www.halloriau.com  
BREAKING NEWS :
Sukmawati Keluar dari Islam Tepat di Usianya yang ke-70
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Pembunuh TNI Minta Maaf ke Atasan dan Keluarga Korban
Jumat, 24 September 2021 - 22:54:33 WIB
Pelaku diamankan polisi.
Pelaku diamankan polisi.

JAKARTA - Tersangka berinisial I yang menusuk prajurit TNI Sertu Yorhan Lopo meminta maaf atas perbuatan yang dilakukannya di Cimanggis, Depok, Jawa Barat.

Permintaan maaf ini juga disampaikan kepada atasan korban yakni Komandan Menzikon Puziad TNI AD, Kolonel Czi Nurdihin Adi Nugroho yang turut hadir dalam konferensi pers di Polrestro Depok, Jumat (24/9/2021).

"Minta maaf Bapak untuk perlakuan saya kepada anggota Bapak, terutama buat keluarganya, saya minta maaf, terima kasih," kata tersangka I seperti dikutip dari CNN Indonesia. 

Dalam kesempatan itu, tersangka I mengaku bahwa dirinya tak mengenal korban Yorhan. Ia juga menyatakan bahwa aksinya itu dilakukan secara spontan.

"Enggak kenal (dengan korban)," ujarnya.

Sementara itu, Komandan Menzikon Puziad TNI AD, Kolonel Czi Nurdihin Adi Nugroho menyampaikan bahwa pihaknya menyerahkan kasus ini ke pihak kepolisian. Sebab, tersangka dalam kasus ini merupakan seorang warga sipil.

"Kami percaya pada Polres yang akan melakukan proses hukum lanjutan," ucap Nurdihin.

Sebelumnya, Sertu Yorhan Lopo meninggal dunia karena ditusuk saat mencoba melerai perkelahian pada Rabu (22/9).

Ini bermula saat seseorang berinisial M dan A terlibat konflik. Konflik berlanjut dan M memanggil rekan-rekannya dari Jakarta Selatan.

Saat itu, korban Yorhan yang merupakan prajurit TNI datang dan mencoba melerai. Namun, nahas ia justru ditusuk oleh tersangka I.

Kapolres Metro Depok Kombes Imran Edwin Siregar menyebut tersangka I menusuk prajurit TNI, Sertu Yorhan Lopo karena dalih solidaritas.

"Pelaku tidak mabuk cuma karena solidaritas teman-temannya saja," kata Imran di Mapolres Metro Depok, Jawa Barat, Jumat (24/9/2021).

Atas perbuatannya, tersangka I dikenakan Pasal 338 KUHP dan Pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman pidana 15 tahun penjara. (*)

 


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Sukmawati SoekarnoputriSukmawati Keluar dari Islam Tepat di Usianya yang ke-70
Wakil Presiden Maruf AminMa'ruf Amin: Kemiskinan Tidak Selesai Hanya dengan Bansos
IlustrasiDisdik Pekanbaru Minta Sekolah Hanya Berlakukan PTM Satu Sesi
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga HartartoMenko Airlangga Sebut Program Kartu Prakerja Sukses Kurangi Dampak PHK
Pasar Cik Puan PekanbaruDPRD Pekanbaru Pertanyakan Kepastian Pembangunan Pasar Cik Puan
  Penyampaian materi pelatihan Anugerah Jurnalistik Adinegoro yang digelar PWI Riau. PWI dan SKK Migas Sosialisasi LKTJ Migas dan Anugerah Jurnalistik Adinegoro
Sukmawati SoekarnoputriAnak dan Keluarga Setuju Sukmawati Soekarnoputri Pindah Agama Hinda
Barang bukti yang diamankan polisi. Polisi Ungkap Penimbunan BBM Jenis Solar di Rohul, 3 Orang Diamankan
Tinjau pelaksanaan vaksinasi di sekolahDukung PTM Nyaman, Vaksinasi di Kepulauan Meranti Sasar Kalangan Pelajar
Ekspose Potensi Kampung Tanjung Kuras Kecamatan, Sungai Apit, di Kantor Bupati Siak, Jamat (22/10/2021).Pantai Beting dan Hutan Mangrove Tanjung Layang Potensi Wisata Bahari Tersembunyi
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Penyambungan Pipa Proyek IPAL di Simpang Jl Teratai-Jl Ahmad Dahlan
 
 
 
 
 
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2021 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved