www.halloriau.com  
BREAKING NEWS :
Sukmawati Keluar dari Islam Tepat di Usianya yang ke-70
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Mantan Istri Pertama Diduga Palsukan Permohonan Isbat Nikah untuk Kuasai Harta Gono-gini
Rabu, 13 Oktober 2021 - 20:50:26 WIB
Ketua LPK Citra Mandiri, Syahril Agoes
Ketua LPK Citra Mandiri, Syahril Agoes

PEKANBARU - Lembaga Perlindungan Konsumen (LPK) Citra Mandiri menemukan adanya dugaan pidana penipuan serta pemalsuan dalam permohonan Isbat nikah di Pengadilan Agama Rantauprapat. Permohonan tersebut diajukan oleh M (57) yang diketahui telah bercerai dengan pria berinisial J yang saat ini telah meninggal dunia. 

Dugaan pemalsuan itu dilakukan oleh M diduga untuk menguasai harta gono-gini dari almarhum mantan suami, yang diketahui sudah berstatus menikah dengan L, warga Desa Sungai Meranti, Bengkalis, saat dia meninggal dunia.

"M mengajukan isbat nikah di Pengadilan Agama Rantauprapat. Dalam permohonan tersebut M mendalilkan bahwa semenjak menikah siri dengan J pada tahun 1978, dia belum pernah bercerai," jelas Ketua LPK Citra Mandiri, Syahril Agoes kepada Halloriau.com, Rabu (13/10/2021).

Setelah permohonannya disidangkan, maka terbitlah putusan dengan nomor 1272/Pdt.G/2021/PA.Rap. Berdasarkan putusan tersebut M telah memperoleh akta nikah nomor 272/16/IX/2021 tertanggal 20 September 2021.

"Namun setelah kita tindaklanjuti atas pengaduan istri kedua mantan suaminya inisial L, faktanya antara M dengan almarhum J telah bercerai. Dan M pun telah menikah secara tidak tercatat atau menikah siri lagi dengan seorang pria lain yang sudah beristri," bebernya. 

Temuan itu, kata Syahril, dikuatkan oleh status bercerai hidup belum tercatat pada identitas (KTP) dan kartu keluarga M yang sudah lama terbit sebelum permohonan isbat nikah diajukan ke pengadilan. 

Bukan hanya itu, Syahril menerangkan, surat keterangan kematian yang digunakan M saat mengajukan isbat nikah juga diduga dibuat dengan tidak seharusnya. 

"Almarhum mantan suaminya berdomisili dan wafat di Desa Sungai Meranti, Bengkalis dan telah diterbitkan surat keterangan kematiannya oleh desa tersebut. Akan tetapi surat keterangan kematian yang digunakan M dalam pengajuan isbat nikah tersebut adalah surat keterangan kematian yang diterbitkan oleh Dusun Sumberjo, Desa Asam Jawa, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhan Batu Selatan, Provinsi Sumatra Utara yang bukan wilayah kewenangan desa tersebut. Hal ini diduga sengaja dilakukan agar hakim percaya bahwa M masih serumah dengan almarhum hingga wafat," tambahnya. 

Selain itu, lanjut Syahril, dalam pengajuan isbat nikah itu, M beralasan untuk keperluan mengurus keberangkatan haji. Namun ternyata, digunakannya untuk dijadikan alat bukti gugatan harta bersama yang diajukan oleh L, yang merupakan istri sah almarhum J di Pengadilan Agama Bengkalis.

"Kami telah mendapatkan klarifikasi dari Kantor KUA Kecamatan Merbau, Kantor Pengadilan Agama Rantauprapat, dan kuasa hukum L atas gugatan harta bersama atau gono-gini. Kami juga telah menyurati Bank Riau Kepri Capem Kandis agar putusan tersebut tidak digunakan untuk pengambilan tabungan almarhum," ujarnya. 

Syahril mengatakan, pihaknya telah mengajukan pembatalan isbat nikah yang dikeluarkan Pengadilan Agama Rantauprapat kepada M.

"Dari pihak istri sah almarhum, ibu L, dia ingin kalau memang M mau diselesaikan secara damai, kami membuka pintu. Tapi kalau memang tetap ingin dilanjutkan secara hukum kami siap," tukasnya.

Penulis: Bayu
Editor: Rico

 


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Sukmawati SoekarnoputriSukmawati Keluar dari Islam Tepat di Usianya yang ke-70
Wakil Presiden Maruf AminMa'ruf Amin: Kemiskinan Tidak Selesai Hanya dengan Bansos
IlustrasiDisdik Pekanbaru Minta Sekolah Hanya Berlakukan PTM Satu Sesi
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga HartartoMenko Airlangga Sebut Program Kartu Prakerja Sukses Kurangi Dampak PHK
Pasar Cik Puan PekanbaruDPRD Pekanbaru Pertanyakan Kepastian Pembangunan Pasar Cik Puan
  Penyampaian materi pelatihan Anugerah Jurnalistik Adinegoro yang digelar PWI Riau. PWI dan SKK Migas Sosialisasi LKTJ Migas dan Anugerah Jurnalistik Adinegoro
Sukmawati SoekarnoputriAnak dan Keluarga Setuju Sukmawati Soekarnoputri Pindah Agama Hinda
Barang bukti yang diamankan polisi. Polisi Ungkap Penimbunan BBM Jenis Solar di Rohul, 3 Orang Diamankan
Tinjau pelaksanaan vaksinasi di sekolahDukung PTM Nyaman, Vaksinasi di Kepulauan Meranti Sasar Kalangan Pelajar
Ekspose Potensi Kampung Tanjung Kuras Kecamatan, Sungai Apit, di Kantor Bupati Siak, Jamat (22/10/2021).Pantai Beting dan Hutan Mangrove Tanjung Layang Potensi Wisata Bahari Tersembunyi
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Penyambungan Pipa Proyek IPAL di Simpang Jl Teratai-Jl Ahmad Dahlan
 
 
 
 
 
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2021 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved