Inhil
Pemkab Inhil | DPRD Inhil
 
 
+ INDEX BERITA

01 Juni 2020
Bupati Inhil Resmikan Tim Terpadu Penegakan Disiplin Masyarakat Produktif Aman Covid-19
01 Juni 2020
New Normal di Inhil; Tempat Hiburan, Pesta dan Keramaian Tetap Dilarang
31 Mei 2020
Pengerjaan Ruas Jalan Kuala Keritang Tunggu Eksekusi
30 Mei 2020
Dandim 0314/Inhil Pimpin Rakor dan Sosialisasi Persiapan Sambut Era New Normal
29 Mei 2020
Data Grafis Pasien Covid-19 Inhil Terus Turun
28 Mei 2020
Warga Sungai Beringin Tembilahan Gotong Royong Perbaiki Rumah Tidak Layak Huni
26 Mei 2020
Pasca Libur Idul Fitri, Bupati Sapa Camat Se-Inhil
24 Mei 2020
Bupati Inhil Apresiasi PLN Usai 5 Desa Dapat Program Desa Berlistrik
23 Mei 2020
Yang Keempat Pasien Covid-19 Inhil Dinyatakan Sembuh
22 Mei 2020
Anak Umur 13 Tahun di Inhil Dinyatakan Sembuh dari Virus Corona
22 Mei 2020
Kembali Hari Ini Satu Pasien Positif Covid-19 Inhil Dinyatakan Sembuh
20 Mei 2020
Kapolres Inhil Kawal Penyaluran BST Tahap Pertama Hingga Dini Hari
20 Mei 2020
Covid-19; Pemkab Inhil Tidak Fasilitasi Shalat Id di Lapangan
20 Mei 2020
Bupati Inhil Launching BST Tahap Pertama
17 Mei 2020
Dua Pasien Positif Covid-19 Inhil Dinyatakan Sembuh
17 Mei 2020
STIFAR Riau Kembali Adakan Kegiatan Bakti Sosial
15 Mei 2020
Seorang Warga Pulau Burung Pasien Baru Corona, Total Jadi 11 Kasus di Inhil
15 Mei 2020
Bupati Inhil Pastikan Check Point di Wilayah Perbatasan Berjalan Sesuai Aturan
15 Mei 2020
TP PKK Inhil Salurkan Bantuan Sembako Bagi Kaum Duafa dan Masyarakat Terdampak Covid-19
14 Mei 2020
Bupati Inhil Harapkan Peran Pemuka Agama Dalam Sosialisasi Seputar Covid-19
 
Aksi Damai Karyawan Gelper Sampaikan Lima Tuntutan ke Pemda Inhil
Kamis, 05 September 2019 - 15:29:34 WIB
Mutakin Nasri pembina FPMPI beserta rombongan yang menggelar aksi damai.
Mutakin Nasri pembina FPMPI beserta rombongan yang menggelar aksi damai.
TERKAIT:

INHIL- Masyarakat dan karyawan Gelanggang Permainan (Gelper) yang tergabung dalam Forum Pemuda dan Masyarakat Peduli Kesejahteraan Inhil (FPMPI) mendatangi kantor DPRD Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar aksi damai. Massa menuntut Pemerintah Inhil agar memberikan solusi terkait penutupan Gelper beberapa waktu lalu.

Mengingat banyaknya warga atau karyawan Gelper yang kehilangan pekerjaan, Mutakin Nasri pembina FPMPI meminta pemerintah memberikan pertimbangan kembali persoalan penutupan Gelper yang merugikan ratusan warga Inhil.

"Hari ini kami bersama-sama meminta pemerintah setempat untuk memikirkan dan mencari jalan keluar dari permasalahan ini dan tentunya apa pun kendalanya kita akan penuhi asalkan usaha Gelper ini bisa kembali dibuka. Sehingga kita bisa berusaha dan dapat kembali memperkerjakan masyarkat setempat," katanya saat Orasi di halaman kantor DPRD Inhil.

Adapun beberapa tuntutan yang disampaikan massa antara lain, satu, FPMPI meminta pemerintah setempat memberi solusi terhadap ratusan karyawan yang mana tempat mereka mencari, bergantung hidup dan bekerja telah ditutup oleh Pemerintah.

Kedua, pengusaha gelanggang permainan dan sejumlah karyawan yang bekerja meminta pemerintah setempat baik itu Eksekutif dan Legislatif memberi izin terkait usaha Gelper bahkan mereka siap diberi pembinaan dan siap mengikuti aturan yang ada.

Ketiga, FPMPI meminta kepada pemerintah setempat tidak menutup usaha Gelper ini karena ada ratusan orang yang bekerja dan menggantungkan hidup dari usaha Gelper.

Keempat, FPMPI beserta pengusaha Gelper dan juga seluruh karyawan yang bekerja meminta pemerintah setempat untuk bisa hearing, diskusi dan mencari solusi yang terbaik demi kepentingan bersama.

Kelima, selaku pengusaha hiburan di Riau berjanji jika Gelper ini kembali dibuka mereka akan melaksanakan ketentuan yang berlaku dalam operasional dan jam operasional, tidak akan melakukan tindakan perjudian, tidak melanggar atau melakukan tindakan asusila, tidak akan melakukan tindakan yang melanggar hukum dan akan berkontribusi untuk masyarakat setempat dan juga pemerintah seempat.

“Kita minta jalan keluar, pemerintah juga harus memikirkan efek penutupan gelper ini, setidaknya ada pertimbangan karena kita membayar pajak. Soal izin mungkin memang kita salah, tapi seharusnya ada pembinaan juga oleh Pemda Inhil sehingga usaha ini tetap bisa berjalan. Kalau sekiranya kami salah ya silahkan ditegur,” katanya saat diskusi berlangsung di ruang Banggar DPRD Inhil.

Kasatpol PP T M Syaifullah menerangkan bahwa Gelper tersebut telah ditutup oleh pemiliknya sendiri. Penutupan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan bersama pada saat rapat bersama beberapa Ormas waktu lalu dengan mengirimkan Surat Peringatan (SP) 1.

“Merekakan punya hak jawab, mungkin itulah mereka juga melakukan aksi yang sama,” kata TM Syaifullah.

Terkait dengan aksi hari ini, berkisar ratusan orang, TM Syaifullah mengatakan bahwa pihak pengusaha Gelper memiliki hak jawab terkait persoalan tersebut.

Penulis : Yendra
Editor : Fauzia


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Peduli Masyarakat Terdampak Pandemi, XL Axiata Bagikan Sembako di Padang
  • Alhamdulillah, Pasien Covid-19 di Pekanbaru Sembuh Semua, Ini Pesan TAF Buat Tenaga Medis dan Pemko
  • Diduga Hendak Bunuh Diri, Gadis Remaja Ditemukan Pingsan di Taman Pelabuhan BSL Bengkalis
  • Kasus Positif Covid-19 di Inhu Nihil, OTG 4 Orang, PDP Masih Dirawat 1 Orang
  • Ikut Demo Protes Kematian George Floyd, Senator Amerika Dipukul, Disemprot Merica, dan Diborgol
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved