www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Lapas Bagansiapiapi Buka Jalan Pendidikan bagi Warga Binaan Lewat Kelas Lentera Asa
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Kapolda Riau Ingatkan Ancaman Bencana Ekologis dari Tumpukan Sampah Pekanbaru
Jumat, 06 Maret 2026 - 08:57:00 WIB
Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan meninjau pengelolaan sampah di TPA Muara Fajar, Pekanbaru, Kamis (5/2/2026). Foto: dok. Polda Riau
Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan meninjau pengelolaan sampah di TPA Muara Fajar, Pekanbaru, Kamis (5/2/2026). Foto: dok. Polda Riau

PEKANBARU – Permasalahan sampah di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, dinilai telah memasuki kondisi darurat dan membutuhkan penanganan serius. Penumpukan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Muara Fajar yang telah melebihi kapasitas dikhawatirkan dapat memicu dampak ekologis maupun sosial.

Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan bersama jajaran Pemerintah Kota Pekanbaru meninjau langsung kondisi TPA Muara Fajar pada Kamis (5/3/2026) siang. Dalam kunjungan tersebut, pihak kepolisian mengingatkan agar pengelolaan sampah segera diperbaiki untuk mencegah potensi bencana lingkungan.

Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad menyampaikan bahwa metode pengelolaan sampah yang masih menggunakan sistem open dumping berpotensi menimbulkan berbagai risiko serius apabila tidak segera diatasi.

“Jika tidak segera diintervensi, metode open dumping berpotensi memicu bencana kebakaran akibat gas metana, pencemaran lingkungan yang semakin parah, hingga gangguan pada sistem tata kelola kota yang dapat memicu konflik sosial,” ujar Pandra.

Berdasarkan data Rencana Induk Pengelolaan Sampah (RIPS), dengan jumlah penduduk Pekanbaru yang telah melampaui 1,16 juta jiwa, timbulan sampah pada tahun 2025 diperkirakan mencapai sekitar 1.378,37 ton per hari.

Sebagian besar sampah tersebut bermuara di TPA Muara Fajar yang saat ini telah mengalami kondisi kelebihan kapasitas. Selama bertahun-tahun, pengelolaan sampah di area seluas belasan hektare tersebut masih menggunakan metode pembuangan terbuka yang dinilai tidak lagi memadai.

Kondisi tersebut diperparah dengan keterbatasan alat berat, akses jalan menuju lokasi yang rusak, serta sistem pengelolaan air lindi yang belum optimal.

Selain berdampak pada lingkungan, kawasan dengan kondisi kumuh dan tidak tertata juga dinilai berpotensi menimbulkan persoalan sosial di masyarakat.

Karena itu, pengelolaan TPA Muara Fajar dinilai perlu mengalami perubahan mendasar, baik dari sisi tata kelola maupun pemanfaatan teknologi modern untuk mengatasi persoalan sampah secara berkelanjutan.

Sebagai salah satu solusi, Kapolda Riau menawarkan konsep pengelolaan sampah berbasis waste-to-energy (WTE) kepada Pemerintah Kota Pekanbaru.

Melalui teknologi tersebut, sampah dapat diolah menjadi sumber energi, termasuk untuk pembangkit listrik tenaga biogas.

“Kapolda menawarkan teknologi waste-to-energy untuk mengelola sampah menjadi energi. Konsep ini juga sejalan dengan semangat Green Policing,” jelas Pandra.

Sumber: Detik


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Warga binaan Rohil kembali belajar di kelas.(foto: afrizal/halloriau.com)Lapas Bagansiapiapi Buka Jalan Pendidikan bagi Warga Binaan Lewat Kelas Lentera Asa
Kepala Kantor Perwakilan BEI Riau, Emon Sulaeman.(foto: barkah/halloriau.com)Anak Muda Ramaikan Pasar Modal Riau, Seberapa Siap Hadapi Risiko Investasi?
HUT ke-27 Pelalawan, Ketua DPRD ajak perkuat sinergi pembangunan (foto/ist)HUT ke-27 Pelalawan, Ketua DPRD Ajak Perkuat Sinergi Pembangunan
Bupati Rohil Bistamam meninjau pemungutan suara Pilpeng serentak 2026 di Bagan Jawa (foto/afrizal)Bupati Rohil Tinjau Pemungutan Suara Pilpeng Serentak 2026
Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, Kompol Satrio B.W. Wicaksana (foto/int)Ops Patuh LK 2026 Digelar di Pekanbaru, Knalpot Brong dan Balap Liar Disasar
  Sebaran titik panas di Sumatera sore ini.(infografis/halloriau.com)167 Titik Panas Terdeteksi di Sumatera, Bagaimana Kondisi Riau Sore Ini?
Plt Bupati Kuansing, Muklisin (foto/ultra)Plt Bupati Kuansing Ajak Generasi Muda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda
Direktur PT SPEM, Muhammad Syafii, M.IK meninjau langsung uji kebocoran (foto/ist)Jaga Keamanan Penyaluran Gas ke Rumah Warga Pekanbaru, SPEM Rutin Periksa Jaringan Distribusi
Ilustrasi Kemendagri mendorong Pemda perkuat pengakuan masyarakat hukum adat lewat Perda (foto/int)Pemprov Riau Didorong Perkuat Perlindungan Masyarakat Hukum Adat
Dana transfer ke Riau turun Rp3,09 triliun (foto/int)Transfer ke Daerah di Riau Anjlok 17,22 Persen, DBH Turun hingga 57,62 Persen
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved