INHIL - Insiden ledakan pipa gas nasional di Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Jumat (2/1/2025) sore, menyisakan kerusakan signifikan dan memicu kepanikan warga.
Sedikitnya empat rumah warga dan lima unit sepeda motor dilaporkan hangus terbakar akibat kobaran api besar yang muncul sesaat setelah ledakan.
Peristiwa ini juga mengakibatkan dua orang sopir truk mengalami luka-luka, dan langsung dievakuasi ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
Saksi mata menyebut, ledakan terjadi mendadak dengan suara dentuman keras. Warga sekitar yang tengah beraktivitas langsung berhamburan menyelamatkan diri.
“Awalnya terdengar dentuman keras, lalu api langsung membesar. Meski saat itu hujan deras, hawa panas terasa sampai ke permukiman warga,” ujar Jadri, warga Desa Batu Ampar.
Menurut Jadri, posisi permukiman yang berdekatan dengan jalur pipa gas membuat api dengan cepat merambat ke rumah-rumah warga, termasuk sepeda motor yang terparkir di sekitar lokasi kejadian.
Sementara itu, BPBD Inhil membenarkan adanya kerusakan bangunan dan korban luka.
Kabid Logistik dan Kedaruratan BPBD Inhil, Ari Syuria mengatakan, tim gabungan langsung diterjunkan begitu menerima laporan.
“Data sementara, empat unit rumah dan lima sepeda motor terbakar. Dua sopir truk mengalami luka dan sudah dibawa ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan,” jelas Ari.
BPBD bersama aparat kepolisian serta Dinas Pemadam Kebakaran segera melakukan pengamanan lokasi dan menutup akses sementara di sekitar titik ledakan.
Warga diimbau menjauh untuk menghindari potensi bahaya lanjutan.
Pihak perusahaan pengelola pipa gas nasional juga telah menutup sementara jalur distribusi gas sebagai langkah mitigasi guna mencegah risiko yang lebih besar.
“Api sudah mengecil dan kondisi mulai terkendali. Kendaraan kini sudah dapat melintasi jalan yang sebelumnya sempat ditutup,” tambahnya.
Hingga kini, penyebab pasti ledakan masih dalam penyelidikan. Aparat terkait memastikan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengamanan jalur pipa gas, khususnya yang berada dekat dengan kawasan permukiman warga.