www.halloriau.com
BREAKING NEWS :
Mahasiswa KKN Universitas Andalas Bagikan Masker Gratis di Simpang Garoga Duri
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Demo Tolak Omnibus Law di Kantor DPRD Riau Ricuh, Ratusan Demonstran Berjatuhan
Kamis, 08 Oktober 2020 - 17:24:58 WIB
Demonstran berjatuhan menjadi korban gas air mata di depan DPRD Riau Jalan Sudirman Pekanbaru diselamatkan ke dalam gedung MUI Riau, FOTO: Detak Indonesia.co.id
Demonstran berjatuhan menjadi korban gas air mata di depan DPRD Riau Jalan Sudirman Pekanbaru diselamatkan ke dalam gedung MUI Riau, FOTO: Detak Indonesia.co.id

PEKANBARU - Demo penolakan omnibus law di Riau, tepatnya di gedung DPRD Riau, Kamis (8/10/2020), berlangsung ricuh. Bermula dari aksi saling dorong pagar masuk, massa aksi dan polisi mulai kontak fisik.

Akibatnya, ratusan mahasiswa-mahasiswi dari puluhan ribu demonstran, berjatuhan dan menjadi korban gas air mata dan water canon pihak kepolisian jajaran Polda Riau, sekira pukul 14.55 WIB tadi.

Selain mahasiswa kena gas air mata, para polisi juga kena gas air mata. Kondisi Lapangan yang gerimis dan disertai angin membuat gas air mata pun menyebar dengan cepat. Massa aksi lantas berhamburan, sebagian menyeberang ke taman budaya Siak.

Bahkan ada juga para demonstran yang melemparkan balik gas air mata ke arah polisi di dalam halaman pintu gerbang masuk DPRD Riau. Polisipun bertumbangan dan menyelamatkan diri ditolong sesama personelnya lainnya mencuci muka dengan air yang ada di dalam halaman DPRD Riau.

Ditulis riauonline.co.id, walau sempat terhenti sesaat, kontak fisik kembali terjadi. Kali ini saling lempar batu terjadi. Baik polisi maupun massa aksi saling melempar.

Mobil water cannon yang sedianya berada di belakang gerbang pun turut bergerak menuju massa aksi. Mobil ambulans pun terdengar meraung-raung kedua sisi jalan.

Mahasiswa demonstran saling tolong menolong menggotong rekan-rekannya yang pingsan lemas akibat gas air mata. Dikutip dari detakindonesia.co.id, para korban dilarikan ke gedung MUI Riau di sebelah Gedung DPRD Riau itu.  

Sementara sejumlah ambulance baik dari ambulance RS Awal Bros, ambulance FPI, dan lain-lain hilir mudik membawa korban yang pingsan berjatuhan dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Kronologis kerusuhan demo di DPRD Riau menolak UU Cipta Kerja dalam pantauan wartawan bermula sekitar pukul 14.53 WIB Kamis (8/10/2020) beberapa demonstran yang tak terkontrol mulai melemparkan air mineral gelas ke arah polisi di pintu gerbang keluar DPRD Riau yang dekat sebelah Gedung BPK RI Perwakilan Riau Jalan Sudirman Pekanbaru itu.

Setelah itu beberapa benda keras seperti kayu dan batu beterbangan dari arah demonstran ke barikade polisi. Suasana makin panas ada polisi yang menghindari lemparan itu, akhirnya memancing mobil water canon di dalam halaman DPRD Riau memulai menembaki demonstran dengan air. Disusul dengan tembakan gas air mata bertubi-tubi dari polisi membuat kocar - kacir demonstran melarikan diri menyelamatkan diri. Hingga terjadilah ratusan demonstran berjatuhan kena gas air mata.

Hingga Kamis sore (8/10/2020) pukul 16.40 WIB tadi suara tembakan gas air mata masih terdengar membubarkan demonstran. Demonstran bergantian datang. Jalan Sudirman depan DPRD Riau ditutup total untuk semua kendaraan.

Sejumlah demonstran mengatakan pihaknya sudah mempelajari isi UU Cipta Kerja itu yang sebagiannya merugikan buruh dan masyarakat.

"Jika anda tidak peduli UU OMNIBUS LAW, dan anda berfikir kalau UU tersebut hanya merugikan kaum buruh. Anda salah besar, ada beberapa point dari UU ini yang sangat merugikan hak warga sipil seperti kita," seru salah satu mahasiswa. (*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA LAINNYA    
Mahasiswa KKN Universitas Andalas Bagikan Masker Gratis di Simpang Garoga Duri
IlustrasiBus Vaksinasi Keliling Dihentikan Sementara, Warga Pekanbaru Diminta Suntik Vaksin di Lokasi Ini
Ketum PBNU KH Said Aqil SiradjSaid Aqil: Ada Kiai yang Suuzan Vaksinasi Itu Pembantaian Massal
IlustrasiKasus Kematian Covid-19 di Indonesia Tembus 80 Ribu
Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan saat meninjau penerapan PPKM Mikro di Desa Teluk Pambang Tambah 30 Orang, Total Warga Pambang Positif Covid 52 Orang
  Polres Dumai Bagikan Paket Bansos Kepada PKL Terdampak Pandemi Covid-19Polres Dumai Bagikan Paket Bansos Kepada PKL Terdampak Pandemi Covid-19
Menko Marves Luhut Binsar PandjaitanKasus Kematian Tinggi di 4 Provinsi Ini, Luhut Minta Laporkan Penyebabnya
Kadiskes Riau Mimi Yuliani NazirPekanbaru Berlakukan PPKM Level 4: WFH 100% hingga Semua Tempat Makan Wajib Tutup
Kadiskes Riau Mimi Yuliani NazirPecah Rekor 1.008 Kasus, Pekanbaru Berlakukan PPKM Level 4 Mulai 28 Juli
IlustrasiSeleksi CPNS Pemprov Riau Diperpanjang
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Balai PPW Riau Monev Program Pamsimas dan IPAL Pesantren di Bengkalis
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2021 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved