Inhil
Pemkab Inhil | DPRD Inhil
 
+ INDEX BERITA

22/08/2019
Musibah Kebakaran Pasar Tembilahan, Ini Kata Wabub Inhil
22/08/2019
Cerita Buaya Besar dan Kecil yang Menampakan Diri di Area Festival Sampan Leper Inhil
21/08/2019
Bupati Inhil Harapkan Pelayanan Dasar Berbasis Digital Diterapkan OPD Terkait
21/08/2019
Anita Warga Inhil yang Dikabarkan Hilang Ditemukan Tak Bernyawa, Diduga Diterkam Buaya
20/08/2019
Disambut Wabup, 436 Rombongan Jemaah Haji Inhil Tiba di Kampung Halaman
20/08/2019
Koramil 03 Tempuling Lakukan Panen Padi Demplot
20/08/2019
Dinkes Inhil Adakan Pertemuan Evaluasi Program Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat
18/08/2019
HUT ke-74 RI, Bupati Inhil Hadiri Acara Pemberian Remisi Bagi Warga Binaan Lapas Tembilahan
17/08/2019
TRC BPBD Inhil Upacara HUT RI di Lokasi Kebakaran
17/08/2019
Polsek GAS Kunjungi Rumah Warga Berikan Bantuan
17/08/2019
Bupati Inhil Ikuti Renungan Suci dalam Keheningan di TMP Yudha Bakti Tembilahan Hulu
17/08/2019
Kapolres Inhil: Apel Kehormatan dan Renungan Suci Momentum Introspeksi Diri
17/08/2019
Ini Nama-nama Pahlawan Kabupaten Inhil di Makam Pahlawan Yudha Bakti
16/08/2019
Bhayangkari Inhil dan Disdukcapil Gelar Kegiatan Sosial Sampena HUT ke-67
16/08/2019
PC Muslimat NU Inhil Gelar Pelatihan Penyelenggaraan Jenazah
16/08/2019
Bupati Sematkan Anugerah Satyalancana Karya Satya bagi PNS Pemkab Inhil
16/08/2019
Terkait Karhutla di Riau, Ini Kata HMI Tembilahan
16/08/2019
Bupati Inhil Kukuhkan Paskibra Tahun 2019, Prosesi Berlangsung Khidmat
16/08/2019
32 Calon Paskibra Inhil 2019 Dikukuhkan
15/08/2019
Bupati Inhil Pimpin Rapat Final Persiapan HUT ke-74 RI dan Pencanangan Program Rumah Tahfidz
 
Nazwa Bocah Cilik Ini Butuh Biaya Dirawat di RS Pekanbaru
Rabu, 14/08/2019 - 14:32:19 WIB
Nazwa terbaring melawan sakit yang dideritanya.
Nazwa terbaring melawan sakit yang dideritanya.
TERKAIT:
 
  • Nazwa Bocah Cilik Ini Butuh Biaya Dirawat di RS Pekanbaru
  •  

    INHIL- Malang nasib Nazwa (6 tahun), putri cilik asal Desa Mumpa, Kecamatan Tempuling, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Gadis kecil ini terpaksa harus kuat menahan derita atas penyakitnya dan hanya dapat terbaring lemah di RSUD Puri Husada Tembilahan, tanpa perawatan intensif sesuai dengan penyakit yang dideritanya.

    Menurut informasi yang didapat, anak pasangan Dodi dan Yanti ini mengidap penyakit pembengkakan empedu hati. Disebabkan keterbatasan peralatan medis yang dimiliki oleh RSUD PH, pihak dokter menyarankan agar Nazwa segera dirujuk ke Pekanbaru.

    "Iya pak, sakitnya sudah sangat parah. Trombosit dan HB nya sudah sangat jauh menurun. Kalau kita tahan di sini, kita khawatirkan justru akan lebih parah lagi. Makanya dokter menyarankan agar Nazwa bisa segera dibawa ke Pekanbaru yang memiliki peralatan lebih lengkap," ucap salah seorang perawat saat berbincang dengan awak media, Rabu (14/8/2019).

    Diketahui, Nazwa berasal dari keluarga yang sangat kurang mampu. Dodi ayahnya, sehari-hari hanya bekerja menangkap udang di Sungai Indragiri, sepanjang desanya.

    Menurut Tiar, salah seorang keluarga Nazwa, saat ini pihak keluarga tengah berembuk untuk mencari jalan keluar. Tapi menurutnya, kemungkinan Nazwa akan dibawa pulang saja, mengingat kondisi mereka sekeluarga memang rata-rata keluarga kurang mampu.

    "Inilah kami akan berembuk. Tapi tak taulah bg, kami ni semue, keluarga tak mampu. Rasenye tak sanggup nak membawe anak ini ke Pekanbaru. Untuk makan sehari-hari saje, kami ni kembang kempis bang. Sekarang hanye bise berdoa, semoge ade jalan keluarnye dari Allah," ujar Tiar dengan logat Melayunya yang kental.

    Menurut pantauan, Nazwa saat ini masih berada di RSUD PH Tembilahan, di ruang perawatan anak, Lantai II. Dirinya ditemani oleh kedua orang tua serta kakek nenek dan beberapa orang keluarganya. Jika ada para dermawan yang ingin membantu, silahkan menghubungi Edi, kakek kandung Nazwa di nomor 082392189238.

    Keluarga Nazwa memang sangat berharap akan bantuan dari para dermawan. Sebab berbagai cara juga sudah ditempuh keluarga. Seperti mendatangi Dinas Sosial, diketahui pengurusan Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang bisa menjamin pengobatan gratis memang belum dibuka kembali oleh Pemerintah Pusat sejak ditutup beberapa waktu lalu.

    "Kuotanya penuh dan pusat belum membuka lagi. Tapi bantuan dari Dinas Sosial Inhil ada pak, ya cuma itu, jumlahnya hanya sekitar Rp2 juta saja," terang salah seorang pegawai Dinsos Inhil.

    Sementara itu, BPJS yang baru diurus kemarin, juga baru bisa aktif 15 hari lagi. "Itulah bang, makanya kami dah pusing. Apalagi jalan yang mau kami tempuh," kata Edi, kakek yang selama ini merawat Nazwa.

    Penulis : Yendra
    Editor : Fauzia


    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0813 7176 0777
    via EMAIL: redaksi@halloriau.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)

     
    Berita Lainnya :
  • Bertambah, Jumlah Tersangka Pembakar Lahan di Riau Jadi 37 Orang dan Satu Korporasi
  • 10 Sekolah di Dompu Meningkatkan Performanya Berkat SLI
  • Dari 12 Daerah di Riau, Baru 2 yang Usulkan Tora
  • Kapolda Riau Tinjau Penangkaran Gajah Teso Nilo, Dipastikan Aman dari Karhutla
  • Kejari Belum Terima Salinan Putusan PT Bebaskan Tiga Dokter Terdakwa Tipikor Alkes RSUD Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved