www.halloriau.com
Hukrim
BREAKING NEWS :
Libur Cuti Bersama, Sekda Kepulauan Meranti Imbau ASN Tak Keluar Daerah
 
Putusan Inkracht, Rumah Warga di Jalan Tandun Dieksekusi Setelah 12 Tahun Bersengketa
Kamis, 01 Oktober 2020 - 17:04:48 WIB
Proses eksekusi  rumah warga.
Proses eksekusi rumah warga.

BENGKALIS - Satu unit rumah di Jalan Tandun Bengkalis dirobohkan setelah kasus sengketa lahan yang terjadi sejak 2010 tersebut memiliki hukum tetap alias inkracht. Kasus ini dimenangkan oleh Tjin Tjui selaku penggugat melawan Tjong Kiam dkk dengan nomor perkara 19/Pdt.G/2019/PN Bls.

Pantauan di lapangan, proses eksekusi rumah non permanen, Kamis (1/10/2020) berlangsung lancar dengan pengamanan ketat dari aparat kepolisian. Selain juru sita PN Bengkalis, hadir juga dalam proses eksekusi tersebut kuasa hukum  dari penggugat Farizal SH. Sementara salah satu dari pihak tergugat yang merasa tidak puas dengan putusan tersebut, Ade Putrawan alias Anang juga ada di lokasi. Namun tidak bisa melakukan apa-apa  karena pengamanan ketat dari aparat kepolisian.

Anang sendiri diketahui melakukan perusakan terhadap pintu-pintu ruko yang dibangun tidak jauh dari rumah tersebut dan pernah dihukum penjara karena perbuatannya itu. Proses eksekusi tidak berlangsung lama dan dalam hitungan kurang dari 2 jam, rumah yang terbuat dari kayu tersebut “rata” dengan tanah.

Sementara itu, kuasa  hukum penggugat Farizal SH saat ditemui usai proses ekekusi kepada wartawan mengatakan, pihaknya merasa cukup puas dengan eksekusi yang dilakukan hari ini. “Perdatanya selesai, kita akan lanjutkan dengan pidana dimana Anang telah melakukan perusakan terhadap ruko-ruko yang sudah dibangun. Akibatnya, pembangunan ruko terhenti dan terbengkalai cukup lama,” ujar  Farizal.

Dikatakan, sebelumnya Anang sempat dipenjara karena melakukan perusakan ruko. Setelah bebas, tindakan tersebut kembali dilakukan dan pihaknya pun sudah melaporkan ke pihak kepolisian. “Laporan sudah kita sampaikan ke Polres Bengkalis tahun 2018 lalu. Jadi sekarang kita akan fokus  ke pidananya,” kata Farizal.

Menyinggung awal mula terjadinya sengketa lahan, Farizal mengatakan, berawal ketika pada tahun 2008 Pemkab Bengkalis akan membangun gedung sekolah. Pada saat itulah, Tjong Kiam dkk melarang karena lahan tersebut bagian dari tanah milik keluarga mereka. Akibatnya, proses pembangunan sekolah tidak dilanjutkan.

Farizal mengatakan, rentetan peristiwa sengketa lahan ini sebenarnya cukup panjang. Terakhir, pihaknya mengajukan permohonan pada bulan April tahun 2019. Pada persidangan tersebut, pihaknya memenangkan perkara, dimana salah satu putusannya adalah menyatakan  Surat Permohonan Rakyat di Luar Kota No. 2/5/37/1953 tanggal 1 Februari 1953 tidak sah dan tidak berkekuatan hukum dengan segala akibat hukumnya. Kemudian, menghukum pihak tergugat untuk segera mengosongkan tanah milik Penggugat dan membongkar bangunan rumah milik Tergugat atau memerintahkan Tergugat untuk segera membongkar sendiri bangunan yang ada diatas tanah milik Penggugat.

“Surat Permohonan Rakyat ini yang dijadikan dasar bagi Tergugat bahwa itu merupakan tanah milik mereka,” ujar Farizal.

Penulis : Zulkarnaen
Editor : Fauzia


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Mobil patroli tabrak rumah warga di Selatpanjang.Mobil Patroli Polisi Tabrak Pagar Rumah Warga di Selatpanjang Ternyata karena Hindari Sepeda Motor
Tiga tersangka. Dua diantaranya masih di bawah umur.Bobol Rumah Warga, 3 Remaja Diringkus Polisi di Tambusai Utara
IlustrasiGara-gara Anti Nyamuk, Rumah Warga Rambah Hilir Nyaris Ludes Dilalap Api
  Kondisi teras rumah warga yang diseruduk mobil patroli milik Polres Kepulauan Meranti.Diduga Hilang Kendali, Mobil Patroli Polres Kepulauan Meranti Tabrak Rumah Warga
Ilustrasi masuk penjaraMantan Kadis Kebersihan Pekanbaru Dijebloskan ke Lapas Pekanbaru
Cemburu, Petani Tambusai Utara Bakar Rumah Pria Dituduh Selingkuhan Isterinya

 
Berita Lainnya :
  • Libur Cuti Bersama, Sekda Kepulauan Meranti Imbau ASN Tak Keluar Daerah
  • Dari 294 Kasus Baru Covid-19 Riau Hari Ini, Pekanbaru Sumbang 121
  • Sejak Awal Tahun, 113 Polisi Dipecat, Kebanyakan karena Narkoba
  • PSTI Bengkalis Kirim 8 Atletnya Ikuti PPLP
  • Sidak ke Pasar Palika, Rudyanto Sebut Kesadaran Masyarakat Mulai Baik
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Beli Rumah untuk Curi Minyak
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved