www.halloriau.com
Hukrim
BREAKING NEWS :
Paslon SADAR Terkaya di Pilkada Siak, Paling Miskin...
 
Divonis Dua Tahun Penjara, Terdakwa Penista Agama Tertunduk Lesu
Jumat, 25 Agustus 2017 - 16:48:36 WIB

PEKANBARU - Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru menjatuhkan hukuman 2 tahun penjara kepada SS, oknum mahasiswa warga Siak Hulu, Kabupaten Kampar, yang terbukti diduga menyebarkan ujaran kebencian yang mengandung unsur Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA).

"Menyatakan terdakwa SS terbukti bersalah menyebarkan informasi yang menimbulkan kebencian berdasarkan SARA. Menghukum terdakwa dengan penjara selama dua tahun dan potong masa tahanan selama ini," ujar hakim ketua Abdul Azis, Jumat (25/8/2017).

Majelis hakim dalam amar putusannya, menyebutkan perbuatan terdakwa mengandur unsur melawan hukum. Postingannya menghina cara ibadah umat Islam dan Nabi Muhammad SAW.

Hukuman diberikan dengan pertimbangan hal memberatkan karena perbuatan terdakwa sudah merusak kerukunan umat beragama. Hal meringankan, terdakwa belum pernah dihukum, masih muda dan sudah meminta maaf kepada umat muslim di Pekanbaru dan Indonesia.

Dijelaskannya, hukuman yang diberikan bertujuan tidak untuk pembinaan semata-mata tapi juga pembelajaran bagi terdakwa agar tidak mengulangi perbuatannya di kemudian hari.

Majelis hakim memberikan kesempatan kepada terdakwa untuk menyampaikan upaya hukum selanjutnya. Terdakwa berkoordinasi dengan penasehat hukumnya. "Kami pikir-pikir majelis hakim," kata penasehat hukum terdakwa, Sangur.

Hukuman ini lebih ringan dua tahun penjara dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Syafril dan kawan-kawan. Sebelumnya, JPU menuntut terdakwa dengan penjara 4 tahun.

Perbuatan itu dilakukan terdakwa saat berada di kampus UIR, pada Senin tanggal 20 Maret 2017. Berawal dari rasa sakit hati terdakwa dengan akun instagram Pangeranmuda54 yang menghina agama terdakwa.

Dari screenshoot postingan IG sonnydriviking tertera kalimat yang menjurus provokasi yang berbau SARA. Dalam postingan, terdakwa menulis kalimat yang mengandung unsur penghinaan cara ibadah umat Islam.

"Indikator dalam postingan terdakwa adalah cabul, saling membunuh, kata auuuuoo akbar, dan menggunakan kata-kata nungging. Kalimat-kalimat itu jelas dan nyata mengandung penistaan dan penghinaan terhadap Agama Islam dan Nabi Muhammad," kata JPU.

Kalimat selanjutnya dikirim terdakwa ke IG pangeranmuda45 dan di instagram terdakwa sendiri. Kalimat itu dibaca oleh banyak orang hingga menimbulkan gejolak di masyarakat hingga terdakwa dilaporkan Front Pembela Islam (FPI) ke Polda Riau. Terdakwa diserahkan keluarganya ke Polsek Siak Hulu pada Rabu 23 Maret 2017.

Terdakwa terbukti melanggar Pasal 45 A ayat (2) Jo Pasal 28 ayat (2) Undang-undang (UU) RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Penulis   : Helmi
Editor    : Unik Susanti

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Penistaan agama.Polisi Tangkap Warga Inhil Penista Agama, Suruh Pengikutnya Injak dan Robek Alquran
Divonis Dua Tahun Penjara, Terdakwa Penista Agama Tertunduk Lesu
Terdakwa Kasus Penistaan Agama Dituntut 4 Tahun Penjara
  Berkas Perkara Home Industri Miras Oplosan Masih Diteliti Jaksa
Dihadang Polisi, Dua Pria Ini Buang Bungkusan Plastik dan Ternyata Isinya 2 Kg Sabu
Kediaman JasriadiKetua Saracen Ditangkap di Pekanbaru, Polda Riau Minta Warga Tak Percaya Berita Hoax

 
Berita Lainnya :
  • Paslon SADAR Terkaya di Pilkada Siak, Paling Miskin...
  • Tindak Lanjut Hearing dengan Komisi II DPRD, Pemdes dan Masyarakat Batas Desak PT SSL Kembalikan Lahan 2.753 Hektar
  • Lab Biomolekular RSUD Arifin Achmad Periksa 1.317 Sampel Per Hari
  • Penyebab Kasus Positif Corona di Indonesia Terus Meningkat
  • Deklarasi Damai, Bawaslu Rohil Tegaskan Kampanye harus Ikuti Protokol Kesehatan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Beli Rumah untuk Curi Minyak
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved