www.halloriau.com  
BREAKING NEWS :
Begini Upaya Dishub Pekanbaru Tindak Truk Tonase Besar Melintas di Dalam Kota
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Gajah Hamil Ditemukan Mati di Bengkalis, Polisi Duga Diracun
Sabtu, 28 Mei 2022 - 07:45:28 WIB
Gajah liar ditemukan mati di Bengkalis, Riau
Gajah liar ditemukan mati di Bengkalis, Riau

PEKANBARU - Polisi mengusut kasus gajah sumatera yang sedang hamil ditemukan mati di Bengkalis, Riau. Dugaan awal, gajah itu mati karena diracun.

"Kami sedang dalami soal dugaan diracun itu. Ada dugaan gajah mati diracun," tegas Kapolres Bengkalis AKBP Indra Wijadmiko, Jumat (27/5/2022).

Dalam mengusut kasus tersebut, Indra kini menunggu hasil pemeriksaan laboratorium dari sampel yang diambil tim Balai BKSDA Riau. Jika terbukti diracun, dia memastikan mengusut pelaku sampai tuntas.

"Kami tunggu hasil laboratorium. Kalau ini benar diracun kami kejar sampai tuntas si pelaku, kita sangat prihatin melihat kasus ini. Bukan hanya induk saja, tapi bayi yang sudah mau lahir juga mati," kata Indra, seperti yang dilansir dari detk.

Terkait insiden tersebut, Indra minta agar masyarakat tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum. Apalagi, gajah adalah habitat asli sumatera yang dilindungi oleh undang-undang.

Diketahui, seekor gajah ditemukan mati di dalam kawasan konsesi akasia PT Arara Abadi, Bengkalis. Gajah betina mati dengan kondisi memprihatinkan dengan mulut mengeluarkan darah.

Kapolsek Pinggir, Kompol Maitertika mengatakan gajah pertama kali ditemukan seorang pekerja. Di mana ada informasi dari seorang pekerja melihat gajah tertidur pada Selasa (24/5/2022).

"Ada pekerja yang tidak ketahui namanya di KM 9 Koto Pait mengatakan ada gajah yang posisinya tertidur dari Selasa pagi. Di mana saat itu saksi akan pulang," terang Maitertika kemarin.

Selanjutnya informasi itu disampaikan ke Pamusuk Siregar, petugas BKSDA yang saat itu tengah melaksanakan patroli rutin. Kemudian tim melakukan penyisiran di sekitar lokasi guna mengetahui penyebab gajah mati.

Hasil pemeriksaan awal, terlihat gajah mati dengan posisi mulut mengeluarkan darah. Bahkan dari tubuh gajah sudah mengeluarkan bau busuk.

Setelah bangkai gajah dibedah, terungkap gajah betina mati dalam kondisu hamil tua. Terlihat anak gajah juga sudah mati dalam perut dan menghitam.

"Saat dilakukan nekropsi diketahui bahwa gajah dalam kondisi mengandung dan akan segera melahirkan anaknya. Tim lalu mengambil sample hati, dinding usus, paru, dan kotoran gajah untuk uji laboratorium," kata Plt Kepala BBKSDA Riau, Fifin Arfiana. *


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
IlustrasiBegini Upaya Dishub Pekanbaru Tindak Truk Tonase Besar Melintas di Dalam Kota
Timnas Indonesia menjamu Vietnam dalam laga perdana Piala AFF U-19 2022Laga Perdana Piala AFF U-19 2022, Indonesia Ditahan Imbang Vietnam 0-0
PT PHE Kampar bersama sejumlah kader posyandu Desa Talang Sungai LimauCegah Stunting, PHE Kampar Gelar Pelatihan Olah MPASI di Desa Talang Sungai Limau Inhu
Head of Sales XL Axiata Greater Medan, Horas Lubis (tengah) bersama dengan KMI Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Muhammad Ilyas (ketiga dari kanan) pada saat acara penyerahan donasi laptop di Medan, Sumatera Utara, belum lama ini.Dukung Digitalisasi di Pedesaan, XL Axiata Donasi Laptop ke Puluhan Ponpes di 7 Provinsi
IlustrasiKeterbatasan Anggaran, Dishub Pekanbaru Tetap Lakukan Peremajaan PJU
  Politisi India Nupur SharmaPengadilan Tinggi India Sebut Pernyataan Nupur Sharma Hina Nabi Menyebabkan Kekacauan
IlustrasiCapai 625 Kasus, Ini Langkah Pemprov Riau Atasi Wabah PMK
Pasangan tim ganda putri Indonesia Apriyani dan FadiaKandaskan Korsel, Ganda Putri Indonesia Apriyani-Fadia Rebut Tiket ke Final Malaysia Open 2022
Sejumlah owner Coffee shop, barista, dan penggiat kopi di Kepulauan Meranti saat mengikuti Coffee Talk yang ditayangkan oleh Dikopi Coffee shop selatpanjang.Coffee Talk Bersama Dikopi Selatpanjang, Mengangkat Cita Rasa Kopi Liberika Meranti
IlustrasiPemprov Riau Kembali Buka Seleksi Beasiswa Prestasi dan Bidikmisi 2022, Ini Caranya
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Penandatanganan MoU dan Penghargaan Desa Bebas Api Asian Agri
 
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2022 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved