www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Cek Harga Emas Antam Hari Ini di Pekanbaru
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


KPK Kembangkan Penyidikan Suhardiman Amby, Selidiki Dugaan Dana HPT dari Anggota KUD
Rabu, 08 Juli 2026 - 11:10:46 WIB
Bupati Kuansing, Suhardiman Amby Cs kenakan rompi orange dan ditahan KPK pasca OTT di Pemkab Kuansing.(foto: kompas.com)
Bupati Kuansing, Suhardiman Amby Cs kenakan rompi orange dan ditahan KPK pasca OTT di Pemkab Kuansing.(foto: kompas.com)

PEKANBARU – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengembangkan penyidikan terhadap Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) nonaktif, Suhardiman Amby. Selain mengusut dugaan suap terkait pengisian jabatan Sekretaris Daerah (Sekda), penyidik juga mendalami dugaan pengumpulan dana dari anggota koperasi untuk pengurusan pelepasan kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT).

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan penyidik menduga Suhardiman mengumpulkan uang dari 914 anggota koperasi unit desa (KUD) yang mengelola lahan seluas sekitar 1.828 hektare.

"Bupati ini juga mengumpulkan sejumlah uang dari 914 anggota KUD untuk pengurusan pelepasan izin kawasan hutan," kata Budi kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (7/7/2026).

Menurut Budi, pengumpulan dana tersebut diduga berkaitan dengan proses pelepasan kawasan HPT yang menjadi kewenangan Kementerian Kehutanan. Dana itu, kata dia, diduga dihimpun dengan alasan untuk mengurus proses pelepasan kawasan hutan.

KPK juga menduga dana yang dikumpulkan dari anggota koperasi tidak disimpan dalam bentuk rupiah, tetapi dikonversi ke valuta asing berupa dolar Singapura.

"Dalam pengumpulan uang tersebut, diduga uang-uang yang dikumpulkan kemudian dikonversi dalam bentuk dolar Singapura," ujarnya.

Diduga Berasal dari SHU Anggota KUD

Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein, sebelumnya menyampaikan dana yang diminta kepada anggota koperasi diduga berasal dari sisa hasil usaha (SHU) para anggota KUD yang merupakan petani di Kuansing.

"Adapun uang yang diminta diduga adalah sebagian dari sisa hasil usaha anggota KUD yang merupakan para petani di Kuansing. Dengan kata lain, penghasilan para petani yang berkisar ratusan ribu rupiah per bulannya tersebut harus dipotong setengahnya," kata Taufik.

Penyidik KPK juga masih mendalami dugaan gratifikasi yang berkaitan dengan penyerahan amplop kepada Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni. Dugaan konversi dana ke mata uang asing disebut menjadi bagian dari pengembangan penyidikan.

Dalam mekanisme pelepasan kawasan HPT, pemerintah daerah hanya memiliki kewenangan memberikan rekomendasi teknis. Adapun keputusan mengenai pelepasan kawasan hutan merupakan kewenangan Kementerian Kehutanan.

Berawal dari Kasus Dugaan Suap Sekda

Sebelumnya, KPK menetapkan Suhardiman Amby sebagai tersangka dalam perkara dugaan suap terkait pengisian jabatan Sekretaris Daerah Kabupaten Kuantan Singingi.

Dalam perkara tersebut, Suhardiman diduga menerima suap berupa satu unit Toyota Land Cruiser senilai sekitar Rp2 miliar dari Zulkarnain sebagai syarat pengangkatannya menjadi Sekda.

Selain Suhardiman, KPK juga menetapkan Sekretaris Daerah Kuansing, Zulkarnain, serta Direktur Utama PT Mitra Ideal Consultant (MIC), Ardiles, sebagai tersangka.

Hingga kini, KPK terus mengembangkan penyidikan untuk menelusuri dugaan tindak pidana korupsi lain, termasuk dugaan pungutan terhadap anggota koperasi untuk pengurusan pelepasan kawasan HPT dan dugaan aliran dana yang berkaitan dengan proses tersebut.(*)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ilustrasi harga emas Antam di Pekanbaru bertahan tinggi (foto/int)Cek Harga Emas Antam Hari Ini di Pekanbaru
Ilustrasi waspada hujan lebat disertai petir dan angin kencang di Riau (foto/int)Sebagian Besar Riau Berpotensi Diguyur Hujan, Ini Peringatan BMKG
Walikota Pekanbaru Agung Nugroho.Penyegaran Birokrasi Dimulai, Agung Nugroho Lantik 16 Pejabat Baru di Lingkungan Pemko Pekanbaru
ilustrasi.Jadwal Final Piala Dunia 2026: Spanyol vs Argentina, Siapa yang Akan Angkat Trofi?
Koordinator TRC RPK PT Arara Abadi-APP Group, M Sutrisno (kanan) bersama FOMHead PT Arara Abadi-APP Group, Richard Sudinardo Sihombing.(foto: barkah/halloriau.com)Impian Bisa Naik Helikopter Bawa Sutrisno Berkali-kali Bertaruh Nyawa jadi Garda Terdepan Pemadam Karhutla
  Ilustrasi Riau masih rawan Karhutla (foto/ist)Riau Terdeteksi 28 Hotspot, Bengkalis Terbanyak
Suzuki XL7.Black Sporty Jadi Senjata Baru Suzuki New XL7 Alpha Hybrid, Tampil Lebih Modern dan Elegan
ist.Mitsubishi Siapkan Kejutan Besar, Dua Model Baru Resmi Melantai Hari Ini
ilustrasi.Fantastis! Ekspor Sawit Riau Melonjak 13,54 Persen, Kuasai Lebih dari Separuh Ekspor Nonmigas
Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Kota Pekanbaru, Aidhil Nur Putra SH di RT 03 RW 03, Kelurahan Tampan, Kecamatan Payung Sekaki.(foto: mimi/halloriau.com)Reses Perdana Aidhil Nur Putra Diserbu Aspirasi Warga Payung Sekaki, Bansos Jadi Sorotan
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved