www.halloriau.com  
BREAKING NEWS :
Polres Bengkalis Gagalkan “Penyelundupan” 43 Warga Bangladesh ke Malaysia
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Tiga Kurir Sabu 2 Kg di Selatpanjang Dibekuk Tim Bareskrim Mabes Polri
Jumat, 23 September 2022 - 16:34:58 WIB
Bareskrim Mabes Polri bekerjasama dengan Kantor Wilayah Direktorat Jendral Bea dan Cukai (DJBC) Riau mengamankan tiga kurir sabu dari Malaysia.
Bareskrim Mabes Polri bekerjasama dengan Kantor Wilayah Direktorat Jendral Bea dan Cukai (DJBC) Riau mengamankan tiga kurir sabu dari Malaysia.

SELATPANJANG - Tiga orang terduga penyalahgunaan narkoba jenis sabu seberat 2 Kg di Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti dibawa ke Mabes Polri.

Ketiga orang tersebut merupakan hasil penindakan dari tim Bareskrim Mabes Polri bekerjasama dengan Kantor Wilayah Direktorat Jendral Bea dan Cukai (DJBC) Riau pada Selasa (20/9/2022) yang lalu.

Informasi tersebut disampaikan Petugas Pos Bea Cukai Selatpanjang Wachid Aryanto kepada wartawan saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (23/9/2022) siang.

Dijelaskan Wachid operasi penangkapan tersangka berawal dari informasi dari tim Bareskrim Polri dimana akan ada pengiriman Narkotika, Psikotropika, dan Prekursor (NPP) melalui jalur laut asal Malaysia tujuan Selatpanjang.

Kemudian tim bareskrim dan BC Bengkalis dan Kanwil BC Riau bersiaga di pelabuhan Selatpanjang, untuk menunggu target yang merupakan kapal importir milik Asian Jaya yang datang dari Malaysia.

"Kemudian setelah mendapat informasi bahwa kapal target merapat tim segera meluncur ke TKP sekitar pukul 21.00 malam," ungkap Wachid.

Di sana tersangka pertama inisial AS (28) langsung diamankan oleh tim gabungan saat turun dari kapal. AS diketahui merupakan Anak Buah Kapal (ABK) dari kapal Asian Jaya.

"Saat turun dia langsung diamankan, dia diamankan bersama barang bukti 2 kilogram sabu yang dibungkus secara rapi," ungkapnya.

AS diketahui berperan sebagai kurir yang membawa barang haram tersebut dari Malaysia. Tidak sampai di situ, tim kemudian melakukan pengembangan untuk mengetahui pemesan dari Sabu yang dibawa AS.

Hasilnya diketahui 2 orang lainnya yaitu SY (24) dan IS (48) yang diakui AS merupakan pemesan dari barang tersebut.

"Setelah dikembangkan, 3 orang lainnya kemudian ditangkap dengan cara dihubungi tersangka pertama. Setelah muncul kemudian langsung diamankan di sekitar gudang Asian Jaya jalan Tebingtinggi," jelasnya.

Keesokan harinya pihak Bea Cukai juga menurunkan anjing pelacak K-9 dari Bea Cukai Batam untuk melakukan pemeriksaan di gudang milik Asian Jaya.

Pemeriksaan dilakukan secara intensif pada Kamis (22/9/2022), hanya saja tidak ada lagi didapati barang terlarang di sana.

Wachid juga mengatakan bahwa pemilik kapal dan gudang juga saat ini diketahui tidak memiliki sangkut paut terhadap kasus tersebut.

"Setelah dilakukan pemeriksaan tidak ada lagi ditemukan di gudang miliknya, selain itu pemilik juga mengatakan memang tidak tahu menahun dengan peristiwa tersebut," katanya.

Selain itu di hari yang sama tim gabungan juga sempat melakukan pemeriksaan terhadap satu kapal importir lainnya dari Malaysia yang tiba di Pelabuhan Pelindo saat sore hari.

"Anjing pelacak juga kita bawa ke sana, karena memang baru kejadian dan sama-sama dari Malaysia tapi di sana tidak ada ditemukan barang terlarang," tuturnya.

Setelah tim selesai melakukan pemeriksaan yang dicurigai, pihak Bea Cukai Bengkalis dan Bareskrim Polri kemudian membawa ketiga tersangka dan barang bukti 2 kg sabu untuk dibawa ke Mabes Polri pada malam hari.

Sementara diketahui sabu yang dibawa para tersangka memang berasal dari Malaysia untuk dijual di Kepulauan Meranti. Total nilai dari barang haram tersebut miliyaran rupiah.

"Jadi tersangka maupun barang bukti sudah diamankan. Untuk proses selanjutnya ada pada Bareskrim Polri." pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya tim gabungan melakukan pemeriksaan secara mendetail, baik di kapal milik Asian, maupun di gudang ekspedisinya di Jalan Tebingtinggi, Selatpanjang, pada Kamis (22/9/2022).

Untuk mengefektifkan pemeriksaan, kantor ekspedisi asian jaya, tempat bongkar muat kapal ditutup oleh petugas.

Dari pantauan di lapangan anjing pelacak K-9 milik Bea Cukai bernama Pluto juga tampak diturunkan ke lapangan.

Pemilik Kantor Ekspedisi Jasa Angkutan Laut Jalan Tebingtinggi, Kecamatan Tebingtinggi, Asian yang sempat dikonfirmasi mengakui bahwa gudangnya memang diperiksa oleh tim gabungan.

"Iya sekarang sedang diperiksa dengan anjing pelacak dari polisi dan Bea dan cukai," ungkapnya kepada awak media, Kamis (22/9/2022) siang.

Awak media tidak diperbolehkan memantau proses pemeriksaan, alasannya tidak diberikan izin oleh aparat yang sedang bertugas.

"Dilarang untuk masuk karena mereka sedang kerja. tidak boleh," ujarnya.

Asian menjelaskan besar kemungkinan pemeriksaan termasuk dalam rangkaian penindakaan sejumlah warga yang kedapatan membawa barang dugaan narkoba jenis sabu yang merupakan Anak Buah Kapal (ABK) miliknya, kemarin (20/9/2022) malam.

"Kemarin tiga orang ditangkap. Kabarnya bawa sabu 2 kilogram. Salah seorang dari mereka anggota kita. Dua orang lainnya bekas anggota," sebutnya.

Namun ia mengaku jika anggotanya tersebut baru saja bekerja sebagai awak kapal miliknya. Sementara, dua orang lainnya bekas anggotanya.

"Anggota kita itu, baru aja bekerja. Bahkan baru dua trip ikut. Memang baru bekerja sama kita. Saya tidak begitu tau latar belakangnya. Dua lagi mantan anggota saya," ungkapnya.

Mereka kabarnya ditangkap tidak jauh dari kantor ekspedisinya. "Penangkapan kemarin. Lokasi penangkapan tak jauh dari sini," ujarnya.

Namun secara tegas Asian tidak tahu apa yang sedang terjadi. Apalagi cerita soal narkoba. Ia hanya tetap kooperatif dalam pemeriksaan yang sedang dilakukan petugas.

Dirinya juga menyampaikan apresiasi kepada tim gabungan karena secara cepat untuk melakukan tindakan terkait hal tersebut.

Penulis : Ali Imroen

  Berita Terkait

 


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA LAINNYA    
Polres Bengkalis Gagalkan “Penyelundupan” 43 Warga Bangladesh ke Malaysia
Pj Walikota Pekanbaru Muflihun menandatangani KUA-PPAS APBD Perubahan Pekanabru tahun anggaran 2022.(foto: int)Tak Ingin Tunda Bayar, APBD Perubahan Pekanbaru 2022 Turun Rp60 Miliar
Kondisi rumah korban sudah dipasangi garis polisi oleh Polres Kuansing.(foto: ultra/halloriau.com)Breaking News: Honorer Kantor Camat Pangean dan Ibunya Ditemukan Tewas Bersimbah Darah
Bupati Meranti, H M Adil melakukan MoU PPID Meranti.(foto: istimewa)Bupati dan OPD Pemkab Meranti MoU Dorong Keterbukaan Informasi Publik
Pembukaan sosialisasi PMK di Kabupaten Kepulauan MerantiSosialisasi Cegah PMK dibuka Kalaksa BPBD Riau, Meranti masih Zero Case
  Jasad honorer Camat Pangean dan ibunya yang ditemukan tewas.(foto: ultra/halloriau.com)Ayah Honorer Kantor Camat Pangean Masih Dirawat di Arab Saudi
Bupati Bengkalis Kasmarni membuka MTQ ke-27 Kecamatan Bantan.(foto: zulkarnaen/halloriau.com)Sempat Hujan, Bupati Kasmarni Buka MTQ ke-27 Kecamatan Bantan
Syafrudin IputSyafrudin Iput Nyatakan Siap Maju Jadi Calon Bupati Rohil
Ketua DPC Gerindra Rohil Syafrudin IputSyafrudin Iput Ungkap Dua Syarat Utama Caleg yang Diusung Gerindra
Ketua PWI Riau Zulmansyah SekedangKetua PWI Riau: Anggota Muda yang Tak Ikut UKW Kartunya Tak Bisa Diperpanjang
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Kontraktor IPAL Mulai Rekondisi Jalan
 
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2022 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved