www.halloriau.com
BREAKING NEWS :
Pembangunan Kota Pekanbaru Butuh Peran Aktif Pengusaha Muda
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Uang Dilarikan Oknum Pegawai Bank, BRI Selatpanjang Tawarkan Solusi Bagi Para Nasabah
Selasa, 12 Januari 2021 - 22:23:06 WIB
Logo Bank BRI
Logo Bank BRI

SELATPANJANG - Oknum pegawai Bank BRI Unit Imam Bonjol, Selatpanjang diduga membawa kabur uang sejumlah nasabah dengan total kerugian mencapai ratusan juta. Para nasabah yang merasa uangnya dibawa oknum tersebut kecewa karena merasa ditipu dan berniat akan melaporkan hal ini ke pihak yang berwajib.

Para nasabah apes ini mempertanyakan uang mereka yang diduga dibawa kabur oleh salah satu oknum pegawai Bank BRI tersebut. Rata-rata para nasabah ini merasa tertipu terhadap apa yang dijanjikan dan ditawarkan oleh oknum pegawai BRI itu. Modusnya, oknum pegawai Bank BRI bernama Fahru ini menawarkan pinjaman bank program Kupedes kepada sejumlah nasabah, namun setelah uangnya cair, oknum pegawai BRI tersebut malah meminjamkan uang itu. Selain itu ada juga nasabah yang hanya meminjam yang mengatasnamakan saja, sementara itu uang yang dipinjam sepenuhnya dipinjamkan kepada oknum pegawai Bank tersebut.

Adapun nominal uang yang dipinjam tersebut jumlahnya bervariasi, mulai dari Rp10 juta hingga Rp100 juta.

Hingga saat ini Fahru sudah dipecat dari tempat kerjanya, sementara itu uang nasabah yang sudah terlanjur dipinjamkan tidak dikembalikan, sementara itu keberadaannya tidak lagi diketahui.

"Uang saya lenyap sebesar Rp15 juta. Sementara uang itu saya gunakan untuk modal usaha, hingga saat ini Fahru yang merupakan pegawai Bank BRI tidak bisa dihubungi lagi," kata Aji salah seorang nasabah yang merasa ditipu.

Nasabah lainnya juga merasa ditipu dengan apa yang dilakukan oleh pegawai Bank tersebut, dimana uang yang dipinjamkannya dari Bank sepenuhnya untuk Fahru.

"Uang saya Rp100 juta semuanya untuk Fahru, awalnya saya percaya saja apa yang dia katakan, karena dia membawa embel-embel Bank BRI," kata Mardian.

Sementara itu, Pimpinan Cabang Bank BRI Selatpanjang, Didi yang dikonfirmasi mengenai hal ini mengatakan terkait proses pencairan yang dilakukan pihak Bank tidak ada masalah, hanya saja ketika uang yang sudah dicairkan dipinjamkan kepada oknum pegawai Bank BRI pihaknya tidak mengetahui hal itu karena sudah berada diluar wewenangnya.

"Ini bukan masalah kreditnya yang tidak benar, nasabah itu sudah kita survei sebelumnya, apakah layak atau tidak menerima. Kalau dibilang bagi dua dengan Fahru, pasti ditolak oleh pemutus. Setelah cair mungkin Fahru minta, apakah ditekan atau memang sudah ada perjanjian sebelumnya kita kan tidak tau, itu sudah diluar kewenangan BRI," kata Didi, Selasa (12/1/2021).

Mendapatkan laporan waktu itu, kata Didi pihaknya pun segera memanggil Fahru untuk dimintai keterangan terkait hal tersebut.

"Setelah saya tau dia berbuat seperti itu, kemudian saya panggil Fahru, kemudian dia mengakui sambil menangis dan dia mengatakan jika ada kebutuhan. Lalu saya bilang dia harus menyelesaikan hal ini agar persoalan tidak bertambah besar, namun setelah itu dia kabur entah kemana," ujar Didi.

Karena sudah lama tidak ada kabar berita, akhirnya pihak Bank BRI memecat Fahru, selain itu dia juga belum berkomitmen untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

"Fahru itu kita PHK kan sejak bulan Desember lalu, namun itu bukan karena kasus, melainkan dia tidak datang ke kantor selama sebulan dan sebelumnya juga dia tidak saya kasi jabatan sampai dia mau menyelesaikan persoalannya itu," ungkapnya.

Terkait persoalan kredit yang dihadapi nasabah, pihak BRI berjanji akan mencarikan solusi terbaik yang tidak memberatkan.

"Sebelumnya kita tidak pernah ada masalah dengan nasabah. Jika mereka ada kendala kesulitan untuk bayar, segera laporkan, solusinya akan kita cari. Kita bukan swasta yang kayak ada ancamannya gitu, kita akan cari solusi seperti apa. Kalau saya menilai rugi kalau nasabah harus menempuh jalur hukum, karena selama ini kita memang tidak masalah dan penyalurannya sudah benar," tuturnya.

Hingga saat ini Didi tidak mencium adanya keterlibatan karyawan lainnya dan dirinya juga masih meyakini bahwa masih banyak nasabah yang masih percaya dengan BRI cabang Selatpanjang.

"Hingga saat ini tidak ada keterlibatan pimpinan dan karyawan lainnya, dan ini murni personal dilakukan oleh oknum tersebut. Dan saya masih percaya BRI belum jelek-jelek sangat namanya karena saat ini masih banyak nasabah yang mempercayai kami dan pinjaman serta usaha mereka terus tumbuh melalui BRI," pungkasnya.

 

Penulis : Ali Imroen


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Doni MonardoMasyarakat Diminta Waspada, Doni Monardo Duga Dirinya Terinfeksi Corona Saat Makan
El SyabrinaSiapkan Regulasi Pungut Retribusi, Pemko Pekanbaru Bakal Tata PKL
DPRD RiauMahasiswa Minta DPRD Riau Perjuangkan Blok Rokan
  IlustrasiJika Ada Perubahan UU, Pilkada Pekanbaru Digelar 2022
IlustrasiSiram Tanaman dengan Susu, Ini Khasiatnya
Iklan rokok videotron Jalan Sudirman Pekanbaru.Walikota Pekanbaru Disomasi karena Iklan Rokok di Videotron

BERITA LAINNYA    
Penyerahan plakat dari HIPMI Kota Pekanbaru kepada Walikota Pekanbaru yang diterima El Syabrina.Pembangunan Kota Pekanbaru Butuh Peran Aktif Pengusaha Muda
IlustrasiJika Ada Perubahan UU, Pilkada Pekanbaru Digelar 2022
IlustrasiSiram Tanaman dengan Susu, Ini Khasiatnya
  Doni MonardoMasyarakat Diminta Waspada, Doni Monardo Duga Dirinya Terinfeksi Corona Saat Makan
El SyabrinaSiapkan Regulasi Pungut Retribusi, Pemko Pekanbaru Bakal Tata PKL
DPRD RiauMahasiswa Minta DPRD Riau Perjuangkan Blok Rokan
Komentar Anda :

 
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2021 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved