www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
CFD Perdana Disambut Antusias Warga Bagansiapiapi, UMKM Lokal Ikut Terdongkrak
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


KPK Periksa Sejumlah Saksi Kasus Dugaan Korupsi Dana CSR BI dan OJK, Termasuk Anggota DPR RI
Minggu, 14 September 2025 - 07:12:40 WIB
KPK.
KPK.

PEKANBARU – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa sejumlah saksi dalam penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi (TPK) dan pencucian uang (TPPU) terkait penyaluran dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (11/9/2025).

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi bahwa salah satu yang diperiksa adalah anggota DPR RI Komisi XI, Satori (ST), yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara tersebut.

“Benar, hari ini dilakukan pemeriksaan terhadap Saudara ST dalam perkara dugaan TPK penerimaan gratifikasi dan TPPU terkait pengelolaan dana bantuan sosial dari BI dan OJK,” kata Budi dalam keterangan tertulis yang dikutip dari detikcom.

Selain ST, KPK juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi lainnya yang berasal dari unsur DPR RI, BI, OJK, serta pihak swasta.

Daftar Saksi yang Diperiksa (Kamis, 11 September 2025):

Tri Subandoro – Mantan Analis Implementasi PSBI Bank Indonesia

Mohammad Jufrin – Anggota Badan Supervisi OJK

Puji Widodo – Kepala Divisi Relasi Lembaga Publik 2 BI

Pribadi Santoso – Kepala Departemen Keuangan BI

Satori – Anggota DPR RI Komisi XI (Tersangka)

Rusmini – Kepala Desa/Kuwu Panongan

Fillianingsih Hendrata – Deputi Gubernur BI

Ecky Awal Mucharam – Anggota DPR RI Komisi XI

Dolfie Othniel Frederic Palit – Anggota DPR RI Komisi XI

Sahruldin – Wiraswasta

Haror Priyanto – Kasir Dolarasa Money Changer

Yustisiana Susila – Pegawai Legal BI

Dugaan Aliran Dana CSR ke Komisi XI DPR RI

KPK sebelumnya telah menetapkan dua tersangka dalam kasus ini, yaitu Satori (ST) dan Heri Gunawan (HG). Keduanya merupakan anggota Komisi XI DPR RI periode 2020–2022, saat dugaan korupsi ini terjadi.

Lembaga antirasuah mengungkap bahwa Komisi XI DPR RI memiliki kewenangan dalam proses penetapan anggaran untuk BI dan OJK. Dana CSR dari dua lembaga tersebut disalurkan ke anggota Komisi XI untuk mendukung berbagai kegiatan sosial. Namun, dana tersebut diduga tidak digunakan sesuai peruntukan.

Menurut KPK, Satori diduga menerima dana sebesar Rp12,52 miliar, sedangkan Heri Gunawan menerima sekitar Rp15,86 miliar. Keduanya juga diduga melakukan TPPU, seperti membangun showroom (ST) dan membeli rumah serta mobil (HG) dari dana CSR tersebut.

Diduga Libatkan Puluhan Anggota DPR RI

KPK menyebutkan bahwa sebanyak 44 anggota Komisi XI DPR RI diduga turut menerima dana CSR dari BI dan OJK. Di antara mereka terdapat tiga nama dari daerah pemilihan (Dapil) Riau:

Abdul Wahid (PKB), kini Gubernur Riau – Dapil Riau 2

Marsiaman Saragih (PDIP) – Dapil Riau 2

Jon Erizal (PAN) – Dapil Riau 1

Meski telah ditetapkan sebagai tersangka, hingga berita ini diturunkan, baik Satori maupun Heri Gunawan belum ditahan oleh KPK.

 

Sumber: Voxindonews


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Bupati Rohil, H Bistamam didampingi Ketua TP-PKK Tatik Sri Rahayu saat mengunjungi pelaku UMKM di kawasan CFD seputaran Taman budaya, Batu 6 Bagansiapiapi.(foto: afrizal/halloriau.com)CFD Perdana Disambut Antusias Warga Bagansiapiapi, UMKM Lokal Ikut Terdongkrak
Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau sore ini.(infografis/halloriau.com)38 Hotspot Sumatera Sore ini, Riau Sumbang 3 Titik Panas
Ketua Baznas Provinsi Riau, H Masriadi Hasan.(foto: int)Baznas Riau Targetkan Zakat Rp70,4 Miliar untuk Beasiswa 1.570 Mahasiswa, Ini Kategorinya
Polisi musnahkan alat untuk penambangan ilegal di Kuantan Mudik.(ilustrasi/int)Sembunyi di Kawasan Terpencil, 8 Unit Mesin Tambang Ilegal di Kuantan Mudik Dimusnahkan Polisi
Pebalap Honda Team Asia dari Indonesia, Veda Ega di kelas Moto3 2026 Prancis.(foto: int)Veda Ega Pratama Start dari Row 2 di Le Mans, Ini Jadwal Lengkap Moto3 Prancis 2026
  Veda Ega finis keempat di Moto3 Prancis 2026.(foto: int)Moto3 Prancis 2026 Dramatis! Veda Ega Pratama Bangkit dari Posisi Belakang, Finis Keempat
Separuh Jalan Muara Lembu–Pangkalan Indarung Amblas.(foto: tribunpekanbaru.com)Separuh Jalan Muara Lembu–Pangkalan Indarung Amblas, Warga Kuansing Khawatir Akses Putus Total
Anggota DPRD Riau Dapil Rohil, Dodi Syaputra.(foto: int)Warga Rohil Pilih 'Hukum Jalanan' Lawan Mafia Narkoba, DPRD Riau: Puncak Amarah yang Terabaikan
Jadwal lengkap race MotoGP Prancis 2026.(foto: int)Tanpa Marquez, Simak Jadwal Lengkap Race MotoGP Prancis 2026 Malam ini
Ist.Hadir di Trofeo PWI Riau, BRK Syariah Dorong Kolaborasi Positif Bersama Insan Pers
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved