www.halloriau.com
Hukrim
BREAKING NEWS :
Wagubri Ungkap Peran Zakat di Masa Pandemi Covid-19
 
Polda Riau Benarkan Ubah Status DPO Tersangka Pasutri Dugaan Penipuan Tanah di Kampar Jadi Wajib Lapor
Senin, 05 Oktober 2020 - 19:58:30 WIB
Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto
Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto

PEKANBARU - Kabar perubahan status DPO 5 tahun yang disandang tersangka dugaan penggelapan di Kampar, pasutri inisial HW dan SY, menjadi Wajib Lapor saja, ke Polda Riau, ternyata benar.

Pasutri HW dan SY sebelumnya terjerat kasus dugaan penipuan tanah di Kabupaten Kampar. Keduanya dipolisikan oleh Suyanto. Namun, kedua tersangka malah kabur hingga masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), hingga 5 tahun lamanya.

Lama menjadi DPO, didapat kabar keduanya kini sudah jadi tahanan kota saja, dengan kewajiban melapor ke Polda Riau. Hal ini membuat heran pihak pelapor.

Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto saat dihubungi halloriau.com, Senin (5/10/2020) sore, membenarkan perihal status DPO tersangka telah berubah jadi wajib lapor.

"Ya benar. Statusnya (DPO) berubah (Dicabut) menjadi wajib lapor," singkat Sunarto.

Sebelumnya, isu tersebut justu membuat pihak pelapor meradang, setelah katanya, upaya hukum yang dilakukannya selama ini tak berjalan sesuai aturan-aturan hukum di Indonesia. Malah katanya kini pihaknya dihadapkan dengan kenyataan mengejutkan.

Kuasa Hukum pelapor Suyanto, yakni Suharmansyah S.H, M.H, cs, baru-baru ini mengaku sangat menyayangkan perihal perubahan status tersangka DPO tersebut menjadi tahanan kota yang wajib melapor ke Polda Riau. 

Menurut dia, dalam waktu 5 tahun proses penanganan perkara terhadap dua tersangka tak kunjung selesai hingga status DPO diterbitkan kepolisian 23 November 2015 lalu seiring perintah penahanan pasutri itu dikeluarkan kepolisian. 

"Justru kini status DPO nya dua tersangka mau dicabut, dirubah menjadi wajib lapor. Alasannya, karena keduanya dinilai beritikad baik," ucap Suharmansyah.

Suharmansyah yang juga mewaki FSHO, ingin mempertanyakan netralitas penyidik Ditrektorat Reserse Kriminal Umum, Polda Riau yang menangani kasus itu. Dia mengaku seakan tak percaya, penetapan DPO tersangka 5 tahun, malah bisa mendadak berubah menjadi wajib lapor.

"Kami minta penyidik, segera menahan dua tersangka itu. Karena tak memiliki itikad baik, menghilang selama 5 tahun (DPO) sekaligus menghambat penanganan perkara klien kami," desak Suharmansyah.

Sebelumnya, Polda Riau telah menetapkan pasutri ini, HW dan SY menjadi tersangka yang terlibat perkara dugaan penipuan tanah di Kabupaten Kampar. Kasus ini terbilang cukup lama dengan Laporan Polisi nomor STPL/131.a/XI/2015/Reskrimum. 

Sementara surat DPO diterbitkan polisi pada 23 November 2015 dengan nomor : DPO/1/XI/2015/Reskrimum, yang dulu dipimpin oleh Kombes Rivai Sinambela. Saat ini, jabatan Ditreskrimum Polda Riau diemban Kombes Zain Dwinugroho.

Kasus ini berawal dari perjanjian kerja sama pembangunan puluhan rumah toko (ruko) di Kabupaten Kampar 2012 lalu, dengan luas tanah 19.958 hektare. Saat itu akan dibangun ruko, ternyata malah sedang diagunkan ke salah satu bank di Pekanbaru.  

Selang waktu, pembangunan ruko pun akhirnya selesai pada 2014. Suyanto berniat untuk menjual ruko-ruko tersebut. Kemudian Suyanto mengajak HW dan SY ke bank tersebut untuk memisahkan sertifikat tanah yang telah dibangun ruko menjadi beberapa surat sertifikat ruko. Namun didapat informasi, pihak bank tidak bisa melakukannya.

Penulis : Helmi
Editor: Yusni Fatimah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Ilustrasi16 Kg Sabu Diamankan dari Oknum Perwira Ditreskrimsus Polda Riau
Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol SunartoPolda Riau Benarkan Ubah Status DPO Tersangka Pasutri Dugaan Penipuan Tanah di Kampar Jadi Wajib Lapor
Ekspos kasus pembunuhan supir travel di Pekanbaru.Polda Riau Ciduk Pelaku Pembunuhan Sopir Travel saat di Rumah Pijat di Medan, Dua Buron
  Ekspos kasus pembakaran mobil di Rohul. 3 tersangka ditahan.Polda Riau Bongkar Kasus Pembakaran Strada Triton di Rohul, 3 Ditahan dan 3 DPO, Pemberi Dana Diburu
IlustrasiBuron 5 Tahun, Tersangka Pasutri Dugaan Penipuan Tanah di Kampar Malah Berubah Jadi Tahanan Kota
Wakil Bupati Bengkalis Non Aktif Muhammad tiba di Polda Riau.Usai Proses Tahap II, Muhammad Kembali Dititipkan di Rutan Polda Riau

 
Berita Lainnya :
  • Wagubri Ungkap Peran Zakat di Masa Pandemi Covid-19
  • Jenazah Almarhum Eko Suharjo Tiba di Dumai
  • Breaking News: KPK Tangkap Menteri KKP Edhy Prabowo
  • Kabar Duka, Calon Walikota Dumai Eko Suharjo Meninggal Dunia
  • Cinta Laura dan Putri Tanjung Berikan Dukungan kepada Perempuan Indonesia untuk Menjadi Womanpreneur Sukses
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Beli Rumah untuk Curi Minyak
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved