www.halloriau.com
Hukrim
BREAKING NEWS :
KPID Riau Temukan Pelanggaran P3SPS saat Debat Kandidat di Bengkalis
 
Napi di Balik Lapas 3 Kota Ini Terlibat Pengendalian 64 Kg Sabu Jaringan Malaysia
Kamis, 08 Oktober 2020 - 16:04:09 WIB
Para tersangka saat ekpos di Mapolda Riau.
Para tersangka saat ekpos di Mapolda Riau.

PEKANBARU - Selama dua pekan di Bulan September 2020, Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau dan jajaran kembali mengungkap kasus narkotika jenis sabu 64 kilogram lebih dan 10 ribu butir inek. Dalam kasus ini, aparat juga menahan 11 orang tersangka.

Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, Kamis (7/10/2020) siang, menuturkan pengungkapan kasus narkoba tersebut, dikendalikan sindikat narapidana jaringan tiga lapas di Indonesia.

"Termasuk Lapas Pekanbaru, Lapas Bangkinang, dan Lapas Surabaya," tegas Kapolda, saat ekspos di Mapolda Riau.

Menurut Agung, sindikat jaringan Internasional 64 kilogram sabu dan 10 ribu butir ekstasi berasal dari negara tetangga. Para mafia ini, mengirimkan sabu menggunakan jalur perairan.

"Narkoba itu, nantinya akan dijemput oleh para pelaku lainnya yang sudah mendapatkan tugasnya masing-masing oleh para pengendali dari narapidana," kata Agung.

Lebih lanjut, Agung menuturkan pengungkapan kasus itu dibagi dalam 5 laporan polisi (LP) menyebar di beberapa wilayah, termasuk Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

"Kasus ini terbagi dalam 5 laporan polisi, satu laporannya, terdapat di daerah Medan hasil pengembangan 24 kilogram sabu disimpan dalam mobil truk yang kita temukan barang buktinya di Dumai. Tersangkanya ditangkap di Medan," terang Agung.

Terkait penerapan pasal yang dikenakan terhadap para tersangka, Agung menegaskan untuk diterapkan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Sedangkan pelaku yang menguasai senjata api ilegal, Agung menerapkan undang-undang darurat.

"Untuk para tersangka kasus sabu itu, akan kita terapkan pasal TPPU, tanpa terkecuali. Sementara ada 2 orang tersangka yang ditangkap di Kampar kedapatan memiliki senpi ilegal, kita akan kenakan undang-undang darurat terkait senpi dan bahan peledak," pungkas Agung.

Penulis : Helmi
Editor : Yusni Fatimah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Napi diduga jadi pengendali jaringan narkoba.Napi Lapas Pekanbaru Pengendali Narkoba Diduga Ada Hubungan dengan Kompol IZ
IlustrasiBNN Riau Sita 477 Inek Tujuan Samarinda, Diatur Napi dari Lapas
IlustrasiBrimob Diturunkan Kejar Terpidana Mati Kasus Narkoba Asal China yang Kabur dari Lapas
  Barang bukti yang diamankan.Tangkap 2 Oknum Polsus Lapas Pekanbaru, Polisi Amankan 2 Kg Sabu
Para tersangka saat ekpos di Mapolda Riau.Napi di Balik Lapas 3 Kota Ini Terlibat Pengendalian 64 Kg Sabu Jaringan Malaysia
Pemusnahan barang bukti 11 Kg sabu dan 500 butir ekstasi.BNN Riau Ungkap 11 Kg Sabu dari 4 Kasus, Satu di Antaranya dalam Lapas

 
Berita Lainnya :
  • KPID Riau Temukan Pelanggaran P3SPS saat Debat Kandidat di Bengkalis
  • Wagubri Ungkap Peran Zakat di Masa Pandemi Covid-19
  • Jenazah Almarhum Eko Suharjo Tiba di Dumai
  • Breaking News: KPK Tangkap Menteri KKP Edhy Prabowo
  • Kabar Duka, Calon Walikota Dumai Eko Suharjo Meninggal Dunia
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Beli Rumah untuk Curi Minyak
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved