, disepakati akan melakukan pertemuan lagi dengan waktu yang belum ditentukan. Setelah itu, para peserta aksi membubarkan diri sekitar pukul 13.40 WIB.

Penulis : Yendra
Editor : Fauzia


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • XL Axiata Gelar DigiRace 2020, Buktikan Kehandalan Jaringan Data di Pekanbaru
  • 188 WNI asal Kapal Dream World Berhasil Dievakuasi dan Mulai Diobservasi di Pulau Sebaru
  • Polres Inhu Amankan Seorang Tersangka Pengedar Narkoba
  • Musda Golkar Riau Digelar Besok, Masnur: Kita Siap, Tak Ada Masalah Lagi
  • Pertama Kali Manggung Setelah Ditinggal Ashraf, BCL Tak Kuasa Tahan Air Mata
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved