www.halloriau.com
Hukrim
BREAKING NEWS :
Jenis Kelamin Laki-laki Paling Banyak Terpapar Covid-19 di Riau
 
Riski, Kurir Internasional 19 Kg Sabu, Ternyata Anak Broken Home yang Tak Tamat SMA
Selasa, 27 Oktober 2020 - 10:50:12 WIB
Ekspos kasus penangkapan 19 kg sabu dan ribuan butir inek dengan tersangka bernama Rizki yang merupakan anak broken home dan tidak tamat SMA.
Ekspos kasus penangkapan 19 kg sabu dan ribuan butir inek dengan tersangka bernama Rizki yang merupakan anak broken home dan tidak tamat SMA.

PEKANBARU - Terlahir 23 tahun silam, Riski panggilannya, pada 26 Oktober lalu dirinya ditangkap petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Riau di Jalan Lintas Sumatera, Rohil - Sumut, karena membawa narkoba.

Menjadi kurir barang terlarang ini sudah pernah ia lakoni, tapi baru ini ketahuan aparat.

Akibat tertangkap, Riski terpaksa harus menghabiskan hari-harinya di balik jeruji. Saat ini dia mendekam di Lapas Pekanbaru.

Alasan untuk menutupi kebutuhan hidup, membuat Riski berani mengambil resiko besarnya membawa 19 kilogram sabu dan 10 ribu butir pil ekstasi di punggungnya. Tersimpan dalam sebuah tas ransel. Dibawa dengan sepeda motor dari Kota Dumai menuju Kabupaten Rohil.

"Upah yang diterima Riski ini Rp15 juta," kata Kepala BNN Riau, Brigjen Pol Kennedy, Selasa (27/10/2020). 

Perjalanan hidup Riski bisa disebut penuh dilema. Beberapa tahun lalu ternyata kehidupan keluarganya diterpa permasalahan. Bahkan, pendidikan yang dienyamnya hanya sampai bangku sekolah menengah atas. Itu pun tidak tamat.

"Keluarga Riski ini, ibu dan bapaknya pisah (broken home). Ada yang tinggal di Pekanbaru dan Dumai. Sekolahnya hanya di SMA saja tidak tamat hingga ikut temannya terlibat narkoba," ujar Kennedy.

Ikutnya teman, Riski bahkan jadi penikmat barang haram tersebut (sabu) hingga jadi pemakai berat. Tak sampai di sana, bahkan dirinya dapat tawaran membawa sabu ke Rohil dengan sepeda motor. Aksi pertama berhasil dia lakukan tanpa ada masalah. 

Penawaran kedua pun muncul setelah aksi pertama lolos dari pantauan penegak hukum. Kali ini, dengan modus yang sama, membawa sabu dengan sepeda motor, dia tempuh tanpa ragu-ragu. Semua itu dilakukan untuk penuhi kebutuhan hidupnya. 

Di penghujung Bulan Oktober 2020, barang haram itu tiba dari Malaysia tujuan Dumai melalui jalur laut. Rekannya yang menerima barang itu. Lantas menyerahkannya ke Riski. 

"Dapat barang itu. Riski gerak dengan sepeda motor, tas ransel yang disandangnya berisikan 19 kilogram sabu dan 10 butir inek," lanjut Kennedy yang juga didampingi AKBP Haldun.

Tim yang sejak awal mendapatkan laporan adanya transaksi narkoba dari Malaysia ke Dumai dilanjutkan ke Rohil. Tim bergerak dan menemukan Riski, pembuntutan dilakukan, hingga Jalan Lintas Sumatera, dia pun tertangkap. 

"Tak sampai di Rohil saja, narkoba ini juga akan diedarkan ke Sumut dengan kurir juga yang merupakan kawan dari Riski yang diawal memberikan narkoba itu saat di Dumai. Dia itu masih kita buru (DPO)," terang Kennedy. 

Riski yang kini telah menjadi pemakai sabu, akan mendekam di penjara untuk waktu tak sebentar. Bahkan bisa jadi untuk seumur hidupnya. Tentu itu bisa membuat dirinya tak akan berjumpa dengan sabu lagi. 

"Pasal yang kita kenakan untuk Riski, Pasal 114 dan Pasal 112 ayat 2 dengan ancaman hukuman 5 tahun dan paling lama seumur hidup," pungkas Kennedy.

Penulis : Helmi 
Editor: Yusni Fatimah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Ekspos kasus tangkapan narkoba seberat 19 kg sabu dan ribuan butir inek.BNN Riau Tangkap Kurir Narkoba Sindikat Internasional Bersama 19 Kg Sabu dan Ribuan Inek
Dua kurir sabu asal Malaysia diamankan BNN Riau.BNN Riau Tangkap Kurir 7 Kg Sabu Asal Malaysia, Kandaskan Impian Terima Upah Rp50 Juta
Ekspos kasus narkoba di kantor BNN Riau.BNN Ungkap Sindikat Narkoba Internasional di Riau, Satu Tersangka Oknum Anggota Polri
  Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau musnahkan barang bukti Narkoba.Tangkapan Selama Juli, Polda Riau Musnahkan 18 Kg Sabu dan Ratusan Inek, 1 Tersangka Bandar Narkoba
Wawako Dumai Eko Suharjo dan Kajari Dumai Khairul Anwar memusnahkan barang bukti sabu-sabu dan pil ekstasi dengan cara diblender. Kejari Dumai Musnahkan 170 Gram Sabu dan 300 Butir Pil Ekstasi
Kapolresta Pekanbaru AKBP Nandang MuSertijab Kapolresta Pekanbaru; Pemberantasan Narkoba Jadi Prioritas

 
Berita Lainnya :
  • Jenis Kelamin Laki-laki Paling Banyak Terpapar Covid-19 di Riau
  • Dikukuhkan Wagubri, Seluruh Kabupaten Kota di Riau sudah Miliki TPAKD
  • Satgas Penanggulangan Bencana Tinjau Titik Banjir di Kecamatan Bangko
  • Bangga Jadi Petani: Anton, Beternak Ayam dan Bebek sebagai Solusi Ekonomi Alternatif
  • Data Satgas Covid-19: sudah 428 Warga Riau Meninggal Dunia karena Corona
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Beli Rumah untuk Curi Minyak
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved