www.halloriau.com
BREAKING NEWS :
Mahasiswa KKN Universitas Andalas Bagikan Masker Gratis di Simpang Garoga Duri
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Protes Undang-Undang Cipta Kerja, Mahasiswa dan Aparat Bentrok di Gedung DPRD Bengkalis
Kamis, 08 Oktober 2020 - 17:03:07 WIB
Aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Bengkalis.
Aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Bengkalis.

BENGKALIS – Aksi demonstrasi Gerakan Mahasiswa pemuda rakyat (Gempur)  Bengkalis yang memprotes Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja di depan Gedung DPRD Bengkalis, Kamis (8/10/2020) memanas. Antara mahasiswa dengan aparat kepolisian yang melakukan pengamanan sempat terjadi bentrok.

Awalnya, aksi demonstrasi berlangsung tertib dimana para mahasiswa sejak pukul 10.00 WIB mulai terkonsentrasi di badan jalan tepat di gedung DPRD Bengkalis. Ratusan mahasiswa dan sejumlah perguruan tinggi di Bengkalis ini meneriakkan yel-yel lengkap dengan berbagai spanduk yang bertuliskan protes terhadap Undang-Undang Cipta Kerja. Sebagian lagi ada yang berorasi. Sementara tepat di depan mereka dibatasi dengan pagar duri, aparat kepolisian tampak berjaga-jaga untuk memastikan aksi demonstrasi berlangsung dengan tertib.

Menjelang siang, aksi mulai memanas manakala mahasiswa mulai memaksa masuk dengan merusak pagar duri. Setelah berulang kali mencoba, akhirnya mereka berhasil merusak pagar tersebut dan perlahan merangsek mendekat gerbang pintu masuk. Namun aksi mahasiswa yang merangsek masuk, dihadang personel polisi dari Polres Bengkalis. Kondisi ini membuat bentrokan antara mahasiswa dengan polisi tidak dapat dielakkan.

Terjadi ketegangan dan sempat saling dorong antara petugas dan mahasiswa. Beberapa menit kondisi ricuh terjadi ini semakin memanas saat tiga orang mahasiswa ditarik polisi untuk diamankan ke dalam kantor DPRD Bengkalis.  Mereka yang diamankan ini sempat beberapa kali mendapat pukulan dan terjangan petugas. Kondisi ini dilihat oleh mahasiswa lainya dan mereka tidak terima perlakuan petugas tersebut.

Mahasiswa terus berupaya masuk ke kantor DPRD Bengkalis. Mereka memaksa petugas untuk membebaskan tiga rekannya yang telah diamankan ini.  Setelah melalui perdebatan dan negosiasi antara aparat dan mahasiswa, tiga mahasiswa yang sempat diamankan kemudian dibebaskan petugas. Dengan syarat masa mundur dari pagar DPRD Bengkalis.

Febri Kurniadi salah satu orator dalam aksi ini mengatakan, pihaknya meminta kepada Kapolres Bengkalis untuk menindak anggotanya yang melakukan tindakan pemukulan terhadap mahasiswa. "Kami minta tolong kepada Kapolres Bengkalis agar aparat yang melakukan pemukulan tadi untuk ditindak. Kalau tidak, nanti kami akan melakukan aksi lebih besar lagi," ujar Febri.

Aksi unjuk rasa dilakukan mahasiswa ini ditutup dengan melakukan sidang rakyat di tengah jalan depan kantor DPRD Bengkalis.  Sidang rakyat ini dipimpin langsung Koordinator Umum (Kordum) Gempur Fahrian Ramdhani.

Dalam sidang rakyat ini masa mengeluarkan dua pernyataan sikap yang disepakati bersama. "Kami menyatakan sikap mosi tidak percaya kepada DPR RI. Serta menolak dan cabut Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja yang baru disahkan beberapa waktu lalu," ujar Fahrian.

Alasan massa menolak dan membatalkan Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja ini berpotensi pelanggaran HAM yang memangkas potensi kelonggaran dan kesejahteraan, merusak lingkungan, dan pelemahan UMKM serta menimbulkan persaingan yang tidak sehat antara pekerja lokal dan asing.

Penulis : Zulkarnaen
Editor : Yusni Fatimah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA LAINNYA    
Mahasiswa KKN Universitas Andalas Bagikan Masker Gratis di Simpang Garoga Duri
IlustrasiBus Vaksinasi Keliling Dihentikan Sementara, Warga Pekanbaru Diminta Suntik Vaksin di Lokasi Ini
Ketum PBNU KH Said Aqil SiradjSaid Aqil: Ada Kiai yang Suuzan Vaksinasi Itu Pembantaian Massal
IlustrasiKasus Kematian Covid-19 di Indonesia Tembus 80 Ribu
Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan saat meninjau penerapan PPKM Mikro di Desa Teluk Pambang Tambah 30 Orang, Total Warga Pambang Positif Covid 52 Orang
  Polres Dumai Bagikan Paket Bansos Kepada PKL Terdampak Pandemi Covid-19Polres Dumai Bagikan Paket Bansos Kepada PKL Terdampak Pandemi Covid-19
Menko Marves Luhut Binsar PandjaitanKasus Kematian Tinggi di 4 Provinsi Ini, Luhut Minta Laporkan Penyebabnya
Kadiskes Riau Mimi Yuliani NazirPekanbaru Berlakukan PPKM Level 4: WFH 100% hingga Semua Tempat Makan Wajib Tutup
Kadiskes Riau Mimi Yuliani NazirPecah Rekor 1.008 Kasus, Pekanbaru Berlakukan PPKM Level 4 Mulai 28 Juli
IlustrasiSeleksi CPNS Pemprov Riau Diperpanjang
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Balai PPW Riau Monev Program Pamsimas dan IPAL Pesantren di Bengkalis
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2021 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved