www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
BEKAWAN BRK Syariah Perluas Akses Pembayaran PBB dan Retribusi Daerah Digital di Karimun
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Polisi Masih Selidiki Aplikasi Komunitas Gay yang Incar Anak di Bawah Umur di Riau
Sabtu, 05 Oktober 2024 - 16:16:15 WIB
Polda Riau ungkap kasus pelecehan anak di bawah umur lewat aplikasi chatting sesama pria (foto/tribunpku)
Polda Riau ungkap kasus pelecehan anak di bawah umur lewat aplikasi chatting sesama pria (foto/tribunpku)

PEKANBARU – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau tengah menyelidiki penggunaan sebuah aplikasi chatting sesama pria yang diduga digunakan oleh pelaku untuk mencari korban anak laki-laki di bawah umur. Aplikasi tersebut menjadi sarana bagi tersangka dalam kasus pelecehan seksual terhadap remaja di Provinsi Riau.

Polisi telah menangkap dua pria yang diduga sebagai pelaku pencabulan terhadap anak laki-laki di bawah umur. Kedua pelaku berinisial RAP (20) dan MMA (23) kini menjalani pemeriksaan intensif. RAP, seorang mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Pekanbaru, diketahui menggunakan aplikasi tersebut untuk mencari calon korbannya.

Penyelidikan Mendalam atas Aplikasi dan Komunitas Gay
Direktur Reskrimum Polda Riau Kombes Pol Asep Darmawan menyatakan bahwa pihaknya masih mendalami aplikasi chatting yang digunakan oleh tersangka untuk beraksi. "Untuk aplikasi itu masih dalam penyelidikan oleh tim siber. Nanti akan kita informasikan hasilnya," ujar Asep, Sabtu (5/10/2024).

Selain itu, pihak kepolisian juga mencurigai adanya kelompok atau komunitas pria gay yang secara khusus mengincar anak-anak di bawah umur sebagai korban.

"Kita juga sedang mendalami kemungkinan adanya jaringan atau komunitas yang terlibat dalam kejahatan ini," tambahnya.

Pelaku Juga Pernah Menjadi Korban
Dalam pemeriksaan, terungkap bahwa kedua pelaku sebelumnya pernah mengalami pelecehan seksual saat masih bersekolah dasar.

"Kedua tersangka pernah menjadi korban pelecehan saat kecil. Ini menjadi salah satu faktor yang membuat mereka menjadi pelaku sekarang," ungkap Kombes Asep dalam ekspos kasus, Jumat (4/10/2024).

Penyakit Menular Pelaku dan Korban
Lebih lanjut, Asep menyebutkan bahwa tersangka RAP saat ini dalam kondisi kesehatan yang terus menurun dan diketahui mengidap penyakit menular. RAP telah diantarkan ke RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru pada 23 September 2024 untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.

"Tersangka RAP terindikasi menularkan penyakitnya kepada korban, remaja berinisial N. Kondisi kesehatan korban juga telah terpengaruh akibat tindakan pelaku," jelas Asep.

Hukuman Berat Menanti Tersangka
Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Anom Karibianto menyebut, kedua tersangka dijerat Pasal 76 e juncto Pasal 83 Undang-Undang Perlindungan Anak.

“Ancaman pidana penjara paling singkat 5 tahun, dan maksimal 15 tahun, serta denda maksimal Rp5 miliar,” tegas Anom dikutip dari tribunpekanbaru. (*)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
ist.BEKAWAN BRK Syariah Perluas Akses Pembayaran PBB dan Retribusi Daerah Digital di Karimun
Polisi bakar rakit PETI di Kuansing.(foto: mcr)Polres Kuansing Musnahkan 23 Peralatan PETI, Tak Satu pun Pelaku Diamankan
Warga binaan Lapas Bagansiapiapi jalani pemeriksaan kesehatan.(foto: afrizal/halloriau.com)Lapas Bagansiapiapi Periksa Kesehatan Warga Binaan, Ini Hasilnya
Perhotelan di Riau lesu.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)Hotel di Riau Masih Lesu, PHRI Ungkap Dampak Efisiensi Anggaran hingga Akhir 2026
Sebaran titik panas di Sumatera sore ini.(infografis/halloriau.com)167 Titik Panas Terdeteksi di Sumatera, Bagaimana Kondisi Riau Sore Ini?
  Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto.(foto: mcr)Kejar Realisasi 90 Persen, Pemprov Riau Hadapi PR Utang Tunda Bayar dan Jalan Rusak
Ketua Astindo Riau, Harpina Diansari (foto/int)Astindo Riau Bidik Momentum Libur Akhir Tahun, Harga Tiket Pesawat Jadi Tantangan
Anggota DPRD Pekanbaru, Muhammad Sabarudi.(foto: int)Sabarudi Dukung Rotasi Pejabat Pekanbaru, Kinerja Nyata Jadi Tantangan
Warga binaan Rohil kembali belajar di kelas.(foto: afrizal/halloriau.com)Lapas Bagansiapiapi Buka Jalan Pendidikan bagi Warga Binaan Lewat Kelas Lentera Asa
Kepala Kantor Perwakilan BEI Riau, Emon Sulaeman.(foto: barkah/halloriau.com)Anak Muda Ramaikan Pasar Modal Riau, Seberapa Siap Hadapi Risiko Investasi?
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved