www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
BEKAWAN BRK Syariah Perluas Akses Pembayaran PBB dan Retribusi Daerah Digital di Karimun
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Misteri Pembunuhan Gadis Penjual Gorengan di Sumbar Terungkap: Tersangka Masih Diburu Polisi
Senin, 16 September 2024 - 09:51:13 WIB
IS ditetapkan jadi tersangka pembunuhan gadis penjual gorengan di Padang Pariaman, Sumbar (foto/int)
IS ditetapkan jadi tersangka pembunuhan gadis penjual gorengan di Padang Pariaman, Sumbar (foto/int)

SUMBAR - Kasus pembunuhan Nia, gadis penjual gorengan yang ditemukan tewas terkubur tanpa busana di dekat rumahnya, akhirnya menemukan titik terang. Polres Padang Pariaman menetapkan Indra Septiarman alias IS sebagai tersangka utama dalam kasus tragis ini.

Nia, yang sehari-hari menjajakan gorengan di kampungnya, ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan. Kejadian ini menggegerkan warga setempat, terlebih karena korban dikenal sebagai sosok yang rajin bekerja. Setelah melalui proses penyelidikan yang intens, pihak kepolisian akhirnya berhasil mengidentifikasi pelaku.

"Berdasarkan fakta, barang bukti, dan keterangan saksi, kami telah menetapkan IS sebagai tersangka dalam kasus ini," ungkap Kasat Reskrim Polres Padang Pariaman, Iptu AA Reggy, dalam keterangannya kepada TribunPadang.com, Minggu (15/9/2024). Saat ini, polisi masih memburu IS yang telah melarikan diri.

Kapolres Padang Pariaman, AKBP Ahmad Faisol Amir, menjelaskan bahwa penyisiran telah dilakukan di berbagai lokasi yang dicurigai sebagai tempat persembunyian pelaku. Operasi ini melibatkan tim gabungan serta dukungan masyarakat. Beberapa barang bukti penting, termasuk tas milik tersangka, telah ditemukan di lokasi penyisiran. "Di dalam tas itu terdapat barang bukti yang menguatkan dugaan keterlibatan pelaku," kata Faisol.

Sebelumnya, keluarga korban mengenal IS sebagai sosok yang sering terlihat di sekitar rumah Nia. Menurut Koordinator Tagana Padang Pariaman, Donald Debra, IS sering nongkrong di dekat tempat kejadian perkara (TKP). Pada hari pembunuhan, Jumat (6/9/2024), IS dilihat bersama tiga rekannya di sekitar musala saat hujan deras. Beberapa saksi menyebut bahwa IS sempat mengikuti Nia sebelum peristiwa pembunuhan terjadi.

Setelah jasad Nia ditemukan, IS dilaporkan menghilang dan menunjukkan perilaku mencurigakan. Warga yang mengenalinya mengatakan bahwa IS adalah seorang residivis yang sudah dua kali masuk penjara. Ia juga dikenal sebagai sosok bermasalah di masyarakat, sering kali terlibat dalam kasus pencurian dan pencabulan. "Warga mencurigainya karena dia sering berbuat onar dan menghilang setelah kejadian itu," ujar Donald.

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Dwi Sulistyawan, menyatakan bahwa kasus ini menjadi perhatian serius pihak kepolisian. Sebuah tim khusus gabungan dari Polda Sumbar dan Polres Padang Pariaman telah dibentuk untuk mengusut tuntas kasus ini. "Tim khusus telah menemukan beberapa barang bukti yang berkaitan dengan pembunuhan ini, dan identitas tersangka semakin mengerucut," jelas Dwi.

Pihak kepolisian kini terus memburu IS yang diduga kuat sebagai pelaku pembunuhan keji ini. Tim K-9 anjing pelacak juga telah dikerahkan dalam upaya pencarian, yang hingga saat ini masih berlangsung intensif.

Dengan barang bukti yang semakin kuat dan identitas tersangka yang jelas, diharapkan penangkapan IS hanya tinggal menunggu waktu. Kasus ini menjadi sorotan masyarakat yang berharap keadilan bagi Nia dan keluarganya segera ditegakkan. (*)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
ist.BEKAWAN BRK Syariah Perluas Akses Pembayaran PBB dan Retribusi Daerah Digital di Karimun
Polisi bakar rakit PETI di Kuansing.(foto: mcr)Polres Kuansing Musnahkan 23 Peralatan PETI, Tak Satu pun Pelaku Diamankan
Warga binaan Lapas Bagansiapiapi jalani pemeriksaan kesehatan.(foto: afrizal/halloriau.com)Lapas Bagansiapiapi Periksa Kesehatan Warga Binaan, Ini Hasilnya
Perhotelan di Riau lesu.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)Hotel di Riau Masih Lesu, PHRI Ungkap Dampak Efisiensi Anggaran hingga Akhir 2026
Sebaran titik panas di Sumatera sore ini.(infografis/halloriau.com)167 Titik Panas Terdeteksi di Sumatera, Bagaimana Kondisi Riau Sore Ini?
  Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto.(foto: mcr)Kejar Realisasi 90 Persen, Pemprov Riau Hadapi PR Utang Tunda Bayar dan Jalan Rusak
Ketua Astindo Riau, Harpina Diansari (foto/int)Astindo Riau Bidik Momentum Libur Akhir Tahun, Harga Tiket Pesawat Jadi Tantangan
Anggota DPRD Pekanbaru, Muhammad Sabarudi.(foto: int)Sabarudi Dukung Rotasi Pejabat Pekanbaru, Kinerja Nyata Jadi Tantangan
Warga binaan Rohil kembali belajar di kelas.(foto: afrizal/halloriau.com)Lapas Bagansiapiapi Buka Jalan Pendidikan bagi Warga Binaan Lewat Kelas Lentera Asa
Kepala Kantor Perwakilan BEI Riau, Emon Sulaeman.(foto: barkah/halloriau.com)Anak Muda Ramaikan Pasar Modal Riau, Seberapa Siap Hadapi Risiko Investasi?
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved