Boy Hutagalung dibebaskan Polisi karena tak terbukti membawa bom di dalam tas nya " /> Boy Hutagalung dibebaskan Polisi karena tak terbukti membawa bom di dalam tas nya " />
www.halloriau.com
BREAKING NEWS :
Bertambah 513 Pasien Covid-19 di Riau, Berikut Sebarannya, Pekanbaru Tertinggi 245 Kasus
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Tak Ada Bom Dalam Tas, Boy Hutagalung Dibebaskan
Minggu, 17 Januari 2016 - 13:29:24 WIB

PEKANBARU - Setelah Jumat (15/1/2016) diamankan oleh Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pekanbaru karena diduga membawa bahan berbahaya berupa bom didalam ranselnya, pria asal Pematang Siantar bernama Boy Hutagalung (28) akhirnya dibebaskan usai menjalani pemeriksaan di Unit Kejahatan dan Kekerasan (Jahtanras) Polresta Pekanbaru.

Wakil Kepala Polresta Pekanbaru, AKBP Sugeng Putut Wicaksono SIK, mengatakan, usai dilakukan penggeledahan oleh tim Gegana Polda Riau dilapangan Brimob Polda Riau terhadap tas ransel milik Boy yang diduga berisi bahan peledak tersebut ternyata hanya berisi sejumlah pakaian milik yang bersangkutan.

Awalnya, ketika Boy diamankan dari bawah flyover Jalan Sudirman-Jalan Tuanku Tambusai, petugas menduga jika didalam tas ransel hitam tersebutr berisi benda berbahaya. Pasalnya, saat dilakukan pengecekan menggunakan metal detector, alat pelacak benda metal dan bahan peledak tersebut berbunyi.

"Namun ketika dibawa ke halaman Brimob Polda Riau untuk digeledah, yang ditemukan hanya pakaian milik Boy dan sejumlah alat tulis, gunting serta kabel charger. Sementara bahan peledak tidak ditemukan didalam tas tersebut," ujar Putut.

Dijelaskannya, dari hasil pemeriksaan oleh penyidik Unit Jahtanras Polresta Pekanbaru, yang bersangkutan tidak memiliki keterkaitan dengan aksi terorisme ataupun terlibat dalam kelompok yang kerap menggunakan bahan peledak sebagai senjata utamanya itu.

"Pengakuan Boy, dia baru datang ke Pekanbaru Kamis (14/1/2016) sekitar pukul 05.00 WIB hari yang sama saat kejadian ledakan bom di Sarinah Jakarta. Namun, maksud kedatangannya ke Pekanbaru bukan untuk meledakkan pos polis, tapi untuk mencari pekerjaan di Kota Bertuah ini," jelasnya.

Karena, pria yang dulunya bekerja sebagai penjaga warung internet (warnet) tersebut tidak memiliki saudara ataupun tempat tinggal di Pekanbaru. Putut melanjutkan, yang bersangkutan pergi berkeliling Pekanbaru untuk mencari pekerjaan dan melintas didepan rumah dinas Kepala Polda Riau.

"Karena cara berpakaian dan ransel dibawanya mencurigakan, petugas jaga rumah dinas Kapolda memanggilnya, namun yang bersangkutan pergi melarikan diri dan akhirnya diamankan ketika berisitirahat di bawah flyover depan Gramedia," ucap Putut.

Saat ini, mantan Kapolres Siak itu menuturkan, pihaknya sudah membebaskan Boy karena tidak terbukti membawa barang berbahaya atau pun bahan peledak, yang bersangkutan pun tidak terbukti memiliki keterkaitan dengan pelaku teror.

"Boy sudah kita bebaskan," pungkasnya.

Penulis : Barkah
Editor : Unik Susanti

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA LAINNYA    
IlustrasiBertambah 513 Pasien Covid-19 di Riau, Berikut Sebarannya, Pekanbaru Tertinggi 245 Kasus
Megawati SoekarnoputriMegawati Sebut Tuhan Bersama Orang Miskin, Said Didu: Tapi Tidak yang Miskinkan Rakyatnya
Valentino Rossi sanggup bersinar di MotoGP Prancis? Foto: OkezoneJadwal MotoGP Hari Ini: Marc Marquez Menggila di Prancis, Bagaimana dengan Rossi?
Foto: CNNIndonesiaIsrael Gempur Gaza, 109 Orang Tewas, 28 di Ataranya Anak-anak
IlustrasiWaktu Tercepat Pandemi Covid-19 Hilang Diungkap Menkes, Berapa Tahun Lagi?
  Gubri Syamsuar Terharu, Gubri Meneteskan Air Mata Saat Silaturahmi Virtual dengan Nakes dan Pasien Covid-19
IlustrasiGadis di Pekanbaru Nyaris Diperkosa Pemuda Saat Hendak Mandi, Dicekik dan Dipaksa Minum Cairan
IlustrasiSetelah Lebaran, 4 Shio Ini Usahanya Melejit dan Keuangan Makin Meroket
IlustrasiWaduh, Virus Corona Berpeluang Sebabkan Impotensi Jika Nempel di Penis, Kok Bisa?
IlustrasiBejat! Disuguhi Adegan Langsung Suami Istri, Janda Muda 18 Tahun Diperkosa, Direkam Istri Pelaku
Komentar Anda :

 
 
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2021 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved