www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Plt Bupati Kuansing Ajak Generasi Muda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Bongkar Jaringan Pemburu Gajah, Kombes Pol Risahondua Raih Penghargaan Menhut
Senin, 09 Maret 2026 - 20:14:17 WIB
Dirreskrimum Polda Riau, Kombes Pol Muhammad Hasyim Risahondua terima penghargaan dari Menhut.(foto: barkah/halloriau.com)
Dirreskrimum Polda Riau, Kombes Pol Muhammad Hasyim Risahondua terima penghargaan dari Menhut.(foto: barkah/halloriau.com)

PEKANBARU – Keberhasilan aparat kepolisian mengungkap kasus perburuan gajah Sumatera di Kabupaten Pelalawan mendapat perhatian langsung dari Menteri Kehutanan (Menhut), Raja Juli Antoni.

Pemerintah memberikan apresiasi kepada Polda Riau atas kerja keras mengungkap jaringan pemburu satwa dilindungi tersebut.

Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Menhut saat konferensi pers di Mapolda Riau, Selasa (3/3/2026).

Salah satu penerima penghargaan adalah Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Riau, Kombes Pol Muhammad Hasyim Risahondua.

Raja Juli Antoni menyampaikan, penghargaan tersebut merupakan bentuk pengakuan atas dedikasi aparat kepolisian dalam menindak kejahatan terhadap satwa liar yang dilindungi.

“Atas nama Kementerian Kehutanan saya memberikan penghargaan. Walaupun hanya secarik kertas, tentu ini tidak bisa membayar kerja keras, kerja ikhlas, kerja cerdas, dan kerja tuntas jajaran Kepolisian Daerah Riau,” ujar Raja Juli Antoni.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran kepolisian dari tingkat pusat hingga daerah yang dinilai berhasil menunjukkan profesionalisme dalam menangani kasus lingkungan.

“Saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolri dan Kapolda Riau beserta jajaran. Terasa sekali bahwa kepolisian di bawah kepemimpinan Kapolri Pak Sigit semakin profesional dalam melindungi dan melayani masyarakat sehingga kasus ini dapat diungkap dengan baik,” katanya.

Menurut Raja Juli, keberhasilan pengungkapan kasus tersebut sekaligus mematahkan keraguan publik terhadap kemampuan aparat dalam menindak pelaku kejahatan terhadap satwa liar.

“Kasus seperti ini seringkali membuat publik pesimis akan bisa diungkap. Namun dengan kepemimpinan yang kuat serta implementasi yang baik di lapangan, kasus ini akhirnya dapat diungkap secara tuntas,” tambahnya.

Dalam pengungkapan kasus tersebut, Polda Riau berhasil menangkap 15 orang tersangka yang diduga terlibat dalam jaringan perburuan gajah Sumatera. Selain itu, tiga pelaku lainnya telah ditetapkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan menegaskan, kematian gajah Sumatera bukan sekadar perkara pidana biasa, tetapi merupakan kehilangan besar bagi ekosistem.

“Kematian seekor gajah Sumatera bukan hanya peristiwa pidana. Ini meninggalkan luka bagi kita semua karena satwa ini memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan alam,” ujar Herry.

Ia menekankan, gajah merupakan bagian penting dalam rantai kehidupan di hutan tropis Sumatera.

“Gajah bukan hanya satwa liar, tetapi penjaga keseimbangan ekosistem. Ketika ia dibunuh demi keuntungan ekonomi sesaat, yang rusak bukan hanya satu individu satwa, tetapi mata rantai kehidupan itu sendiri,” tegasnya.

Para tersangka dijerat dengan sejumlah pasal terkait perlindungan satwa liar dan kejahatan lingkungan.

Di antaranya Pasal 40A ayat (1) huruf d dan huruf f UU Nomor 32 Tahun 2024 tentang Perubahan atas UU Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

Pelaku terancam hukuman penjara minimal tiga tahun dan maksimal 15 tahun, serta denda paling sedikit Rp200 juta hingga Rp5 miliar.

Selain itu, penyidik juga menerapkan Pasal 306 KUHP dalam UU Nomor 1 Tahun 2023 dengan ancaman pidana penjara hingga 15 tahun.

Penegakan hukum ini diharapkan menjadi efek jera bagi pelaku kejahatan terhadap satwa dilindungi serta memperkuat upaya pelestarian gajah Sumatera yang populasinya semakin terancam.

Editor: Barkah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Plt Bupati Kuansing, Muklisin (foto/ultra)Plt Bupati Kuansing Ajak Generasi Muda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda
Direktur PT SPEM, Muhammad Syafii, M.IK meninjau langsung uji kebocoran (foto/ist)Jaga Keamanan Penyaluran Gas ke Rumah Warga Pekanbaru, SPEM Rutin Periksa Jaringan Distribusi
Ilustrasi Kemendagri mendorong Pemda perkuat pengakuan masyarakat hukum adat lewat Perda (foto/int)Pemprov Riau Didorong Perkuat Perlindungan Masyarakat Hukum Adat
Dana transfer ke Riau turun Rp3,09 triliun (foto/int)Transfer ke Daerah di Riau Anjlok 17,22 Persen, DBH Turun hingga 57,62 Persen
Ilustrasi harga emas Antam di Pekanbaru naik (foto/int)Sempat Merosot, Harga Emas Antam di Pekanbaru Naik Selasa Ini
  HUT ke-27 Pelalawan, Ketua DPRD ajak perkuat sinergi pembangunan (foto/ist)HUT ke-27 Pelalawan, Ketua DPRD Ajak Perkuat Sinergi Pembangunan
Bupati Rohil Bistamam meninjau pemungutan suara Pilpeng serentak 2026 di Bagan Jawa (foto/afrizal)Bupati Rohil Tinjau Pemungutan Suara Pilpeng Serentak 2026
Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, Kompol Satrio B.W. Wicaksana (foto/int)Ops Patuh LK 2026 Digelar di Pekanbaru, Knalpot Brong dan Balap Liar Disasar
Ilustrasi BMKG memprediksi hujan di sebagian besar Riau (foto/int)BMKG: Hujan lebat Disertai Petir Berpotensi Guyur Pekanbaru dan Sekitarnya
Ilustrasi Sumsel dominasi hotspot Sumatera, Riau tercatat nihil (foto/int)Riau Nihil Karhutla, Sumatera Selatan Catat 75 Hotspot
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved