www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Sabarudi Dukung Rotasi Pejabat Pekanbaru, Kinerja Nyata Jadi Tantangan
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Ini Penyebab KPK Kesulitan Tuntaskan Kasus Mafia Migas
Senin, 05 Agustus 2024 - 12:16:41 WIB
Mafia migas Indonesia.(ilustrasi/int)
Mafia migas Indonesia.(ilustrasi/int)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadapi tantangan besar dalam menyelesaikan kasus dugaan suap terkait perdagangan minyak mentah dan produk kilang di Pertamina Energy Services Pte Ltd (PES).

Hal ini diakui Juru Bicara KPK, Tessa Mahardika Sugiarto yang menekankan, penanganan perkara ini melibatkan yurisdiksi lintas negara.

"Info terakhir, karena ini ada kaitannya dengan negara lain dan lintas yurisdiksi, butuh waktu dan butuh menyamakan persepsi. Tentunya tidak semudah kalau undang-undangnya atau aturannya sama," ujar Tessa dilansir kabar24.com, Senin (5/8/2024).

Kasus ini menyeret mantan Managing Director PES sekaligus bekas Direktur Utama Pertamina Energy Trading Limited (Petral), Bambang Irianto.

Status hukum Bambang diumumkan oleh KPK pada September 2019, saat lembaga ini masih dipimpin Agus Rahardjo dan rekan-rekannya.

Menjelang lima tahun penanganan, KPK kembali memanggil sejumlah saksi terkait kasus tersebut pada Kamis (1/8/2024).

Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata mengakui, kasus ini sudah lama diusut oleh lembaganya.

"Yang lama masih berjalan dan juga ada yang baru," ujar Alex.

Tessa menjelaskan, pemanggilan empat orang saksi tersebut masih berfokus pada dugaan suap dalam kegiatan perdagangan minyak mentah dan produk kilang di PES.

Saksi yang dipanggil adalah Cost Management Manager-Management Acct Controller Pertamina Agus Sujiyarto, Manajer Market Analysis Development Anizar Burlian, Manajer Crude Product and Programming Commercial Pertamina Cendra Buana Siregar, serta Dirut PT Angrah Pabuaran Energy Lukma Neska.

"Dari empat saksi yang dipanggil, hanya satu yang hadir yaitu Cost Management Manager-Management Acct Controller Pertamina Agus Sujiyarto," ungkap Tessa.

Tiga saksi lainnya tidak dapat hadir karena alasan sakit dan pensiun.

"Penyidik mendalami proses bisnis BBM di Pertamina (dari saksi yang hadir)," tambahnya.

Dalam beberapa kesempatan, KPK menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan kasus-kasus korupsi besar yang melibatkan BUMN.

Namun, kasus lintas yurisdiksi seperti ini memang memerlukan waktu dan koordinasi yang lebih intensif dengan pihak-pihak terkait di luar negeri.(*)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Anggota DPRD Pekanbaru, Muhammad Sabarudi.(foto: int)Sabarudi Dukung Rotasi Pejabat Pekanbaru, Kinerja Nyata Jadi Tantangan
Warga binaan Rohil kembali belajar di kelas.(foto: afrizal/halloriau.com)Lapas Bagansiapiapi Buka Jalan Pendidikan bagi Warga Binaan Lewat Kelas Lentera Asa
Kepala Kantor Perwakilan BEI Riau, Emon Sulaeman.(foto: barkah/halloriau.com)Anak Muda Ramaikan Pasar Modal Riau, Seberapa Siap Hadapi Risiko Investasi?
HUT ke-27 Pelalawan, Ketua DPRD ajak perkuat sinergi pembangunan (foto/ist)HUT ke-27 Pelalawan, Ketua DPRD Ajak Perkuat Sinergi Pembangunan
Bupati Rohil Bistamam meninjau pemungutan suara Pilpeng serentak 2026 di Bagan Jawa (foto/afrizal)Bupati Rohil Tinjau Pemungutan Suara Pilpeng Serentak 2026
  Perhotelan di Riau lesu.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)Hotel di Riau Masih Lesu, PHRI Ungkap Dampak Efisiensi Anggaran hingga Akhir 2026
Sebaran titik panas di Sumatera sore ini.(infografis/halloriau.com)167 Titik Panas Terdeteksi di Sumatera, Bagaimana Kondisi Riau Sore Ini?
Plt Bupati Kuansing, Muklisin (foto/ultra)Plt Bupati Kuansing Ajak Generasi Muda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda
Direktur PT SPEM, Muhammad Syafii, M.IK meninjau langsung uji kebocoran (foto/ist)Jaga Keamanan Penyaluran Gas ke Rumah Warga Pekanbaru, SPEM Rutin Periksa Jaringan Distribusi
Ilustrasi Kemendagri mendorong Pemda perkuat pengakuan masyarakat hukum adat lewat Perda (foto/int)Pemprov Riau Didorong Perkuat Perlindungan Masyarakat Hukum Adat
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved