www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Harga Minyakita Meroket, DPRD Pekanbaru: Solusi Pemerintah Hanya Teori untuk PHP Masyarakat
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Sidang Kasus Korupsi Eks Pj Walikota Pekanbaru: Saksi Ungkap Praktik "Uang Siluman"
Rabu, 07 Mei 2025 - 07:25:03 WIB
ist.
ist.

PEKANBARU – Sidang lanjutan kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan Penjabat (Pj) Walikota Pekanbaru, Risnandar Mahiwa, serta dua bawahannya mantan Sekretaris Daerah Indra Pomi Nasution dan mantan Plt Kabag Umum Setdako Novin Karmila kembali digelar di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Pekanbaru, Selasa (6/5/2025).

Dalam sidang tersebut, Asisten III Administrasi Umum Setdako Pekanbaru, Samto, yang hadir sebagai saksi, mengakui menerima sejumlah dana operasional yang tidak melalui prosedur resmi. Ia menyebut tidak mengetahui pasti sumber dana yang diterimanya, namun mengindikasikan bahwa uang tersebut berasal dari pemotongan anggaran di lingkup Pemko Pekanbaru.

"Apakah dari GU (Ganti Uang) atau TU (Tambahan Uang), saya tidak tahu pasti," kata Samto menjawab pertanyaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari KPK.

Samto merinci telah menerima sejumlah uang dari beberapa pejabat, seperti Rp50 juta dari mantan Kabag Umum Hariadi Wiradinata, Rp5 juta dari Fajri, Rp5 juta dari Kabag Protokol Reza Aulia Putra, serta sejumlah uang lainnya yang diberikan oleh pejabat Setdako. Ia juga mengakui adanya arahan dari Indra Pomi untuk menyalurkan dana kepada pihak eksternal, termasuk untuk kebutuhan media, LSM, dan internal kantor.

Saksi lain, Ingot Ahmad Hutasohut (Asisten II) dan Masykur Tarmizi (Asisten I), juga mengakui menerima uang dan fasilitas dari Bagian Umum. Ingot mengaku menerima total Rp22 juta serta makanan dan minuman, sementara Masykur menerima total Rp15 juta selama dua tahun terakhir.

JPU KPK, Meyer Volmar Simanjuntak, dalam dakwaannya menyebut bahwa Risnandar Mahiwa dan kawan-kawan diduga melakukan pemotongan dana dari GU dan TU yang bersumber dari APBD/Perubahan APBD 2024, dengan nilai total mencapai Rp8,95 miliar.

Rinciannya, Risnandar Mahiwa diduga menerima Rp2,9 miliar, Indra Pomi Rp2,4 miliar, Novin Karmila Rp2 miliar, dan ajudan Risnandar, Nugroho Adi Triputranto alias Untung, sebesar Rp1,6 miliar. Dana tersebut diperoleh dari pencairan GU senilai Rp26,5 miliar dan TU Rp11,2 miliar sepanjang Mei hingga Desember 2024.

Dalam proses pencairan, Novin melaporkan ke Risnandar, yang kemudian memerintahkan Indra Pomi untuk menandatangani SPM dan SP2D. Setelah pencairan, uang dipotong oleh bendahara dan diserahkan ke Novin, yang kemudian membagikannya ke para pihak.

Risnandar juga disebut menerima dana tunai dalam beberapa kesempatan, termasuk untuk pembayaran jahit baju istrinya sebesar Rp158 juta yang bersumber dari dana GU dan TU.

Selain pemotongan anggaran, ketiga terdakwa juga didakwa menerima gratifikasi. Risnandar tercatat menerima Rp906 juta dalam bentuk uang dan barang dari delapan ASN, termasuk uang tunai, tas mewah, dan pakaian. Indra Pomi menerima gratifikasi senilai Rp1,2 miliar, dan Novin Karmila Rp300 juta.

Atas perbuatannya, ketiganya didakwa melanggar Pasal 12 huruf f juncto Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001, serta Pasal 55 ayat (1) ke-1 dan Pasal 64 ayat (1) KUHP, seperti yang dilansir dari tribunnews.(*)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Minyakita di Pekanbaru dijual di atas HET.(ilustrasi/int)Harga Minyakita Meroket, DPRD Pekanbaru: Solusi Pemerintah Hanya Teori untuk PHP Masyarakat
Gudang milik terduga narkoba di Rantau KopaR, Rohil dibakar warga yang geram.(foto: tribunpekanbaru.com)Warga Rantau Kopar: Narkoba Tak Diberantas, Aksi akan Lanjut Berjilid-jilid!
Marc Marquez crash di Sirkuit Le Mans, Prancis.(foto: int)Marc Marquez Bakal Jalani Operasi Ganda dan Absen Dua Seri MotoGP 2026 Usai Crash di Le Mans Prancis
Veda Ega finis keempat di Moto3 Prancis 2026.(foto: int)Moto3 Prancis 2026 Dramatis! Veda Ega Pratama Bangkit dari Posisi Belakang, Finis Keempat
Separuh Jalan Muara Lembu–Pangkalan Indarung Amblas.(foto: tribunpekanbaru.com)Separuh Jalan Muara Lembu–Pangkalan Indarung Amblas, Warga Kuansing Khawatir Akses Putus Total
  Sekdaprov Riau, Syahrial Abdi.(foto: int)Ribuan Mahasiswa Riau Dapat Beasiswa Dana Sawit, Pemprov Siapkan Rp62 Miliar Lagi
Jorge Martin raih podium di MotoGP Prancis 2026.(foto: int)Salip di Lap Akhir! Jorge Martin Rebut Podium MotoGP Prancis 2026
Bupati Rohil, H Bistamam didampingi Ketua TP-PKK Tatik Sri Rahayu saat mengunjungi pelaku UMKM di kawasan CFD seputaran Taman budaya, Batu 6 Bagansiapiapi.(foto: afrizal/halloriau.com)CFD Perdana Disambut Antusias Warga Bagansiapiapi, UMKM Lokal Ikut Terdongkrak
Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau sore ini.(infografis/halloriau.com)38 Hotspot Sumatera Sore ini, Riau Sumbang 3 Titik Panas
Ketua Baznas Provinsi Riau, H Masriadi Hasan.(foto: int)Baznas Riau Targetkan Zakat Rp70,4 Miliar untuk Beasiswa 1.570 Mahasiswa, Ini Kategorinya
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved