www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Seleksi CPNS 2027, Pemerintah Pusat Diharapkan Beri Afirmasi Usia Guru PPPK Penuh Waktu
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Pengedar Narkoba di Axelle Resto & KTV di Pekanbaru Jaringan Internasional, Manajemen Ikut Terlibat
Selasa, 27 Februari 2024 - 15:57:58 WIB
Ekspos kasus peredaran narkoba di Axelle Resto & KTV di Komplek Panam Center, Kota Pekanbaru.
Ekspos kasus peredaran narkoba di Axelle Resto & KTV di Komplek Panam Center, Kota Pekanbaru.

PEKANBARU - Kepolisian mengungkap jika pengedar narkoba di Axelle Resto & KTV di Komplek Panam Center, Kota Pekanbaru, masuk jaringan internasional.

Sebagaimana diketahui, aparat kepolisian gabungan dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau dan Satuan Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru, berhasil mengungkap kasus peredaran barang haram di Axelle Resto & KTV.

Polisi berhasil mengamankan total 4 orang tersangka. Mereka yaitu YP, JB, ARP, dan MK.

Selain itu, petugas menyita barang bukti narkotika jenis sabu 108,22 gram, pil esktasi 1.259 butir, esktasi serbuk 28 butir dan happy five 75.

Direktur Reserse Narkoba Polda Riau Kombes Pol Manang Soebeti menjelaskan, dari hasil penangkapan dan pengembangan, ini merupakan jaringan internasional khusus mengedarkan barang haram di tempat hiburan malam.

"Berawal dari penangkapan saudara YP, yang saat itu ditemukan barang bukti 10 butir esktasi,” katanya saat ekspos kasus, didampingi Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, Selasa (27/2/2024).

“Dikembangkan terhadap terhadap saudara JB yang merupakan penjaga gudang dan pengedar,"lanjutnya.

Disebutkan Manang Soebeti, barang bukti yang ditemukan antara lain bungkusan sabu 4 sampai 5 bungkus.

“ Jadi sudah sekitar 4 sampai 5 Kilogram diedarkan, tersisa 100 gram-an. Ada beberapa ekstasi juga yang tersisa. Dari situ bisa kita ketahui, JB ini dapat pasokan barang dari jaringan narkoba internasional," imbuh Manang.

Lanjut dia, pemasaran narkoba jaringan ini memang menyasar tempat hiburan, seperti halnya Axelle Resto & KTV.

"Terbukti dengan pengembangan yang dilakukan penyidik, bahwa manajemen dari tempat ini (Axelle, red) terlibat dalam jaringan pengedar narkoba tersebut,” masih kata Manang Soebeti.

“Barang bukti ditemukan di dalam loker dan cleaning service, sudah diakui tersangka ARP sebagai lead DJ di sini,” sambungnya.

Peredaran narkoba di tempat hiburan malam itu juga melibatkan beberapa waiters dan cleaning service dalam peredaran narkoba di dalam.

“Termasuk manajemennya yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) kita," ucap Manang.

Ia menuturkan, peredaran narkoba disinyalir sudah cukup lama berlangsung di Axelle sebelum akhirnya berhasil dibongkar aparat.

Manang menegaskan, pihaknya tidak akan memberikan toleransi kepada tempat hiburan malam yang menjadi sarang atau tempat peredaran narkoba.

Dalam hal ini, pihaknya juga mengapresiasi pemerintah daerah yang sudah ikut mendukung dengan menyegel dan ditindaklanjuti mencabut izin operasional Axelle Resto & KTV.

Perwira menengah berpangkat bunga melati tiga di pundak ini berujar, saat ini pihaknya masih melakukan pengembangan.

Diduga masih ada keterlibatan sejumlah tersangka lainnya yang masuk dalam jaringan lebih besar.

Disinggung soal indikasi tempat hiburan malam lainnya yang juga jadi lokasi peredaran narkoba, Manang menyebut pihaknya masih akan melakukan pendalaman lebih lanjut.

"Apabila ada tempat hiburan yang terbukti (jadi tempat peredaran narkoba) dan manajemennya terlibat, kita tidak akan segan melakukan tindakan tegas. Kita minta masyarakat juga ikut mengawasi," tegas Manang, seperti yang dilansir dari tribunnews. (*)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ketua DPW Aliansi Merah Putih, Eko Wibowo (foto/ist)Seleksi CPNS 2027, Pemerintah Pusat Diharapkan Beri Afirmasi Usia Guru PPPK Penuh Waktu
Ist.BKawan BRK Syariah Dekatkan Layanan Keuangan ke Masyarakat Kepulauan Karimun
Tersangka SS saat diamankan di Mapolres Pelalawan.(foto: andi/halloriau.com)Diduga 4 Kali Cabuli Bocah, Seorang Karyawan di Pangkalan Kuras Dibui
Wakil Bupati Pelalawan, Husni Thamrin meninjau kesiapan personel Satlantas Polres Pelalawan.(foto: andi/halloriau.com)Bukan Sekadar Tilang, Ini Fokus Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 di Pelalawan
Tim FP GCN RPP melakukan pelatihan cara penggunaan dan jenis-jenis APAR serta pembuatan jalur evakuasi darurat kepada Tenaga Pengajar dan Peserta Didik SDN 02 Desa Kudap.GCN Latih Guru SDN 02 Kudap Gunakan APAR untuk Antisipasi Kebakaran
  Skuad PSPS Pekanbaru.(foto: mcr)PSPS Pekanbaru Gugat Denda Rp20 Juta dari PSSI, Ini Alasan Keberatannya
Marc Marquez.(foto: int)Marc Marquez Unggul 10 Poin, Tardozzi Ingatkan Ancaman Martin dan Bezzecchi
Wakil Ketua DPRD Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri.(foto: int)Jalan Rusak dan Banjir Prioritas APBD Pekanbaru 2027, Ini Program Lain yang Disiapkan
Sebaran titik panas di Sumatera sore ini.(foto: infografis/halloriau.com)Hujan Seharian, Riau Nihil Hotspot! BMKG Catat 108 Titik Panas di Sumatera Sore Ini
Honda Bikers Day 2026 di Ambarawa diikuti 32.214 bikers dari seluruh Indonesia. 32.214 Bikers Honda Satukan Semangat Persaudaraan dalam Honda Bikers Day 2026
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved