www.halloriau.com
Hukrim
BREAKING NEWS :
Riau Bertambah 163, Pekanbaru Masih Tertinggi Sumbang 69 Kasus
 
Biadab! Ayah Gagahi Anak Tiri Usia 13 Tahun 2 Kali, Ngaku Sayang dan Cinta
Kamis, 29 Oktober 2020 - 18:24:06 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

BATAM – MT (34), warga Tebing Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri) tidak berkutik setelah diamankan personel dari Kepolisian Sektor Tebing Polres Karimun.

MT diamankan karena telah melakukan pencabulan kepada anak tirinya yang masih berusia 13 tahun.

Kapolsek Tebing Iptu Brasta Pratama Putra mengatakan, pelaku MT telah melakukan pencabulan terhadap korban sebanyak dua kali di rumahnya.

"Pengakuan dari korban, ayah tirinya telah menggagahi dirinya sebanyak dua kali. Ironisnya antara pelaku dan korban mempunyai kedekatan yang baik, di mana korban sering bermain dengan pelaku, sehingga pelaku memanfaatkan situasi itu dan mencabuli korban," kata Brasta melalui telepon, Kamis (29/10/2020) dikutip dari kompas.

Brasta menyebutkan, untuk menutupi perbuatannya, pelaku kerap memberikan uang jajan dan meminta kepada anaknya untuk tidak memberitahukan kepada sang ibu.

Brata menjelaskan, tindak cabul ini diketahui setelah ibu korban mengecek pesan di ponsel milik korban.

Saat itu, pelaku yang merupakan suaminya tersebut mengirimkan pesan tidak pantas kepada sang anak.

"Jadi ibu korban membaca chat pelaku di ponsel anaknya, yang isinya “dah lama ayah tak megang punye adek”. Membaca pesan itu, ibu korban tidak terima dan melaporkan hal ini ke Polsek Tebing,” terang Brata.

Brata menambahkan, perihal pesan yang ditemukan oleh sang ibu, memang diakui oleh korban.

“Pelaku kami amankan di rumahnya, saat itu pelaku sedang berada di dalam kamar. Saat ini pelaku sudah berada di sel Polsek Tebing untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” jelas Brata.

Pelaku sendiri, sambung Brata juga mengakui apa yang telah diperbuatnya kepada anak tirinya. Bahkan pelaku mengaku sayang dan cinta kepada anak tirinya.

“Pelaku mengaku sudah lama tidak diberikan jatah dari istrinya. Karena sering bersama anaknya, dari sanalah rasa sayang itu muncul dan akhirnya melampiaskan hal tersebut ke anak tirinya,” papar Brata.

Atas perbuatannya, pelaku dikenai Pasal 81 ayat (2) atau Pasal 82 ayat (1), di mana setiap orang yang dimaksud dalam pasal 76 D dipidana pelaing singkat lima tahun dan paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp 5 miliar. (*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
IlustrasiGara-gara Pesan Singkat, Apak Rutiang di Kampar Ketahuan Cabuli Anak Tirinya hingga Berujung Dibui
IlustrasiBiadab! Ayah Gagahi Anak Tiri Usia 13 Tahun 2 Kali, Ngaku Sayang dan Cinta
IlustrasiBejat, Selama 8 Tahun Ayah di Kampar Cabuli Anak Tiri yang Masih Belia
  Tahanan Polsek Peranap putuskan jadi Mualaf.Dapat Hidayah, Tahanan Polsek Peranap Inhu Baca Syahadat
IlustrasiPria di Kampar Pukul Ayah Kandung Pakai Batako hingga Tewas, Bakal Dites Kejiwaan
IlustrasiSadis, Gara-gara Ditolak Istri yang Masih Nifas Berhuhungan Seks Ayah Bunuh Bayi 41 Hari

 
Berita Lainnya :
  • Riau Bertambah 163, Pekanbaru Masih Tertinggi Sumbang 69 Kasus
  • Penganiaya Pemilik Kebun dengan Gergaji Diringkus Polsek Rambah
  • Perkuat Jejaring dan Kolaborasi, 138 Alumni BAKTI NUSA Siap Berkontribusi
  • Bandel! SMA Tri Bhakti Tetap Buka Aktivitas Kegiatan Belajar
  • Tingkatkan Kapasitas SDM Pengawas Pemilu, Bawaslu Dumai Gelar Bimtek
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Beli Rumah untuk Curi Minyak
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved